Rabu, 07 Oktober 2026

Walau Ada 62 Gempa Susulan di Sumba Barat Daya Namun Tidak Berpotensi Tsunami

Imanuel Lodja - Minggu, 04 Oktober 2026 15:49 WIB
Walau Ada 62 Gempa Susulan di Sumba Barat Daya Namun Tidak Berpotensi Tsunami
ist
Walau Ada 62 Gempa Susulan di Sumba Barat Daya Namun Tidak Berpotensi Tsunami

digtara.com -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan telah terjadi gempa bumi tektonik M 6,1 dengan parameter update M 5.9 yang mengguncang wilayah Pantai Barat Daya Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu (4/10/2026) pukul 05.55.52 WIB.

Baca Juga:

Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Plh. Deputi Bidang Geofisika BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menjelaskan pusat gempa bumi terletak di laut pada koordinat 9,84° LS dan 118,90° BT, atau sekitar 59 kilometer arah Barat Daya Kodi, Sumba Barat Daya, pada kedalaman 30 kilometer.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG mengkategorikan peristiwa ini sebagai jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif yang diduga berasosiasi dengan Sesar Waikabubak.

"Hasil analisis mekanisme sumber mengindikasikan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault)," kata Ardhasena pafa Minggu (4/10/2026) siang..

Sementara itu, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa guncangan gempa bumi ini dirasakan di berbagai wilayah dengan skala intensitas yang bervariasi.

Baca Juga:
Wilayah Kodi Balaghar, Kodi Bangedo, dan Kodi di Kabupaten Sumba Barat Daya merasakan guncangan terkuat pada skala VI MMI, yang menyebabkan sebagian besar penduduk terkejut dan berlari ke luar rumah.

Sementara itu, wilayah Kota Tambolaka, Kota Waikabubak (Sumba Barat), Kota Waibakul (Sumba Tengah), dan Kota Raba merasakan guncangan pada skala IV MMI, serta Kota Bima, NTB merasakan guncangan pada skala III MMI.

Dampak guncangan tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan rumah warga dan fasilitas sekolah di Desa Perokonda, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya.

"Selain itu, hingga pukul 08.05.00 WIB, hasil monitoring BMKG mencatat setidaknya 62 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan rentang kekuatan antara M1,5 hingga M4,3," ujarnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kasus Buang Bayi di Amarasi-Kupang Terungkap dari Baju Pembungkus Jenazah Bayi

Kasus Buang Bayi di Amarasi-Kupang Terungkap dari Baju Pembungkus Jenazah Bayi

Bawa Anak, Istri Sah Dapati Suaminya Sekamar Dengan Wanita Lain

Bawa Anak, Istri Sah Dapati Suaminya Sekamar Dengan Wanita Lain

Polres Sumba Timur Monitoring Apotik Cegah Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Keras Tertentu

Polres Sumba Timur Monitoring Apotik Cegah Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Keras Tertentu

Pasangan Muda Pelaku Buang Bayi di Amarasi-Kupang Menyerahkan Diri ke Polisi

Pasangan Muda Pelaku Buang Bayi di Amarasi-Kupang Menyerahkan Diri ke Polisi

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Warga Amarasi-Kupang Dalam Kondisi Tidak Utuh

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Warga Amarasi-Kupang Dalam Kondisi Tidak Utuh

Lima Orang Meninggal Dalam Kecelakaan Tunggal Dump Truk di Lembata-NTT

Lima Orang Meninggal Dalam Kecelakaan Tunggal Dump Truk di Lembata-NTT

Komentar
Berita Terbaru