Siswa SMK di Alor-NTT Tewas Terkena Panah Saudara Sepupunya
digtara.com -MML (17), seorang remaja pria yang juga siswa kelas 10 sebuah SMK di Kota Kalabahi, Kabupaten Alor, NTT meninggal dunia terkena anak panah pada lehernya.
Baca Juga:
Peristiwa kelalaian dalam penggunaan panah Bugis dan ketapel ini terjadi pada Sabtu (10/10/2026) malam sekitar pukul 19.00 Wita di kuburan Cina di Kelurahan Binongko, Kabupaten Alor.
Korban MML sempat dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Kalabahi, Kabupaten Alor namun nyawanya tidak tertolong.
Diperoleh informasi kalau korban MML baru datang dari Marica menggunakan perahu motor untuk menonton pertandingan sepak bola Lavo Tana Cup Tahun 2026 di Stadion Batu Nirwala, Kota Kalabahi, Kabupaten Alor.
Korban menginap di rumah pelaku karena korban dan pelaku merupakan saudara sepupu kandung.
Baca Juga:Saat itu, pelaku dan rekannya AA, KL, WB baru pulang menonton pertandingan sepak Bola Lavo Tana Cup 2026 di Stadion Batu Nirwala Kalabahi.
Korban yang juga bersama dengan pelaku dan rekan-rekan mereka singgah di Wetabua untuk memetik mangga di rumah pelaku dan selanjutnya mereka ke kuburan Cina dengan berjalan kaki.
Ketika tiba di rumah pelaku, korban masih sempat mengambil uang dan kemudian bersama pelaku ke konter aksesoris handphone untuk membeli flashdisk.
Begitu pulang lagi ke rumah pelaku, ayah pelaku, MF dan ibunya SL meminta pelaku mencuci piring kotor.
Pelaku yang emosi karena disuruh orang tuanya memilih mengambil panah Bugis untuk sekedar main-main.
Ini Respon Kapolres Alor Terkait Peristiwa Siswa SMK Meninggal Terkena Anak Panah
Sempat Utarakan Niat Menikah Lagi Pada Istrinya, Pria di Kabupaten Sikka-NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri
Curi di Lasiana-Kota Kupang, Diamankan di Kupang Tengah-Kabupaten Kupang
Siswa Dua Sekolah Menengah di Alak-Kupang Tawuran, Polisi Fasilitasi Penyelesaian Secara Damai
Rampas Perhiasan Warga Saat Pulang Gereja, Dua Pemuda di Kota Kupang Segera Disidangkan