IHSG Hari Ini 12 Oktober 2026 Berisiko Melemah, MNC Sekuritas Rekomendasikan BRPT hingga BUMI
digtara.com -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menghadapi risiko koreksi pada perdagangan Senin (12/10/2026). Meski mencatat penguatan selama sepekan sebelumnya, investor perlu mencermati level teknikal indeks serta arus transaksi investor asing.
Baca Juga:
Di tengah penguatan IHSG, aktivitas perdagangan menunjukkan pergerakan yang beragam. Rata-rata volume transaksi harian turun 7,62 persen menjadi 46,43 miliar saham. Rata-rata frekuensi transaksi harian juga terkoreksi 0,27 persen menjadi 1,67 juta kali.
Sebaliknya, rata-rata nilai transaksi harian atau RNTH meningkat 28,52 persen menjadi Rp16,22 triliun. Kapitalisasi pasar turut tumbuh 0,69 persen menjadi Rp10.701 triliun.
Investor Asing Catat Net Sell Rp2,44 Triliun
Aktivitas investor asing masih menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam mencermati pergerakan IHSG. Sepanjang pekan perdagangan 5–9 Oktober 2026, porsi transaksi investor asing turun menjadi 23 persen, dibandingkan 41 persen pada pekan sebelumnya.Sementara itu, porsi investor domestik meningkat dari 59 persen menjadi 77 persen.
Baca Juga:Dari sisi transaksi bersih, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp2,44 triliun. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan penjualan bersih asing pada pekan sebelumnya yang mencapai Rp5,03 triliun.
Secara bruto, nilai pembelian saham oleh investor asing tercatat Rp17,56 triliun, sedangkan nilai penjualannya mencapai Rp20,13 triliun.
Data tersebut menunjukkan bahwa tekanan jual bersih asing masih terjadi, meskipun nilainya menyusut dibandingkan pekan sebelumnya.
MNC Sekuritas Waspadai Koreksi IHSG ke Area 5.850–5.911
Tim analis MNC Sekuritas memperkirakan IHSG saat ini berada pada bagian wave iv dari wave c dalam analisis gelombang Elliott. Berdasarkan skenario tersebut, indeks masih berpeluang menguat untuk menguji area gap di level 6.227–6.231.Namun, investor juga diminta mewaspadai potensi koreksi apabila IHSG menembus level 5.973. Dalam skenario tersebut, indeks berisiko bergerak menuju area 5.850–5.911.
MNC Sekuritas memproyeksikan level support IHSG berada di 6.018 dan 5.973. Adapun level resistance diperkirakan berada di 6.297 dan 6.376.
Level-level tersebut menjadi acuan teknikal yang dapat diperhatikan investor untuk menilai potensi pergerakan indeks, dengan tetap mempertimbangkan perubahan kondisi pasar selama perdagangan berlangsung.
Rekomendasi Saham Hari Ini: BRPT, MDKA, ITMG, dan BUMI
Selain memberikan proyeksi IHSG, MNC Sekuritas menyampaikan sejumlah rekomendasi saham untuk perdagangan Senin (12/10/2026). Rekomendasi tersebut mencakup strategi buy on weakness, sell on strength, dan trading buy.Berikut daftar saham yang masuk dalam rekomendasi MNC Sekuritas:
Baca Juga:
- PT Barito Pacific Tbk. (BRPT): strategi buy on weakness, yaitu mempertimbangkan pembelian ketika harga mengalami koreksi sesuai skenario analisis.
- PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA): strategi buy on weakness.
- PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG): strategi sell on strength, yakni mempertimbangkan penjualan ketika harga menguat sesuai strategi yang ditetapkan.
- PT Bumi Resources Tbk. (BUMI): strategi trading buy untuk kebutuhan transaksi jangka pendek berdasarkan pergerakan harga.
Disclaimer
Artikel ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham dan tidak merupakan rekomendasi investasi personal. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor. Pergerakan IHSG dan harga saham dapat berubah mengikuti kondisi pasar, sehingga setiap keputusan perlu didasarkan pada analisis dan pertimbangan risiko yang memadai.
Baca Juga:
IHSG Hari Ini 9 Oktober 2026 Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi Saham
IHSG Hari Ini 8 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Ini Saham Pilihan MNC Sekuritas
IHSG Hari Ini 7 Oktober 2026 Diprediksi Menguat, Simak Saham Pilihan MNC Sekuritas
IHSG Hari Ini 6 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Simak Saham Pilihan MNC Sekuritas
IHSG Hari Ini 5 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Simak Saham Rekomendasi