Ratusan Siswa di Sumba Timur Diingatkan Soal Bahaya Narkoba
digtara.com -Satuan Reserse Narkoba Polres Sumba Timur melakukan sosialisasi bahaya narkoba kepada 285 pelajar SMA Katolik Andaluri, Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Jumat (10/7/2026).
Baca Juga:
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA Katolik Andaluri dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur, Iptu I Gede Parwata didampingi Briptu Dody Hattu.
Sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA serta upaya pencegahan sejak dini di lingkungan sekolah.
Dalam penyampaian materinya, Kasat Resnarkoba mengingatkan para siswa agar selalu waspada terhadap berbagai modus baru peredaran narkoba yang kini mulai menyasar kalangan pelajar.
Menurutnya, para pelaku terus mencari berbagai cara untuk menarik korban, termasuk dengan menyamarkan narkoba ke dalam makanan maupun minuman.
Baca Juga:Ia menjelaskan, saat ini terdapat modus penyalahgunaan ganja yang dikemas dalam bentuk makanan seperti brownies, hingga obat-obatan keras yang dicampurkan ke dalam minuman.
Modus tersebut sangat berbahaya karena dapat menjerat korban yang tidak mengetahui kandungan di dalamnya.
Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, masa depan pendidikan, kehidupan sosial, serta konsekuensi hukum bagi setiap orang yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
"Jangan pernah coba-coba. Sekali pakai saja, jejak narkoba di urine bisa terdeteksi yang mengakibatkan masa depan suram. Masa depan kalian bisa hancur hanya karena penasaran sesaat," tegas Iptu I Gede Parwata di hadapan para pelajar.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab. Para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar dampak penyalahgunaan narkoba, modus peredarannya, hingga proses hukum apabila terdapat anak yang terlibat dalam tindak pidana narkotika.
Kasat Resnarkoba berharap melalui sosialisasi ini para pelajar dapat menjadi pelopor anti narkoba di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
Kegiatan tersebut juga menjadi implementasi dari tagline Satresnarkoba Polres Sumba Timur, "Tanah Marapu Bersih Narkoba", dalam mewujudkan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan bebas dari narkoba.
Warga di Sumba Timur Dapat Emas Karena Taat Bayar Pajak Kendaraan
Tersangka Kasus TPPO di Sumba Timur Dilimpahkan ke Kejaksaan
Gandeng Pihak Bandara UMK Waingapu, Satresnarkoba Polres Sumba Timur Sosialisasikan Pengawasan Barang dan Penumpang
Tangani Kasus Pengeroyokan, Polres Sumba Timur Tetapkan Lima Tersangka
Edukasi dan Sosialisasi Cara Sat Resnarkoba Polres Sumba Timur Cegah Peredaran Gelap Narkoba