Rony Yuwono Resmi Nahkodai PWI Kabupaten Semarang, Persatuan Jadi Prioritas
digtara.com - Konferensi Kabupaten (Konferkab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang 2026 berakhir dengan terpilihnya Rony Yuwono sebagai Ketua PWI Kabupaten Semarang periode 2026-2029.Wartawan Suara Merdeka itu memperoleh enam suara dalam pemilihan yang digelar secara voting di ruang pressroom Kabupaten Semarang, Senin (31/8/2026).
Baca Juga:
Pemilihan berlangsung demokratis dengan diikuti 10 pemegang hak suara. Proses penghitungan dilakukan secara terbuka hingga akhirnya Rony ditetapkan sebagai peraih suara terbanyak.
Jalannya konferensi dan proses pemilihan dipimpin Sekretaris PWI Jawa Tengah, Achmad Ris Ediyanto atau yang akrab disapa Ade Oesman. Sedangkan Hesty Imaniar dari Koran Lingkar dipercaya sebagai Panitia Pemilihan.
Ketua PWI Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana, turut hadir menyaksikan seluruh rangkaian Konferkab.
Ia mengatakan pergantian kepemimpinan merupakan bagian penting dalam perjalanan organisasi sekaligus momentum untuk melakukan evaluasi dan menyusun langkah ke depan.
Baca Juga:Ia mengapresiasi proses pemilihan yang berlangsung melalui mekanisme demokratis, mulai dari penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, penjaringan calon ketua, hingga pemungutan suara.
"Syukur Alhamdulillah, kita bersama-sama sudah menyaksikan proses demokrasi yang selalu kita junjung tinggi dalam setiap pemilihan ketua," kata Iwan sapaan akrabnya.
Menurutnya, dinamika yang muncul menjelang pemilihan merupakan sesuatu yang wajar dalam sebuah organisasi.
Justru, dinamika tersebut menunjukkan bahwa PWI masih memiliki daya tarik dan menjadi wadah yang hidup bagi insan pers.
"Organisasi ini hidup dan memikat banyak pihak. Karena itu dibutuhkan kerja keras dan kerja nyata untuk bersama-sama merawat organisasi ini," ujarnya.
Ia kemudian mendorong PWI Kabupaten Semarang menjadi rumah bersama bagi seluruh wartawan.
"Jadikan PWI ini sebagai rumah besar untuk kita semua. Siapa pun wartawan yang ada di Kabupaten Semarang, kita rangkul," tegasnya.
Iwan berharap jumlah anggota PWI Kabupaten Semarang dapat terus bertambah.
Dari 10 orang yang tercatat sebagai pemegang hak pilih dalam konferensi kali ini, menurutnya masih terdapat potensi besar untuk memperluas keanggotaan.
Baca Juga:Namun, ia menekankan pentingnya kompetensi jurnalistik sebagai salah satu syarat untuk bergabung dan berkembang di organisasi profesi wartawan tersebut.
"Kompetensi di bidang jurnalistik menjadi salah satu hal penting. Kita memiliki UKW untuk meningkatkan kompetensi wartawan," jelasnya.
Ia mencontohkan PWI Banyumas yang pada 2026 mampu menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) secara mandiri dengan menggandeng sejumlah mitra.
Langkah tersebut dinilai dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan.
Iwan juga meminta seluruh pihak menerima hasil Konferkab dengan lapang dada. Meski hasil pemilihan menunjukkan skor 6-4, ia berharap perbedaan pilihan tidak menjadi sekat dalam kepengurusan PWI Kabupaten Semarang ke depan.
Sementara itu, Rony Yuwono mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepadanya.
Ia menegaskan kemenangan dalam pemilihan bukan menjadi alasan untuk membuat sekat di antara wartawan.
"Saya akan bekerja ke depan dan merangkul semuanya. Harapannya PWI Kabupaten Semarang dan wartawan di sini semakin solid," ujar Rony.
Ia juga berkomitmen membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai komunitas wartawan yang ada di Kabupaten Semarang.
Baca Juga:Menurutnya, seluruh insan pers memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan kualitas jurnalistik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Rony menyatakan PWI Kabupaten Semarang akan mendorong berbagai program, termasuk pelatihan dan peningkatan kompetensi wartawan.
"PWI dan forum wartawan Kabupaten Semarang tentu akan berjalan seiring dan sejalan. Kami akan membuat program-program dan pelatihan yang semuanya kembali untuk kepentingan kita bersama," katanya.
Ia menegaskan tidak ingin kepemimpinannya diwarnai kepentingan kelompok maupun tendensi tertentu.
Rony ingin menjadikan PWI sebagai wadah yang terbuka dan mampu menyatukan wartawan senior maupun wartawan yang baru bergabung.
Selaras dengan Kebijakan Nasional, Dinas Kominfo Langkat Terapkan Aturan Ketat Pembayaran Media
PWI Sumut kembali Gelar UKW Akhir Oktober
60 Wartawan Ikuti UKW Digelar SPS-PWI Sumut, Direktur UKW: Wartawan Harus Diuji Kemampuanya
UKW di Medan Berakhir, 7 Peserta Belum Kompeten
Banyak Peminat, Ketua PWI Sumut Janjikan Gelar UKW Lebih Banyak Tahun Depan