Minggu, 13 September 2026

Tidak Ada Penerbangan Komersil, Pesawat Cassa Polri Antar Jenazah Korban Penembakan KKB Papua ke Sikka

Imanuel Lodja - Minggu, 13 September 2026 11:50 WIB
Tidak Ada Penerbangan Komersil, Pesawat Cassa Polri Antar Jenazah Korban Penembakan KKB Papua ke Sikka
ist
Tidak Ada Penerbangan Komersil, Pesawat Cassa Polri Antar Jenazah Korban Penembakan KKB Papua ke Sikka

digtara.com -Jenazah drh. Alfonsius Albinus Mehan diterbangkan ke Kabupaten Sikka menggunakan pesawat Cassa Polri 212-200, Sabtu (12/9/2026).

Baca Juga:

Penerbangan dilakukan dari Kupang-Labuan Bajo (Manggarai Barat) ke Maumere (Kabupaten Sikka).

Drh. Alfonsius Albinus Mehan merupakan korban penembakan KKB di Papua beberapa waktu lalu.

Pesawat Casa milik Polri dengan nomor Registrasi 212-200/P-4101 diawaki Kompol Andri Maulana, ⁠Iptu A. Bachtiar, ⁠Brigpol Wicara Aan, Aipda Nurwahyudi dan Aipda Anryno.

drh. Alfonsius Albinus Mehan (35) yang merupakan warga Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka yang sudah sembilan tahun menjadi ASN di Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Pesawat Polri Casa 212-200 berangkat dari bandara El Tari Kupang pukul 10.25 Wita dan tiba di bandara Komodo Labuan Bajo pukul 12.00 Wita untuk menjemput jenazah dan diterbangkan ke bandara Frans Seda Maumere Kabupaten Sikka.

Baca Juga:
⁠Pukul 14.00 Wita, jenazah dan rombongan berangkat dari bandara Komodo ke bandara Frans Seda Maumere Kabupaten Sikka.

Pukul14.50 wita, pesawat Casa milik Polri yang membawa jenazah tiba di Bandara Frans Seda Maumere dan disambut Forkompimda Kabupaten Sikka.

Pemprov NTT diwakili Kadis Nakertrans Provinsi NTT menyerahkan jenazah kepada Pemkab Sikka yang diterima Bupati Sikka untuk selanjutnya dilakukan penguburan secara adat Kabupaten Sikka.

Suasana haru dan khidmat mewarnai Apron Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (12/9/2026) siang.

Kedatangan jenazah drh. Alfonsius Albinus Meha (35), dokter hewan yang gugur akibat insiden penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, disambut dengan upacara penghormatan kedinasan saat melakukan pemindahan armada udara (re-boarding).

Prosesi pengawalan dan pemindahan jenazah menuju kampung halamannya di Maumere, Kabupaten Sikka, melibatkan tim gabungan dari Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Manggarai Barat, Ditpolairud Polda NTT, Korpolairud Baharkam Polri, serta Otoritas Bandara Internasional Komodo.

Momen kepulangan almarhum dimulai ketika pesawat komersial Batik Air dengan nomor penerbangan ID-6331 yang membawa jenazah beserta keluarga pendamping mendarat di Labuan Bajo sekitar pukul 12.42 WITA, setelah menempuh rute dari Makassar via Denpasar.

Tepat pukul 12.45 WITA, proses penurunan (unboarding) peti jenazah dari kompartemen kargo dilakukan di bawah pengawalan ketat personel kepolisian.

Selanjutnya, pada pukul 12.55 WITA, tim gabungan secara bergotong royong memindahkan peti jenazah ke kargo Pesawat Dinas Polri jenis Cassa 212-200 dengan nomor registrasi P-4101.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang menjelaskan bahwa pengerahan armada khusus Polri dilakukan untuk memastikan jenazah dapat segera tiba di rumah duka tanpa tertahan kendala penerbangan komersial.

Baca Juga:
"Mengingat tidak adanya penerbangan komersial menuju Maumere hari ini, Bapak Kapolda NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko langsung menginstruksikan penggunaan pesawat Polri untuk mengantar jenazah almarhum," kata AKBP Christian Kadang saat memberikan keterangannya pada Sabtu sore.

Sebelum pesawat lepas landas, seluruh personel gabungan yang bertugas menggelar sikap hormat di area apron sebagai bentuk duka cita mendalam atas pengabdian sang dokter hewan muda.

"Pengawalan dan fasilitasi penerbangan ini merupakan bentuk penghormatan terakhir serta komitmen Polri kepada almarhum dan pihak keluarga. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian proses transit dan pemindahan jenazah berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat," ujar Kapolres.

"Kehilangan ini tentu menyisakan duka yang sangat mendalam bagi masyarakat Indonesia. Kami hadir di sini untuk memastikan almarhum mendapatkan penghormatan terbaik dan seluruh proses kepulangan berjalan dengan lancar hingga ke rumah duka," tambahnya.

AKBP Christian juga mengapresiasi soliditas seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam kelancaran proses transit teknis ini.

"Sinergitas antara Polres Manggarai Barat, Polda NTT, Korpolairud Baharkam Polri, hingga pihak Avsec berjalan sangat solid, sehingga waktu pemindahan dapat dilakukan secara presisi dan tepat waktu," ungkapnya.

Atas nama instansi dan masyarakat setempat, Kapolres Mabar turut menyampaikan empati mendalam kepada pihak keluarga yang ditinggalkan.

Baca Juga:
"Atas nama Kepolisian Resor Manggarai Barat dan seluruh elemen masyarakat Labuan Bajo, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," tutur AKBP Christian.

Duka mendalam menyelimuti pihak keluarga yang mendampingi perjalanan panjang almarhum sejak bertolak dari Papua. Kendati demikian, bantuan langsung dari jajaran Kepolisian memberikan kenyamanan tersendiri bagi keluarga di tengah suasana duka.

Iwan (38), salah seorang perwakilan keluarga almarhum yang ditemui di area kargo bandara, mengungkapkan rasa haru dan terima kasih atas penanganan yang sigap serta penuh rasa hormat.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu proses kepulangan saudara kami dari Papua hingga tiba di Maumere. Secara khusus, kami menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia atas bantuan armada pesawat Polri yang sangat berarti, sehingga almarhum dapat secepatnya tiba di rumah duka," tutur Iwan.

Tepat pukul 13.33 WITA, Pesawat Polri Cassa P-4101 resmi lepas landas (take off) dari Bandara Internasional Komodo menuju Bandar Udara Frans Seda, Maumere, Kabupaten Sikka.

Setibanya di kampung halaman, jenazah drh. Alfonsius Albinus Meha rencananya akan disemayamkan dan dimakamkan secara kekeluargaan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pulang Pesta dan Tabrak Trotoar, Wartawan di Kabupaten TTU Meninggal Dunia

Pulang Pesta dan Tabrak Trotoar, Wartawan di Kabupaten TTU Meninggal Dunia

Gagal Bertemu Anak, Pria di Kupang Bacok Mantan Istri Siri dan Anaknya

Gagal Bertemu Anak, Pria di Kupang Bacok Mantan Istri Siri dan Anaknya

Berniat Minta Klarifikasi Hubungan Suami Dengan Wanita Lain, IRT Di Kupang Malah Dibacok Parang Oleh Diduga Selingkuhan Suami

Berniat Minta Klarifikasi Hubungan Suami Dengan Wanita Lain, IRT Di Kupang Malah Dibacok Parang Oleh Diduga Selingkuhan Suami

Kios Warga TTU Terbakar Saat Pemilik Sedang Keluar

Kios Warga TTU Terbakar Saat Pemilik Sedang Keluar

Pasukan Brimob Dilepas Ratusan Pelajar di Labuan Bajo Usai Misi Kemanusiaan di Flores

Pasukan Brimob Dilepas Ratusan Pelajar di Labuan Bajo Usai Misi Kemanusiaan di Flores

Polres Sumba Barat Beri Trauma Healing Bagi 14 Anak Korban Pencabulan Guru

Polres Sumba Barat Beri Trauma Healing Bagi 14 Anak Korban Pencabulan Guru

Komentar
Berita Terbaru