Tidak Ada Penerbangan Komersil, Pesawat Cassa Polri Antar Jenazah Korban Penembakan KKB Papua ke Sikka
Baca Juga:
"Kehilangan ini tentu menyisakan duka yang sangat mendalam bagi masyarakat Indonesia. Kami hadir di sini untuk memastikan almarhum mendapatkan penghormatan terbaik dan seluruh proses kepulangan berjalan dengan lancar hingga ke rumah duka," tambahnya.
AKBP Christian juga mengapresiasi soliditas seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam kelancaran proses transit teknis ini.
"Sinergitas antara Polres Manggarai Barat, Polda NTT, Korpolairud Baharkam Polri, hingga pihak Avsec berjalan sangat solid, sehingga waktu pemindahan dapat dilakukan secara presisi dan tepat waktu," ungkapnya.
Atas nama instansi dan masyarakat setempat, Kapolres Mabar turut menyampaikan empati mendalam kepada pihak keluarga yang ditinggalkan.
Baca Juga:"Atas nama Kepolisian Resor Manggarai Barat dan seluruh elemen masyarakat Labuan Bajo, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," tutur AKBP Christian.
Duka mendalam menyelimuti pihak keluarga yang mendampingi perjalanan panjang almarhum sejak bertolak dari Papua. Kendati demikian, bantuan langsung dari jajaran Kepolisian memberikan kenyamanan tersendiri bagi keluarga di tengah suasana duka.
Iwan (38), salah seorang perwakilan keluarga almarhum yang ditemui di area kargo bandara, mengungkapkan rasa haru dan terima kasih atas penanganan yang sigap serta penuh rasa hormat.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu proses kepulangan saudara kami dari Papua hingga tiba di Maumere. Secara khusus, kami menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia atas bantuan armada pesawat Polri yang sangat berarti, sehingga almarhum dapat secepatnya tiba di rumah duka," tutur Iwan.
Tepat pukul 13.33 WITA, Pesawat Polri Cassa P-4101 resmi lepas landas (take off) dari Bandara Internasional Komodo menuju Bandar Udara Frans Seda, Maumere, Kabupaten Sikka.
Pasca Perpanjangan Masa Tanggap Darurat, Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 SR
Kasus Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Oleh Mahasiswa di Kupang Diselesaikan Secara Damai
Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi dan Tinggal Berpindah-pindah, IRT Tersangka TPPO di Kupang Diamankan Polisi
Pulang Pesta dan Tabrak Trotoar, Wartawan di Kabupaten TTU Meninggal Dunia
Gagal Bertemu Anak, Pria di Kupang Bacok Mantan Istri Siri dan Anaknya