Anggota Polairud Polda NTT Gelar Sholat Istighosah dan Doa Bersama untuk Korban Gempa Bumi Flores
digtara.com -Anggota Polri di Direktorat Polairud Polda NTT menggelar Sholat Istighosah dan doa bersama untuk korban gempa bumi di Flores.
Baca Juga:
Kegiatan yang dihelat pada Senin, 24 Agustus 2026 ini dipusatkan di Masjid dan Gereja di sekitar Mako Ditpolairud Polda NTT.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita ini diikuti oleh personel Ditpolairud Polda NTT sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing.
Pelaksanaan Sholat istighosah berjamaah digelar di Masjid Ditpolairud Polda NTT dan pelaksanaan doa bersama bagi umat Muslim setelah Sholat
Sedangkan pelaksanaan ibadah dan doa bersama di gereja bagi personel beragama Kristen.
Baca Juga:Doa bersama ditujukan kepada para korban dan masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di wilayah Flores.
Doa juga ditujukan kepada seluruh personel Polri dan unsur terkait yang sedang melaksanakan tugas kemanusiaan, pengamanan, evakuasi, SAR, serta pendistribusian bantuan di daerah terdampak gempa.
"Kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian, solidaritas, dukungan moril, serta permohonan keselamatan dan perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa bagi seluruh korban, masyarakat, dan personel yang bertugas," ujar Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution pada Senin siang.
Seluruh personel mengikuti kegiatan dengan penuh rasa kepedulian dan kebersamaan sebagai bentuk dukungan moril terhadap masyarakat yang terdampak bencana serta personel yang sedang melaksanakan tugas kemanusiaan di wilayah gempa Flores.
Kombes Irwan juga menyebutkan kalau kegiatan keagamaan ini merupakan bentuk kepedulian personel Ditpolairud Polda NTT terhadap korban bencana gempa bumi dan personel yang sedang bertugas di wilayah terdampak gempa Flores.
Bupati Sabu Raijua Dipolisikan Warganya
Kapolda NTT Minta Jajarannya Beri Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat
Kapolda NTT Punya Program Jumat Keliling di Rumah Ibadah Pererat Kebersamaan dan Sampaikan Pesan Kamtibmas
Pria Mabuk Miras di Kupang Aniaya Adik dan Ayah Kandung
Petani di Alor Dibacok Dua Pria Bersepeda Motor