Minggu, 04 Oktober 2026

Sumba Barat Daya Diguncang Gempa Magnitudo 6,1 Tidak Berpotensi Tsunami

Imanuel Lodja - Minggu, 04 Oktober 2026 10:08 WIB
Sumba Barat Daya Diguncang Gempa  Magnitudo 6,1 Tidak Berpotensi Tsunami

digtara.com -Gempa bumi mengguncang wilayah Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu, 4 Oktober 2026 pagi.

Baca Juga:

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tercatat berkekuatan magnitudo 6,1 dan terjadi pada pukul 05.55.52 WIB atau 06.55.52 WITA.

Pusat gempa berada pada koordinat sekitar 9,70 Lintang Selatan dan 118,92 Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.

Lokasi episenter disebut berada sekitar 14 kilometer barat daya Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.

Gempa dengan kedalaman yang tergolong dangkal tersebut berpotensi menimbulkan guncangan yang cukup terasa di sejumlah wilayah di Pulau Sumba.

Informasi awal BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami. Kendati demikian, masyarakat di wilayah yang merasakan guncangan diimbau tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Baca Juga:
BMKG sendiri menyediakan pembaruan data gempa secara berkala dan menegaskan bahwa data kejadian gempa dapat diperbarui setelah dilakukan analisis terhadap rekaman seismik yang masuk.

Masyarakat yang merasakan guncangan diimbau tidak panik. Jika gempa kembali terjadi, warga sebaiknya segera berlindung di tempat yang aman, menjauhi kaca, lemari, tiang listrik maupun bangunan yang berpotensi roboh.

Bagi warga yang berada di kawasan pesisir, informasi resmi mengenai potensi tsunami tetap perlu menjadi rujukan utama.

Episenter gempa berada di laut pada koordinat 9,84° LS dan 118,90° BT. Titik tersebut berjarak sekitar 59 kilometer barat daya Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya.

BMKG menjelaskan, karakteristik gempa berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya menunjukkan bahwa peristiwa tersebut termasuk gempa bumi dangkal.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas akibat sesar aktif Waikabubak," demikian keterangan BMKG.

Analisis mekanisme sumber juga menunjukkan gempa mempunyai pola pergerakan turun atau normal fault. Informasi tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam memahami sumber guncangan yang terjadi di wilayah Sumba Barat Daya.

Guncangan gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah. Estimasi shakemap menunjukkan intensitas VI MMI di Kodi Balaghar, Kodi Bangedo, dan Kodi.

Sementara intensitas IV MMI dirasakan di Kota Tambolaka, Kota Waikabubak, Kota Waibakul, dan Kota Raba. Guncangan lebih lemah dengan skala III MMI juga dirasakan di Kota Bima.

Meski pusat gempa berada di laut, BMKG memastikan tidak terdapat ancaman tsunami dari kejadian tersebut. "Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," demikian penegasan BMKG.

Hingga Minggu siang, belum terdeteksi aktivitas gempa susulan. BMKG tetap melakukan monitoring dan mengingatkan masyarakat agar menjauhi bangunan yang retak atau rusak serta memperoleh informasi hanya dari kanal resmi BMKG.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya NTT, Terjadi pada Kedalaman 10 Km

Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya NTT, Terjadi pada Kedalaman 10 Km

Ini Duduk Perkara Pembunuhan Berencana Yang Menyeret Lima Tersangka di Rote Ndao

Ini Duduk Perkara Pembunuhan Berencana Yang Menyeret Lima Tersangka di Rote Ndao

Karyawati Rumah Makan Meninggal Diduga Sakit Lambung

Karyawati Rumah Makan Meninggal Diduga Sakit Lambung

Semangat Nasionalisme, Polres Sumba Tengah Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Semangat Nasionalisme, Polres Sumba Tengah Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Diduga Jatuh dari Pohon Saat Ambil Pakan Ternak Kambing, Pria di Kabupaten Nagekeo Ditemukan Meninggal Dunia

Diduga Jatuh dari Pohon Saat Ambil Pakan Ternak Kambing, Pria di Kabupaten Nagekeo Ditemukan Meninggal Dunia

Kupang Kembali Diguncang Gempa Susulan

Kupang Kembali Diguncang Gempa Susulan

Komentar
Berita Terbaru