Senin, 31 Agustus 2026

Mantan Rektor Aniaya Rektor IAKN di Halaman Kampus

Imanuel Lodja - Senin, 31 Agustus 2026 20:23 WIB
Mantan Rektor Aniaya Rektor IAKN di Halaman Kampus
net
Ilustrasi.

digtara.com -Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, Dr. I Made Suardana (51) mengaku menjadi korban dugaan penganiayaan oleh mantan rektor IAKN Kupang, Harun Y. Natonis.

Baca Juga:

Penganiayaan ini terjadi di halaman Pascasarjana kampus IAKN Kupang di Kelurahan Naimata, Kota Kupang pada Senin (31/8/2026) setelah apel pagi.

Akibat kejadian itu, Made harus mendapatkan penanganan medis dan kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang untuk menjalani pemeriksaan serta perawatan.

Made mengaku mengalami rasa nyeri pada bagian dada setelah diduga dipukul oleh mantan Rektor IAKN Kupang, Harun Natonis.

"Saya dianiaya tadi pagi sekitar pukul 08.30 Wita, setelah selesai apel," kata Made di ruang ICU Rumah Sakit Bhayangkara Kupang, Senin (31/8/2026).

Menurut Made, kejadian tersebut bermula setelah apel pagi selesai dilaksanakan.

Baca Juga:
Korban sedang berdiskusi dengan Yohan Lopis dan Umar Ali.

Saat itu, korban didatangi Harun Natonis yang kemudian mempertanyakan persoalan pengurusan kenaikan pangkat terlapor yang belum terbit.

Persoalan tersebut, kata Made, berkaitan dengan proses kenaikan pangkat yang disebut telah berlangsung cukup lama.

"Dia datang dan mempertanyakan soal pengurusan kenaikan pangkat yang katanya belum diselesaikan selama kurang lebih dua tahun," jelas Made.

Made kemudian memberikan penjelasan bahwa persoalan administrasi terkait kenaikan pangkat tersebut selama ini telah diurus.

Namun pengurusan terkendala pada masalah administrasi karena ada masalah pada SK jabatan fungsional terlapor.

Ia juga menjelaskan bahwa proses tersebut dapat segera dilanjutkan apabila dokumen yang dibutuhkan, termasuk Surat Keputusan (SK), telah tersedia.

Menurut pengakuan Made, pembicaraan tersebut kemudian berkembang hingga terjadi ketegangan.

Harun Natonis disebut sempat melontarkan pernyataan kepada dirinya sebelum akhirnya melakukan tindakan kekerasan.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polisi Hentikan Pesta Dengan Bunyi Musik Yang Mengganggu Kenyamanan Warga

Polisi Hentikan Pesta Dengan Bunyi Musik Yang Mengganggu Kenyamanan Warga

Pria Diduga Debt Colector di Kupang Diamankan Jatanras Polresta Kupang Kota

Pria Diduga Debt Colector di Kupang Diamankan Jatanras Polresta Kupang Kota

Mabuk Miras, Pemuda di Kota Kupang Ribut di Depan Rumah Sakit

Mabuk Miras, Pemuda di Kota Kupang Ribut di Depan Rumah Sakit

Mahasiswa Sabu Raijua di Kupang Datangi Polda NTT Pertanyakan Penanganan Kasus Cabul Anak Dibawah Umur

Mahasiswa Sabu Raijua di Kupang Datangi Polda NTT Pertanyakan Penanganan Kasus Cabul Anak Dibawah Umur

Polsek Maulafa Bubarkan Pesta Miras Hingga Dini Hari Saat Patroli

Polsek Maulafa Bubarkan Pesta Miras Hingga Dini Hari Saat Patroli

Pacaran dan Kredit Sepeda Motor Bersama Berujung Laporan ke Polisi

Pacaran dan Kredit Sepeda Motor Bersama Berujung Laporan ke Polisi

Komentar
Berita Terbaru