Rabu, 26 Agustus 2026

Kapolres Manggarai Barat Datangkan Terapis Bantu Pasien Stroke di Tenda Pengungsian

Imanuel Lodja - Rabu, 26 Agustus 2026 10:25 WIB
Kapolres Manggarai Barat Datangkan Terapis Bantu Pasien Stroke di Tenda Pengungsian
ist
Kapolres Manggarai Barat Datangkan Terapis Bantu Pasien Stroke di Tenda Pengungsian

digtara.com -Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang meninjau warga terdampak gempa bumi di pemukiman Translok Blok D, Desa Persiapan Golo Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (24/8/2026) siang.

Baca Juga:

‎sepekan pasca-gempa tektonik magnitudo 7,7 yang mengguncang Laut Flores pada Sabtu (15/8/2026), trauma mendalam dan keprihatinan masih menyelimuti para penyintas.

‎Di tengah keterbatasan fasilitas tenda pengungsian, Kapolres Manggarai Barat tidak hanya menyerahkan bantuan logistik, tetapi juga mendatangkan terapis pengobatan alternatif pribadinya, Haji Zaeb, untuk mengobati warga penderita strok di lokasi pengungsian.

‎"Kami ingin memastikan kehadiran Polri tidak sekadar membawa bantuan materiil, tetapi juga menyentuh kebutuhan kesehatan mendasar warga yang sedang menderita sakit di tenda darurat," ujar AKBP Christian pada Selasa (25/8/2026).

‎Aksi tanggap ini bermula saat rombongan Polres Manggarai Barat mendatangi kediaman pasangan Bernadus Jaman (63) dan Marta Reni (52) sekitar pukul 14.25 WITA.

Rumah tembok milik keluarga tersebut mengalami rusak berat pada bagian belakang dan samping, sehingga lima anggota keluarga harus mengungsi di tenda mandiri pekarangan rumah. Bernadus sendiri tengah berjuang melawan stroke ringan.

Baca Juga:
‎Di titik pertama, Polres Manggarai Barat menyerahkan tujuh sak semen, dua paket sembako Kapolda NTT, serta satu lembar selimut tebal.

‎Lima menit berselang, rombongan bergeser ke tenda terpal hijau milik Rofina Fatimah (53).

Ibu rumah tangga yang menderita stroke selama hampir tujuh tahun ini terpaksa tinggal di tenda karena dinding rumahnya retak parah dan rawan ambruk.

Dengan mobilitas bergantung pada sebatang tongkat, Rofina mengaku belum tersentuh pemeriksaan medis selama lima hari mengungsi.

‎AKBP Christian langsung menghubungi Haji Zaeb melalui sambungan telepon. Tak lama setelah Kapolres meninggalkan lokasi, ajudan Kapolres mengantar terapis tersebut langsung ke tenda pengungsian untuk memberikan penanganan medis awal kepada Bernadus dan Rofina.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pemkab Sikka Mulai Pulangkan Warga Terdampak Gempa dari Posko Pengungsian

Pemkab Sikka Mulai Pulangkan Warga Terdampak Gempa dari Posko Pengungsian

Kapolda NTT Berbaur Dengan Anak-Anak Korban Bencana Gempa di Tenda Pengungsian Beri Pengharapan

Kapolda NTT Berbaur Dengan Anak-Anak Korban Bencana Gempa di Tenda Pengungsian Beri Pengharapan

Remaja Pria di Manggarai Barat Curi Bobol Rumah Warga Korban Gempa Flores

Remaja Pria di Manggarai Barat Curi Bobol Rumah Warga Korban Gempa Flores

Anggota Polairud Polda NTT Gelar Sholat Istighosah dan Doa Bersama untuk Korban Gempa Bumi Flores

Anggota Polairud Polda NTT Gelar Sholat Istighosah dan Doa Bersama untuk Korban Gempa Bumi Flores

Aneka Bantuan Ketua Umum Bhayangkari Diangkut KP Bima-7014 Bagi Korban Gempa Bumi di Flores-NTT

Aneka Bantuan Ketua Umum Bhayangkari Diangkut KP Bima-7014 Bagi Korban Gempa Bumi di Flores-NTT

Posko Terpadu Polri Hadirkan Layanan dan Bantuan bagi Pengungsi Gempa NTT

Posko Terpadu Polri Hadirkan Layanan dan Bantuan bagi Pengungsi Gempa NTT

Komentar
Berita Terbaru