Rabu, 07 Oktober 2026

Sumba Barat Daya Diguncang Gempa Magnitudo 6,1 Tidak Berpotensi Tsunami

Imanuel Lodja - Minggu, 04 Oktober 2026 10:08 WIB
Sumba Barat Daya Diguncang Gempa  Magnitudo 6,1 Tidak Berpotensi Tsunami

digtara.com -Gempa bumi mengguncang wilayah Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu, 4 Oktober 2026 pagi.

Baca Juga:

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tercatat berkekuatan magnitudo 6,1 dan terjadi pada pukul 05.55.52 WIB atau 06.55.52 WITA.

Pusat gempa berada pada koordinat sekitar 9,70 Lintang Selatan dan 118,92 Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.

Lokasi episenter disebut berada sekitar 14 kilometer barat daya Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.

Gempa dengan kedalaman yang tergolong dangkal tersebut berpotensi menimbulkan guncangan yang cukup terasa di sejumlah wilayah di Pulau Sumba.

Informasi awal BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami. Kendati demikian, masyarakat di wilayah yang merasakan guncangan diimbau tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Baca Juga:
BMKG sendiri menyediakan pembaruan data gempa secara berkala dan menegaskan bahwa data kejadian gempa dapat diperbarui setelah dilakukan analisis terhadap rekaman seismik yang masuk.

Masyarakat yang merasakan guncangan diimbau tidak panik. Jika gempa kembali terjadi, warga sebaiknya segera berlindung di tempat yang aman, menjauhi kaca, lemari, tiang listrik maupun bangunan yang berpotensi roboh.

Bagi warga yang berada di kawasan pesisir, informasi resmi mengenai potensi tsunami tetap perlu menjadi rujukan utama.

Episenter gempa berada di laut pada koordinat 9,84° LS dan 118,90° BT. Titik tersebut berjarak sekitar 59 kilometer barat daya Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya.

BMKG menjelaskan, karakteristik gempa berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya menunjukkan bahwa peristiwa tersebut termasuk gempa bumi dangkal.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas akibat sesar aktif Waikabubak," demikian keterangan BMKG.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kasus Buang Bayi di Amarasi-Kupang Terungkap dari Baju Pembungkus Jenazah Bayi

Kasus Buang Bayi di Amarasi-Kupang Terungkap dari Baju Pembungkus Jenazah Bayi

Bawa Anak, Istri Sah Dapati Suaminya Sekamar Dengan Wanita Lain

Bawa Anak, Istri Sah Dapati Suaminya Sekamar Dengan Wanita Lain

Polres Sumba Timur Monitoring Apotik Cegah Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Keras Tertentu

Polres Sumba Timur Monitoring Apotik Cegah Peredaran dan Penyalahgunaan Obat Keras Tertentu

Pasangan Muda Pelaku Buang Bayi di Amarasi-Kupang Menyerahkan Diri ke Polisi

Pasangan Muda Pelaku Buang Bayi di Amarasi-Kupang Menyerahkan Diri ke Polisi

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Warga Amarasi-Kupang Dalam Kondisi Tidak Utuh

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Warga Amarasi-Kupang Dalam Kondisi Tidak Utuh

Lima Orang Meninggal Dalam Kecelakaan Tunggal Dump Truk di Lembata-NTT

Lima Orang Meninggal Dalam Kecelakaan Tunggal Dump Truk di Lembata-NTT

Komentar
Berita Terbaru