Selasa, 08 September 2026

Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp17.680 per Dolar AS, Ini Sentimennya

Arie - Selasa, 08 September 2026 09:35 WIB
Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp17.680 per Dolar AS, Ini Sentimennya
net
Ilustrasi.

digtara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diproyeksikan melemah pada perdagangan Selasa (8/9/2026). Rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.640 hingga Rp17.680 per dolar AS.

Baca Juga:

Pada perdagangan Senin (7/9/2026), rupiah ditutup menguat 2 poin atau 0,03% ke level Rp17.640 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah 0,33 poin atau 0,33% ke level 98,8.

Pergerakan Mata Uang Asia Bervariasi

Pergerakan mata uang di kawasan Asia terhadap dolar AS berlangsung bervariasi pada perdagangan sebelumnya.

Yen Jepang menguat 1,11%, dolar Hong Kong naik 0,01%, dolar Singapura menguat 0,09%, dolar Taiwan naik 0,29%, dan won Korea Selatan menguat 0,31%.

Di sisi lain, yuan China melemah 0,02%, sedangkan ringgit Malaysia stagnan. Baht Thailand tercatat menguat 0,25% terhadap dolar AS.

Baca Juga:

Konflik AS-Iran Jadi Sentimen Rupiah

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan salah satu sentimen global yang memengaruhi pasar berasal dari eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Militer AS menyatakan telah menyerang tiga kapal tanker minyak Iran pada Sabtu setelah pasukan Iran menargetkan kapal Angkatan Laut AS dengan rudal balistik.

Iran kemudian menyatakan telah menyerang sebuah pesawat nirawak atau drone milik Angkatan Laut AS. Teheran juga memperingatkan bahwa serangan lanjutan dari AS dapat memicu respons yang lebih keras.

Pejabat keamanan Iran juga disebut akan menetapkan zona maritim terbatas baru di luar Selat Hormuz. Kapal yang memasuki wilayah tersebut berpotensi menghadapi sanksi.

Eskalasi tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap kelancaran pelayaran komersial dan arus energi melalui Selat Hormuz. Jalur tersebut merupakan salah satu rute strategis karena sekitar seperlima konsumsi minyak global biasanya melewatinya.

Data Tenaga Kerja AS Jadi Perhatian Pasar

Sentimen lain datang dari data perekonomian Amerika Serikat. Data terbaru menunjukkan jumlah tenaga kerja yang terserap lebih tinggi dibandingkan perkiraan.

Lebih dari 162.000 warga Amerika masuk ke dalam angkatan kerja pada Agustus. Angka tersebut jauh di atas estimasi 56.000 dan juga lebih tinggi dibandingkan data Juli yang direvisi dari minus 23.000 menjadi 21.000.

Tingkat pengangguran tercatat sebesar 4,1%, berada di bawah estimasi pejabat The Fed sebesar 4,5% untuk akhir tahun.

Kondisi pasar tenaga kerja tersebut menjadi perhatian investor karena dapat memengaruhi arah kebijakan moneter bank sentral AS dan pergerakan dolar terhadap mata uang global, termasuk rupiah.

Kebijakan Moneter Indonesia Jadi Ujian

Dari dalam negeri, pekan ini menjadi ujian bagi fleksibilitas kebijakan moneter Indonesia. Tantangannya tidak hanya menjaga pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan stimulus moneter tidak meningkatkan volatilitas rupiah dan memicu keluarnya modal asing.

Baca Juga:
Menurut Ibrahim, pasar juga masih dibayangi kekhawatiran terkait sejumlah bencana alam yang terjadi di Indonesia.

Erupsi Gunung Anak Krakatau sejak Jumat malam, 4 September hingga akhir pekan disebut telah memberikan dampak besar terhadap sektor penerbangan dan aktivitas masyarakat.

Selain itu, pembakaran lahan gambut di Kalimantan dan sebagian wilayah Sumatra serta kondisi Sungai Barito yang mengering turut menjadi perhatian.

Terhambatnya transportasi batu bara akibat kondisi tersebut dapat menambah kompleksitas risiko ekonomi domestik. Terbatasnya aktivitas transportasi juga berpotensi mengganggu rantai pasok.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Jumat 4 September 2026: Diprediksi Menguat ke Rp17.630

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Jumat 4 September 2026: Diprediksi Menguat ke Rp17.630

Pasar Kripto Hari Ini Mulai Bergairah, Bitcoin dan Altcoin Kompak Menguat

Pasar Kripto Hari Ini Mulai Bergairah, Bitcoin dan Altcoin Kompak Menguat

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Kamis 3 September 2026: Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Kamis 3 September 2026: Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Rabu 2 September 2026, Diprediksi Melemah

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Rabu 2 September 2026, Diprediksi Melemah

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini Selasa 1 September 2026, Diprediksi Menguat Terbatas

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini Selasa 1 September 2026, Diprediksi Menguat Terbatas

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Senin 31 Agustus 2026 Diprediksi Menguat, Cek Pergerakannya

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Senin 31 Agustus 2026 Diprediksi Menguat, Cek Pergerakannya

Komentar
Berita Terbaru