Pemuda di Belu-NTT Tikam Hingga Tewas Pria Diduga Pacar Ibunya
digtara.com -P (19), pria yang tinggal di daerah Tini, Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, NTT tidak terima kalau ibunya Y (43) menjalin hubungan dengan pria lain.
Baca Juga:
Aksi penikaman terjadi pada Minggu (4/10/2026) subuh sekitar pukul 03.40 Wita di tempat kost ibu pelaku di kos Haji Taufik, Jalan Saudale, Cabang Biba (depan Bahagia), Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu.
Korban Kris sendiri merupakan warga Perumahan Rai Belu, Sesekoe, Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu yang menjalin hubungan dengan ibu pelaku padahal Kris sudah berkeluarga.
Saat itu, pelaku baru pulang dari Kupang dan datang ke tempat kost ibunya.
Saat ia mengetuk pintu, ia melihat dari celah jendela ada bayangan seseorang yang berlari ke arah kamar mandi. Kecurigaan pelaku kalau ibunya menjalin hubungan dengan pria beristri makin menguat.
Baca Juga:Setelah Y membuka pintu, pelaku melihat ekspresi gelisah dari sang ibu. Ia makin heran karena sang ibu menyuruh pelaku segera tidur di kamar.
Pelaku yang curiga kemudian beralasan ingin buang air di kamar mandi, namun Y juga beralasan kalau ia juga ingin ke kamar mandi.
Pelaku memastikan kalau ada pria lain di kamar mandi tersebut sehingga pelaku mengambil pisau dapur.
Sambil memegang pisau, pelaku menendang pintu kamar mandi tersebut dan terjadi cekcok mulut antara pelaku dan korban.
Kemudian pelaku menikam korban berulang kali namun tidak mengetahui pasti di area mana pelaku menikam korban.
Pelaku mendapati korban bersembunyi di belakang pintu kamar mandi dan langsung mengayunkan pisau.
Korban berusaha melarikan diri melalui pintu depan kamar kos namun pintu kos telah dikunci terlebih dahulu oleh pelaku.
Y berusaha membuka jendela kamar kos agar korban bisa melarikan diri namun pelaku kembali menghampiri korban dan pelaku malah sudah membawa pisau dan gunting.
Pelaku kemudian mengayunkan pisau dan gunting ke tubuh korban berulang kali.
Baca Juga:Y pun panik dan syok. Ia melihat korban jatuh bersimbah darah di lantai kamar kos.
Tiga WNA dan Satu Tour Guide Belum Muncul Usai Menyelam, SAR Gabungan Turunkan Tim
Walau Ada 62 Gempa Susulan di Sumba Barat Daya Namun Tidak Berpotensi Tsunami
Polres Sumba Barat Daya Bekuk Satu Pelaku Penyerangan Hingga Korban Meninggal Dunia
Diduga Pembagian Hasil Ritual Adat Masuk Rumah Tidak Merata, Warga Sumba Barat Daya Meregang Nyawa di Tangan Kerabatnya
Sumba Barat Daya Diguncang Gempa Magnitudo 6,1 Tidak Berpotensi Tsunami