Jumat, 09 Oktober 2026

Pasukan Brimob Dilepas Ratusan Pelajar di Labuan Bajo Usai Misi Kemanusiaan di Flores

Imanuel Lodja - Kamis, 10 September 2026 13:45 WIB
Pasukan Brimob Dilepas Ratusan Pelajar di Labuan Bajo Usai Misi Kemanusiaan di Flores
ist
Ratusan siswa berjejer di pinggir jalan mengantar kepulangan pasukan Brimob BKO Mabes Polri

digtara.com -Lambaian tangan, lemparan senyum, dan seruan terima kasih disampaikan ratusan pelajar di sepanjang jalan protokol Kota Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT pada Rabu (9/9/2026)

Baca Juga:

Ratusan siswa-siswi SMPK St. Yosefa Labuan Bajo berjejer rapi di pinggir jalan memberikan penghormatan terakhir kepada iring-iringan kendaraan Korps Brimob Polri yang hendak kembali ke Mako Pusat di Jakarta.

Aksi spontan para pelajar tersebut menjadi potret emosional selesainya masa bakti 101 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Korps Brimob Polri.

Selama kurang lebih tiga pekan pasca gempa bumi tektonik yang mengguncang Pulau Flores pada 15 Agustus 2026 lalu, para prajurit Korps baret biru ini menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan, penanganan tanggap darurat, hingga pemulihan trauma warga terdampak.

Suasana haru menyelimuti momen tatkala iring-iringan bus dan truk pengangkut personel Brimob melintas perlahan di depan gerbang SMPK St. Yosefa menuju Bandara Internasional Komodo.

Para siswa tanpa komando mengibarkan tangan, bersorak girang, dan tak sedikit yang menitikkan air mata menyaksikan para prajurit melintas.

Baca Juga:
Maria (14), salah seorang siswi kelas VIII SMPK St. Yosefa, tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat ikut berdiri di barisan depan barisan siswa.

"Terima kasih banyak bapak-bapak Brimob yang sudah membantu kami dan mengamankan daerah kami selama pasca gempa. Kami sangat terharu dan bersyukur atas segala bantuan yang disalurkan bagi saudara-saudara kami yang terdampak," tutur Maria.

Apresiasi senada disampaikan oleh warga sekitar yang turut menyaksikan momentum kepulangan tersebut.

Kesiapsiagaan dan dedikasi para prajurit yang bekerja tanpa mengenal lelah sejak hari pertama bencana dinilai telah memberikan rasa aman dan harapan baru bagi masyarakat Manggarai Barat.

Kehadiran 101 personel BKO Korps Brimob Polri di Pulau Flores difokuskan pada serangkaian operasi kemanusiaan yang krusial.

Selain melakukan pencarian dan pertolongan (SAR) serta evakuasi puing-puing bangunan rubuh, para prajurit juga aktif menggelar program trauma healing bagi anak-anak di tempat pengungsian dan membantu penyiapan fasilitas penampungan darurat.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang menyebutkan bahwa seluruh personel BKO Korps Brimob Polri telah menyelesaikan seluruh rangkaian tugas operasi kemanusiaan dengan kondisi lengkap dan aman.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ratusan Lembar Kawat Bronjong Digelapkan, Polres Malaka Tangkap Dua Pelaku di Takari-Kupang

Ratusan Lembar Kawat Bronjong Digelapkan, Polres Malaka Tangkap Dua Pelaku di Takari-Kupang

Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor

Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor

Ketua FKPT NTT Hadiri Monev BNPT-FKPT 2026 Rumuskan Strategi Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Daerah

Ketua FKPT NTT Hadiri Monev BNPT-FKPT 2026 Rumuskan Strategi Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Daerah

Pria di Ngada Ditemukan Dalam Bengkel dalam Kondisi Membusuk

Pria di Ngada Ditemukan Dalam Bengkel dalam Kondisi Membusuk

Uang Puluhan Juta Raib dari Rekening, Nasabah Bank NTT Lapor Polisi

Uang Puluhan Juta Raib dari Rekening, Nasabah Bank NTT Lapor Polisi

Tuntaskan Penanganan, Polsek Alak Bedah Dua Kasus Dalam Gelar Perkara

Tuntaskan Penanganan, Polsek Alak Bedah Dua Kasus Dalam Gelar Perkara

Komentar
Berita Terbaru