Warga Desa Di Sumba Tengah Dilatih Pola Asuh Balita Cegah Stunting Dan Pertolongan Pertama Psikoligis
Imanuel Lodja - Kamis, 30 Juli 2026 15:56 WIB
ist
Kegiatan pengabdian pada masyarakat oleh dosen Undana di Kabupaten Sumba Tengah
digtara.com - Masalah stunting masih menjadi perhatian dan kepedulian berbagai pihak.
Baca Juga:
- Kasus Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Oleh Mahasiswa di Kupang Diselesaikan Secara Damai
- Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi dan Tinggal Berpindah-pindah, IRT Tersangka TPPO di Kupang Diamankan Polisi
- Tidak Ada Penerbangan Komersil, Pesawat Cassa Polri Antar Jenazah Korban Penembakan KKB Papua ke Sikka
Akademisi pun memanfaatkan potensi yang ada untuk penanganan stunting dan pencegahan sejak dini
Dosen di Undana Kupang pun ambil bagian sesuai potensi yang ada untuk penanganan problem ini.
Baca Juga:
Peran
itu dilakukan nelalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai
salah satu kewajiban dosen dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Pengabdian
kepada masyarakat diwujudkan dengan program pemberdayaan keluarga
tangguh melalui pelatihan pola asuh Balita cegah stunting dan
pertolongan pertama psikoligis (Psykological First Aid).
Kegiatan
ini dipusatkan di aula Desa Daha Elu, Kabupaten Sumba Tengah pada
Selasa (28/7/2026) yang dibuka dan ditutup oleh kepala desa Daha Elu,
Ferdy Umbu Ndadung.
Baca Juga:
Ada
50 orang peserta dilibatkan dalam kegiatan sejak pagi hingga petang
terdiri dari orangtua/pengasuh dengan anak balita, kader posyandu,
relawan desa, dan aparat desa setempat dan unsur masyarakat yang
berperan mendukung tumbuh kembang anak dan ketahanan keluarga.
Ketua
tim, Dian Lestari Anakaka, S.Psi., M.Psi., Psikolog menyampaikan bahwa
periode usia 0–6 tahun (golden age) pada anak merupakan masa emas
perkembangan otak anak yang membutuhkan stimulasi tepat agar aspek
motorik, bahasa, sosial, dan emosional berkembang optimal.
Pola
asuh yang responsif terbukti berkontribusi terhadap penurunan risiko
stunting serta mendukung optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan
balita.
Baca Juga:
Disebutkan bahwa
data Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Tengah menunjukkan jumlah Balita
yang mengalami stunting dari 539 kasus pada tahun 2023 menjadi 995 kasus
pada tahun 2025.
Hasil
identifikasi masalah yang dilakukan oleh LPPM UNDANA pada tahun 2026 di
Desa Daha Elu menunjukkan bahwa keluarga masih memiliki pemahaman
terbatas mengenai pola asuh berbasis stimulasi.
Disisi
lain, masyarakat juga menghadapi berbagai tekanan sosial dan lingkungan
seperti kekeringan, keterbatasan ekonomi, serta bencana yang berpotensi
memengaruhi kondisi psikologis keluarga.
Baca Juga:
Namun,
kondisi tersebut belum diimbangi dengan kapasitas yang memadai dalam
memberikan pertolongan pertama psikologis Psychological First
Aid/PFA.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kasus Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Oleh Mahasiswa di Kupang Diselesaikan Secara Damai
Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi dan Tinggal Berpindah-pindah, IRT Tersangka TPPO di Kupang Diamankan Polisi
Tidak Ada Penerbangan Komersil, Pesawat Cassa Polri Antar Jenazah Korban Penembakan KKB Papua ke Sikka
Pulang Pesta dan Tabrak Trotoar, Wartawan di Kabupaten TTU Meninggal Dunia
Gagal Bertemu Anak, Pria di Kupang Bacok Mantan Istri Siri dan Anaknya
Berniat Minta Klarifikasi Hubungan Suami Dengan Wanita Lain, IRT Di Kupang Malah Dibacok Parang Oleh Diduga Selingkuhan Suami
Komentar
Berita Terbaru
Kabur ke Kabupaten Tetangga, Mahasiswa Pelaku Pencuriaan Dengan Pemberatan di Malaka Diamankan di Kabupaten TTU
IHSG Hari Ini Diprediksi Volatil di Level 6.450-6.700, Simak Rekomendasi Saham
Kasus Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Oleh Mahasiswa di Kupang Diselesaikan Secara Damai
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.650 per Dolar AS, Ini Sentimennya
HUT WSA Ke-5, SIP Angkatan 50 Polda NTT Salurkan Bansos Bagi Korban Gempa di Kabupaten Nagekeo
Daftar Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Senin 14 September 2026, ANTAM dan UBS
Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi dan Tinggal Berpindah-pindah, IRT Tersangka TPPO di Kupang Diamankan Polisi