IHSG Hari Ini 5 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Simak Saham Rekomendasi
digtara.com -Pergerakan IHSG hari ini, Senin (5/10/2026), diperkirakan masih menghadapi tekanan setelah indeks harga saham gabungan (IHSG) mencatat pelemahan sepanjang perdagangan pekan sebelumnya.Sejumlah analis juga memperkirakan IHSG masih berisiko mengalami koreksi, meski terdapat sejumlah sentimen domestik yang berpotensi memengaruhi arah pasar.
Baca Juga:
"IHSG ditutup pada level 6.036,88 atau berubah sebesar 3,28% dibandingkan dengan posisi penutupan pekan sebelumnya sebesar 6.241,89," ujar Yosita dalam keterangan resmi, Jumat (2/10/2026).
Sejalan dengan penurunan IHSG, kapitalisasi pasar bursa juga menyusut 2,55% menjadi Rp10.627 triliun, dari sebelumnya Rp10.905 triliun.
Rata-rata frekuensi transaksi harian berubah 7,54% menjadi sekitar 1,68 juta kali transaksi.
Volume Transaksi Saham Meningkat
Meskipun IHSG melemah, aktivitas perdagangan saham justru menunjukkan peningkatan pada sejumlah indikator.Baca Juga:Rata-rata volume transaksi harian saham melonjak 72,51% menjadi 50,37 miliar saham, dari 29,20 miliar saham pada pekan sebelumnya.
Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian saham meningkat 5,40% menjadi Rp12,63 triliun.
Pada perdagangan Jumat (2/10/2026), investor asing juga mencatatkan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp1,27 triliun.
Secara kumulatif sepanjang 2026, nilai net sell investor asing telah mencapai sekitar Rp82,55 triliun.
Proyeksi IHSG dari MNC Sekuritas
Tim Analis MNC Sekuritas memperkirakan posisi IHSG saat ini masih berada dalam bagian wave c dari wave (y)."Cermati area koreksi yang dapat kami perkirakan di rentang 5.850-5.911," tulis tim riset MNC Sekuritas, dikutip Senin (5/10/2026).
Untuk level teknikal, MNC Sekuritas memproyeksikan support IHSG berada di 5.949 dan 5.872.
Sementara itu, level resistance IHSG berada di 6.187 dan 6.297.
Saham yang Dicermati MNC Sekuritas
Dalam riset tersebut, MNC Sekuritas menyampaikan sejumlah saham yang dapat dicermati investor berdasarkan strategi perdagangan yang mereka gunakan.Baca Juga:Untuk strategi buy on weakness, saham yang disoroti adalah:
- PT Era Media Sejahtera Tbk. (DOOH)
- PT Indosat Tbk. (ISAT)
- PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL)
- PT Gudang Garam Tbk. (GGRM)
Phintraco Proyeksikan IHSG di 6.000-6.200
Sementara itu, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang 6.000-6.200 pada pekan ini.Proyeksi tersebut didukung oleh sinyal teknikal yang mulai menunjukkan potensi penguatan, meskipun momentum indeks dinilai masih terbatas.
"IHSG diproyeksikan bergerak pada kisaran 6.000-6.200 pada pekan depan," tulis tim riset Phintraco Sekuritas, dikutip Minggu (4/10/2026).
Baca Juga:Dari sisi sentimen, pelaku pasar akan mencermati sejumlah data ekonomi domestik yang dijadwalkan rilis sepanjang pekan ini.
Beberapa indikator yang menjadi perhatian antara lain cadangan devisa pada 7 Oktober, indeks keyakinan konsumen pada 8 Oktober, serta penjualan ritel dan penjualan otomotif pada 9 Oktober 2026.
Data tersebut akan menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi arah IHSG, terutama dalam melihat kondisi likuiditas eksternal, daya beli masyarakat, dan aktivitas konsumsi domestik.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Setiap keputusan investasi memiliki risiko, dan keuntungan maupun kerugian menjadi tanggung jawab masing-masing investor.
IHSG Hari Ini 2 Oktober 2026: Berisiko Koreksi ke 5.850, Saham ASII hingga BMRI Jadi Sorotan
IHSG Hari Ini 1 Oktober 2026: GOTO, MEDC, hingga CUAN Kembali Melemah
IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 0,43%, GOTO dan AADI Jadi Beban
IHSG Hari Ini 29 September 2026 Melemah 1,51%, GOTO hingga INCO Tertekan
BEI Ubah Aturan Papan Pemantauan Khusus, Saham Kini Bisa Turun hingga Rp1