Konflik Warga di Manggarai Barat Dipicu Perebutan Tanah Lengko Warang
digtara.com - Perkelahian dan konflik antar warga melanda warga Kampung Mbehal dan Kampung Rareng, Kabupaten Manggarai Barat, NTT pada Rabu (29/7/2026).
Baca Juga:
- Jadi Kehormatan Jalani Misi Kemanusiaan di Flores, Tim Slog Polri Bahagia Layani Warga Korban Gempa
- 25 Tahun Jadi Lembaga Pendidikan Bagi Warga Pulau Kukusan Dalam Kondisi Memprihatinkan, Kapolda NTT Bantu Revitalisasi MI Al-Hidayah
- AS Serang Iran Lagi, Harga Minyak Melambung di Atas USD 90 per Barel
Konflik berawal pada Rabu pagi sekitar pukul 06.00 Wita saat puluhan warga kampung Rareng dipimpin Tua Gendang sekaligus Tua Golo Rareng, Blasius Panda (39) datang ke lokasi sengketa wilayah di Lengkong Warang, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat.
Kedatangan mereka untuk melakukan pembongkaran tenda atau pondok, patok dan pagar yang sebelumnya dibangun oleh warga kampung Mbehal.
Saat warga kampung Rareng tiba di lokasi Lengko Wareng, ada beberapa warga dari Kampung Mbehal yang berada dalam pondok untuk menjaga di lokasi sengketa tersebut.
Melihat banyaknya warga Kampung Rareng yang datang, warga Kampung Mbehal yang sedang berada di lokasi melarikan diri meninggalkan satu unit mobil pick up dan sejumlah sepeda motor.
Baca Juga:Warga Kampung Mbehal kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga lainnya, sehingga mereka berkumpul di basecamp warga Mbehal di Pertigaan Pelindo, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
Selang beberapa saat, puluhan massa dari Kampung Mbehal datang menumpang pick up ke lokasi Lengko Warang yang telah diduduki oleh warga Rareng.
Saat tiba di lokasi, terjadi keributan yaitu perkelahian dan saling lempar batu. Karena kalah dalam jumlah, warga Kampung Mbehal mundur menyelamatkan dan meninggalkan satu unit mobil pick up.

Massa dari Kampung Rareng langsung membakar dua unit mobil pick up dan tiga unit motor milik warga Kampung Mbehal yang ditinggalkan di lokasi Lengko Warang.
Aparat keamanan dari Polres Manggarai Barat dipimpin Wakapolres Manggarai Barat, Kompol Martinus Pake turun ke lokasi menenangkan massa sambil memberikan himbauan kepada warga Rareng untuk tidak berada di lokasi dan kembali ke rumah masing-masing.
Jadi Kehormatan Jalani Misi Kemanusiaan di Flores, Tim Slog Polri Bahagia Layani Warga Korban Gempa
25 Tahun Jadi Lembaga Pendidikan Bagi Warga Pulau Kukusan Dalam Kondisi Memprihatinkan, Kapolda NTT Bantu Revitalisasi MI Al-Hidayah
AS Serang Iran Lagi, Harga Minyak Melambung di Atas USD 90 per Barel
Baru Bebas dari Penjara, Remaja di Manggarai Barat Kembali Bobol Rumah Warga Untuk Judi Online
Kapolres Manggarai Barat Datangkan Terapis Bantu Pasien Stroke di Tenda Pengungsian