Minggu, 26 Juli 2026

Masalah Sepele, Petani di Sumba Timur Dianiaya Kerabatnya Hingga Tewas

Imanuel Lodja - Rabu, 10 Juni 2026 14:00 WIB
Masalah Sepele, Petani di Sumba Timur Dianiaya Kerabatnya Hingga Tewas
net
Ilustrasi.

digtara.com -Kasus penganiayaan berat mengakibatkan korban meninggal dunia terjadi lagi di Kabupaten Sumba Timur, NTT.

Baca Juga:

MMY alias Marten (26), warga Kampung Pabutawala, Desa Meurumba, Kecamatan Kahaungu Eti, Kabupaten Sumba Timur menganiaya UMY (40) dengan kayu bulat/alu pada Selasa (9/6/2026) malam.

Korban yang juga seorang petani dan warga kampung Umadjawa, Desa Meurumba, kecamatan Kahaungu Eti, Kabupaten Sumba Timur tewas di tempat kejadian di pinggir jalan di Kampung Pabutawala, Desa Meurumba, Kecamatan Kahaungu Eti.

Informasi yang diperoleh menyebutkan kalau pada Selasa petang sekira pukul 18.00 Wita, pelaku mengendarai sepeda motor melintas di depan rumah korban.

Secara kebetulan korban juga hendak keluar dari rumahnya dengan menggunakan sepeda motor.

Korban mencaci maki pelaku dan mengeluarkan kata kasar yang menyinggung pelaku.

Baca Juga:
Pelaku sempat berhenti dan bertanya kepada korban namun korban justru menantang pelaku.

Pelaku pulang ke rumah dengan sepeda motornya dan korban mengejar pelaku juga dengan sepeda motor.

Begitu tiba di rumah, pelaku langsung mengambil kayu bulat/alu (alat penumbuk padi) dan kemudian berjalan menuju ke jalan umum yang juga lokasi kejadian untuk menunggu korban.

Bersamaan dengan itu korban pun tiba dan langsung memarkir sepeda motornya.

Namun karena kondisi jalan miring, korban terjatuh dengan sepeda motornya.

Kesempatan itu dimanfaatkan pelaku memukul kepala korban menggunakan alu yang dipegang dengan kedua tangannya.

Korban terjatuh dan pelaku memukuli lagi kepala korban menggunakan alu beberapa kali.

Darah dari kepala korban terciprat ke jaket yang dipakai pelaku.

Pelaku pun melihat korban sudah meninggal. Ia kemudian menuju Polsek Kahunga Eti untuk menyerahkan diri sekaligus meminta perlindungan diri.

Dalam pengakuannya ke polisi, pelaku mengaku menganiaya korban karena emosi dengan korban yang memakinya tanpa alasan yang jelas.

Baca Juga:
Jenazah korban dibawa ke Puskesmas Mataka untuk visum luar mayat. Kondisi korban di bagian kepala dan wajah hancur.

Korban dan pelaku sendiri masih memiliki hubungan keluarga yang sangat erat.

Polisi sudah mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Revo yang digunakan korban, satu batang kayu bulat yang biasa digunakan untuk menumbuk padi/jagung (kayu alu) yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban serta pakaian korban.

Jenazah korban dibawa ke rumah korban di Uma Jawa, RT 001/RW 001, Desa Meurumba, Kecamatan Kahaungu Eti, Kabupaten Sumba Timur.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr Gede Harimbawan saat dikonfirmasi pada Rabu (10/6/2026) siang membenarkan kejadian ini.

"Yg dibunuh (korban) masih saudaraan (dengan pelaku) karena tersinggung saja dengan kata-kata kasar," ujar Kapolres.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polisi Dan UPT Pendapatan Daerah Dekatkan Pelayanan Melalui Layanan Samsat Keliling

Polisi Dan UPT Pendapatan Daerah Dekatkan Pelayanan Melalui Layanan Samsat Keliling

Kolaborasi Satlantas dan Dishub Sumba Timur Inisiasi Peremajaan Traffic Sign di Sejumlah Lokasi

Kolaborasi Satlantas dan Dishub Sumba Timur Inisiasi Peremajaan Traffic Sign di Sejumlah Lokasi

Polres Sumba Timur Punya Ruangan Baru Sat Resnarkoba

Polres Sumba Timur Punya Ruangan Baru Sat Resnarkoba

Safety Ridding dan Klaim Asuransi Jadi Topik Bahasan Jasa Raharja-Satlantas Dan Bhayangkari Polres Sumba Timur Saat “Ngobrol Santai”

Safety Ridding dan Klaim Asuransi Jadi Topik Bahasan Jasa Raharja-Satlantas Dan Bhayangkari Polres Sumba Timur Saat “Ngobrol Santai”

Ratusan Siswa di Sumba Timur Diingatkan Soal Bahaya Narkoba

Ratusan Siswa di Sumba Timur Diingatkan Soal Bahaya Narkoba

Berkas Lengkap, Tersangka Percobaan Pembunuhan di Sumba Timur Diserahkan ke Kejaksaan

Berkas Lengkap, Tersangka Percobaan Pembunuhan di Sumba Timur Diserahkan ke Kejaksaan

Komentar
Berita Terbaru