Senin, 12 Oktober 2026

Siswa SMK di Alor-NTT Tewas Terkena Panah Saudara Sepupunya

Imanuel Lodja - Minggu, 11 Oktober 2026 17:03 WIB
Siswa SMK di Alor-NTT Tewas Terkena Panah Saudara Sepupunya
net
Ilustrasi.

digtara.com -MML (17), seorang remaja pria yang juga siswa kelas 10 sebuah SMK di Kota Kalabahi, Kabupaten Alor, NTT meninggal dunia terkena anak panah pada lehernya.

Baca Juga:

Warga Desa Kayang, Kecamatan Pantar Barat Laut, Kabupaten Alor ini dipanah secara tidak sengaja oleh saudara sepupunya, MH (16) yang merupakan warga Kelurahan Binongko, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor.

Peristiwa kelalaian dalam penggunaan panah Bugis dan ketapel ini terjadi pada Sabtu (10/10/2026) malam sekitar pukul 19.00 Wita di kuburan Cina di Kelurahan Binongko, Kabupaten Alor.

Korban MML sempat dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Kalabahi, Kabupaten Alor namun nyawanya tidak tertolong.

Diperoleh informasi kalau korban MML baru datang dari Marica menggunakan perahu motor untuk menonton pertandingan sepak bola Lavo Tana Cup Tahun 2026 di Stadion Batu Nirwala, Kota Kalabahi, Kabupaten Alor.

Korban menginap di rumah pelaku karena korban dan pelaku merupakan saudara sepupu kandung.

Baca Juga:
Saat itu, pelaku dan rekannya AA, KL, WB baru pulang menonton pertandingan sepak Bola Lavo Tana Cup 2026 di Stadion Batu Nirwala Kalabahi.

Korban yang juga bersama dengan pelaku dan rekan-rekan mereka singgah di Wetabua untuk memetik mangga di rumah pelaku dan selanjutnya mereka ke kuburan Cina dengan berjalan kaki.

Ketika tiba di rumah pelaku, korban masih sempat mengambil uang dan kemudian bersama pelaku ke konter aksesoris handphone untuk membeli flashdisk.

Begitu pulang lagi ke rumah pelaku, ayah pelaku, MF dan ibunya SL meminta pelaku mencuci piring kotor.

Pelaku yang emosi karena disuruh orang tuanya memilih mengambil panah Bugis untuk sekedar main-main.

Saat itu korban dan beberapa rekan sudah mencuri piring kotor sehingga pelaku pun ikut bergabung mencuci piring kotor.

Pelaku kemudian mengambil panah Bugis dan ketapel miliknya untuk bermain panah bugis dengan arah panah ke korban dengan jarak sekitar tiga meter.

Tiba-tiba anak panah tersebut terlepas dari ketapel sehingga anak panah mengenai leher korban.

Pelaku yang merasa panik kemudian mencabut panah yang tertancap di leher Korban dan membuang panah Bugis dan ketapel tersebut. Ia kemudian berteriak minta tolong sehingga tetangga mereka AB alias Amo datang dan membantu mengantar korban ke Rumah Sakit Umum Kalabahi.

Namun dalam perjalanan ke Rumah Sakit Umum Kalabahi, korban sudah meninggal dunia. Begitu tiba di rumah sakit, dokter jaga di rumah sakit sempat melakukan tindakan medis mengobati luka pada leher korban.

Sementara kerabat yang lain langsung mengamankan pelaku dan membawa pelaku ke Polres Alor.

Tim identifikasi Satuan Reskrim Polres Alor dipimpin Kasat Reskrim Polres Alor, AKP Amru Ichsan, SH ke lokasi kejadian dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga:
Polisi juga memasang police line dan mengamankan barang bukti serta meminta keterangan dari sejumlah pihak

dari hasil olah TKP ini dan sesuai keterangan pelaku bahwa korban meninggal akibat terkena panah yang dilakukan oleh pelaku MH yang mengenai leher kanan korban.

"Pelaku sudah diamankan di kantor Satreskrim Polres Alor untuk proses lebih lanjut," ujar Kapolres Alor, AKBP Nur Azhari, SH pada Minggu (11/10/2026).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sempat Minta Dibuatkan Kopi, Petani di TTS Ditemukan Tewas Tergantung Pada Pohon Asam

Sempat Minta Dibuatkan Kopi, Petani di TTS Ditemukan Tewas Tergantung Pada Pohon Asam

Ini Respon Kapolres Alor Terkait Peristiwa Siswa SMK Meninggal Terkena Anak Panah

Ini Respon Kapolres Alor Terkait Peristiwa Siswa SMK Meninggal Terkena Anak Panah

Sempat Utarakan Niat Menikah Lagi Pada Istrinya, Pria di Kabupaten Sikka-NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Sempat Utarakan Niat Menikah Lagi Pada Istrinya, Pria di Kabupaten Sikka-NTT Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Curi di Lasiana-Kota Kupang, Diamankan di Kupang Tengah-Kabupaten Kupang

Curi di Lasiana-Kota Kupang, Diamankan di Kupang Tengah-Kabupaten Kupang

Siswa Dua Sekolah Menengah di Alak-Kupang Tawuran, Polisi Fasilitasi Penyelesaian Secara Damai

Siswa Dua Sekolah Menengah di Alak-Kupang Tawuran, Polisi Fasilitasi Penyelesaian Secara Damai

Rampas Perhiasan Warga Saat Pulang Gereja, Dua Pemuda di Kota Kupang Segera Disidangkan

Rampas Perhiasan Warga Saat Pulang Gereja, Dua Pemuda di Kota Kupang Segera Disidangkan

Komentar
Berita Terbaru