Sabtu, 17 Oktober 2026

Wilayah Terdampak Gempa Flores Mulai Masuk Tahap Pemulihan

Imanuel Lodja - Senin, 14 September 2026 14:50 WIB
Wilayah Terdampak Gempa Flores Mulai Masuk Tahap Pemulihan
ist
Wilayah Terdampak Gempa Flores Mulai Masuk Tahap Pemulihan

digtara.com -Fase tanggap darurat akibat gempa bumi tektonik Flores berkekuatan 7,7 Skala Richter (SR) sudah dilalui.

Baca Juga:

Pemerintah daerah bersama TNI-Polri, BPBD, BNPB dan seluruh unsur terkait mulai menggeser fokus penanganan dari respons kedaruratan menuju pemulihan kehidupan masyarakat yang terdampak.

Perubahan fase tersebut mengemuka dalam rapat evaluasi tanggap darurat bencana gempa bumi Flores dipimpin Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena melalui Zoom Meeting, Sabtu (12/9/2026).

Rapat berlangsung mulai pukul 14.40 Wita di Posko Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Kantor BPBD Kabupaten Sikka.

Rapat menjadi titik penting untuk memastikan bahwa masyarakat di wilayah termasuk Kabupaten Sikka tidak berhenti pada fase bertahan dari bencana, tetapi benar-benar mendapatkan jalan untuk kembali pulih.

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kalak BPBD Sikka Pet. Poling, Perwira Pengendali Siaga Posko BPBD Kabupaten Sikka, Iptu I Nyoman Suwasta, personel pengamanan Posko BPBD Sikka serta Tim Satgas Penanganan Bencana Kabupaten Sikka.

Baca Juga:
Evaluasi mencakup perkembangan kondisi masyarakat terdampak, kebutuhan bantuan, distribusi logistik serta efektivitas pelaksanaan tanggap darurat di wilayah Kabupaten Sikka.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa secara umum kondisi penanganan bencana di Kabupaten Sikka telah terkendali.

Aktivitas masyarakat maupun pelayanan pemerintahan juga telah kembali berjalan normal.

Namun, terkendalinya situasi bukan berarti seluruh pekerjaan telah selesai. Justru pada fase inilah pekerjaan besar berikutnya dimulai.

Kerusakan rumah warga, fasilitas umum, infrastruktur dan berbagai dampak lain yang ditimbulkan gempa harus ditangani secara sistematis.

Pemerintah dituntut memastikan setiap data benar-benar terverifikasi sehingga proses pemulihan tidak salah sasaran dan tidak meninggalkan masyarakat yang masih membutuhkan bantuan.

Atas kondisi tersebut, Kabupaten Sikka memasuki transisi darurat ke pemulihan selama 90 hari, terhitung mulai 12 September hingga 10 Desember 2026.

Fase transisi tersebut menjadi jembatan antara penanganan darurat dan pemulihan jangka menengah.

Jika pada fase tanggap darurat prioritas utama adalah keselamatan jiwa, kebutuhan dasar dan stabilisasi situasi, maka pada fase pemulihan perhatian diarahkan pada bagaimana masyarakat dapat kembali menjalankan kehidupan secara normal.

Rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan harus dipulihkan. Fasilitas umum harus diperbaiki. Infrastruktur yang terdampak harus ditangani.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Hari Kedua Operasi Pencarian Korban KM Feronia, Tim Gabungan Temukan Tangki Selama Diduga Milik Kapal

Hari Kedua Operasi Pencarian Korban KM Feronia, Tim Gabungan Temukan Tangki Selama Diduga Milik Kapal

Pencarian Korban Tenggelam KM Feronia Diperluas, Polisi Bersama Tim SAR Gabungan Sisir Bangkai Kapal

Pencarian Korban Tenggelam KM Feronia Diperluas, Polisi Bersama Tim SAR Gabungan Sisir Bangkai Kapal

Tiga WNA dan Satu Tour Guide Belum Muncul Usai Menyelam, SAR Gabungan Turunkan Tim

Tiga WNA dan Satu Tour Guide Belum Muncul Usai Menyelam, SAR Gabungan Turunkan Tim

Gempa Flores Berlalu, Fokus Pada Pemulihan dan Perbaikan Infrastruktur

Gempa Flores Berlalu, Fokus Pada Pemulihan dan Perbaikan Infrastruktur

Bergandengan Tangan, Elemen Masyarakat di Manggarai Barat Bantu Ribuan Warga Terdampak Gempa Bumi

Bergandengan Tangan, Elemen Masyarakat di Manggarai Barat Bantu Ribuan Warga Terdampak Gempa Bumi

Kapal Mati Mesin, 10 Penumpang Dievakuasi Selamat dari Pulau Sari'i Labuan Bajo

Kapal Mati Mesin, 10 Penumpang Dievakuasi Selamat dari Pulau Sari'i Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru