Rabu, 14 Oktober 2026

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.650 per Dolar AS, Ini Sentimennya

Arie - Senin, 14 September 2026 08:25 WIB
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.650 per Dolar AS, Ini Sentimennya

digtara.com - Rupiah hari ini, Senin (14/9/2026), diperkirakan bergerak fluktuatif dan cenderung melemah terhadap dolar AS. Nilai tukar rupiah diproyeksikan berada di kisaran Rp17.610 hingga Rp17.650 per dolar AS.

Baca Juga:

Sementara itu, untuk perdagangan dalam sepekan ke depan, rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp17.500 hingga Rp17.850 per dolar AS.

Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengatakan pergerakan rupiah dipengaruhi oleh berbagai sentimen, baik dari pasar global maupun kondisi ekonomi domestik.

Rupiah Hari Ini Tertekan Ketegangan Iran dan AS

Dari eksternal, salah satu sentimen utama yang menjadi perhatian adalah kembali meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat.

Konflik tersebut disebut telah memasuki bulan ketujuh dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan eskalasi. Kondisi ini turut mengganggu distribusi minyak mentah di pasar global.

"Kondisi ini mendorong para pedagang untuk memperhitungkan premi risiko yang jauh lebih tinggi dalam harga minyak mentah," kata Ibrahim dalam keterangan resminya, Jumat (11/9/2026).

Baca Juga:
Data Trading Economics per 10 September 2026 menunjukkan harga minyak mentah Brent berada di level US$107,63 per barel. Harga tersebut meningkat signifikan dibandingkan Juli 2026 ketika Brent sempat diperdagangkan di level US$71,80 per barel.

Harga Minyak di Atas US$100 Jadi Tantangan Indonesia

Kenaikan harga minyak dunia juga menjadi perhatian dari sisi domestik. Ibrahim menilai harga minyak mentah yang telah menembus US$100 per barel dapat memberikan tekanan terhadap ketahanan fiskal Indonesia.

Kondisi tersebut menjadi tantangan karena Indonesia merupakan importir neto minyak. Kenaikan harga minyak dunia berpotensi meningkatkan kebutuhan anggaran untuk subsidi dan kompensasi bahan bakar minyak (BBM).

Menurut Ibrahim, kondisi itu pada akhirnya dapat meningkatkan risiko pelebaran defisit anggaran apabila harga minyak bertahan di level tinggi.

"Pemerintah dihadapkan pada dilema kebijakan fiskal dan moneter, ini yang membuat batu sandungan tersendiri. Anggaran fiskal jebol karena beban subsidi yang tidak rasional dan pemerintah mempertahankan subsidi BBM. Kalau menaikkan Harga BBM, akan memicu inflasi tinggi, menurunkan daya beli masyarakat, dan berisiko memperlambat pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan," ujarnya.

Rupiah Sebelumnya Melemah 0,36 Persen

Tekanan terhadap rupiah juga terlihat pada perdagangan sebelumnya. Rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 0,36 persen ke level Rp17.611 per dolar AS.

Sejumlah mata uang Asia juga mengalami pelemahan. Ringgit Malaysia turun 0,09 persen, rupee India melemah 0,28 persen, dan peso Filipina turun 0,26 persen.

Di sisi lain, sejumlah mata uang Asia justru menguat. Won Korea naik 0,38 persen, dolar Singapura menguat 0,02 persen, yuan China naik 0,03 persen, baht Thailand menguat 0,09 persen, dan yen Jepang naik 0,10 persen.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah, Cek Proyeksi Kurs Dolar AS Selasa 13 Oktober 2026

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah, Cek Proyeksi Kurs Dolar AS Selasa 13 Oktober 2026

Rupiah Hari Ini 12 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Dolar AS Berpotensi Tembus Rp17.950

Rupiah Hari Ini 12 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Dolar AS Berpotensi Tembus Rp17.950

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 9 Oktober 2026, Dolar AS Bertahan di Level Tinggi

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 9 Oktober 2026, Dolar AS Bertahan di Level Tinggi

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 8 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Cek Proyeksinya

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 8 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Cek Proyeksinya

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 7 Oktober 2026 Diprediksi Konsolidasi, Cek Proyeksinya

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 7 Oktober 2026 Diprediksi Konsolidasi, Cek Proyeksinya

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 6 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Cek Proyeksinya

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 6 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Cek Proyeksinya

Komentar
Berita Terbaru