Seorang Pria di Sikka Ditemukan Tenggelam di Pesisir Pantai dan Meninggal
digtara.com -PNL, seorang pria ditemukan tenggelam di perairan pantai Lela, tepatnya di depan Kantor Camat Lela, Desa Lela, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (10/10/2026) dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Baca Juga:
Dengan kemampuan dan tenaga yang terbatas, para saksi berusaha membawa korban menuju bibir pantai. Namun, upaya pertolongan tersebut tidak berakhir sebagaimana yang diharapkan.
Informasi mengenai kejadian itu diterima anggota Polsek Lela, Aipda Jefrianus Soko bersama anggota piket, dari masyarakat sekitar pukul 09.00 WITA.
Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian melakukan penanganan di tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan para saksi, mendata identitas korban, serta berkoordinasi dengan tenaga medis dan pihak yang bertanggung jawab atas korban.
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, korban sebelumnya terlihat beraktivitas di sekitar pantai sebelum akhirnya diketahui berada di dalam laut dan membutuhkan pertolongan.
Baca Juga:Warga yang mengetahui keadaan tersebut segera berupaya memberikan bantuan, meskipun kondisi korban saat ditemukan telah menimbulkan kekhawatiran serius.
Berdasarkan keterangan saksi pertama BY (62), seorang nelayan di wilayah tersebut kalau saat itu ia berada di kawasan pantai sejak sekitar pukul 06.00 WITA. Saat itu, BY turun ke pantai dan beristirahat di atas sampan miliknya.
Sekitar pukul 08.00 WITA, BY melihat korban berada di pinggir pantai. Korban disebut sedang menari dan melompat-lompat, perilaku yang menurut saksi sudah biasa terlihat dalam keseharian korban.
Dalam keterangannya, saksi menyebutkan bahwa korban kerap bermain di sekitar pantai dan terkadang membantu nelayan menarik sampan atau perahu ke daratan.
Aktivitas tersebut membuat korban tidak asing bagi sejumlah warga yang setiap hari beraktivitas di kawasan pesisir Lela.
BY segera bangkit dari sampan dan berlari menuju bibir pantai. Ia berusaha berenang mendekati korban yang diperkirakan berjarak sekitar 10 meter dari posisinya.
Dalam kondisi tersebut, ia berusaha meraih bahu korban dan membawanya menuju daratan. Akan tetapi, upaya penyelamatan itu tidak berjalan mudah.
Setelah berenang sekitar lima meter, BY mengaku tidak lagi sanggup melanjutkan pertolongan seorang diri. Ia kemudian berteriak meminta bantuan kepada nelayan lain yang berada di sekitar pantai.
Baca Juga:
Pantai Bungawaru-Alor Jadi Sasaran World Cleanup Day Polri-TNI dan Masyarakat
Distribusi Bantuan Ketua Umum Bhayangkari Pakai KP Pulau Ndao 3009
Pemerintah-Polri Data Warga Korban Gempa Flores dari Rumah Ke Rumah
Petani di Kabupaten Sikka Ditemukan Meninggal di Pematang Sawah
Anggota Polairud Polda NTT Bantu Evakuasi Korban Tenggelam di Dermaga Pelni