Selasa, 13 Oktober 2026

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah, Cek Proyeksi Kurs ke Rp17.590 per Dolar AS

Arie - Jumat, 11 September 2026 08:30 WIB
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah, Cek Proyeksi Kurs ke Rp17.590 per Dolar AS
net
Ilustrasi.

digtara.com - Nilai tukar rupiah hari ini, Jumat (11/9/2026), diperkirakan kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah diproyeksikan bergerak pada kisaran Rp17.540 hingga Rp17.590 per dolar AS.

Baca Juga:

Pada perdagangan Kamis (10/9/2026), rupiah ditutup melemah 36 poin atau 0,21 persen ke level Rp17.547 per dolar AS.

Pergerakan rupiah tersebut terjadi di tengah kondisi mata uang Asia yang bergerak bervariasi terhadap dolar AS.

Yen Jepang ditutup menguat 0,01 persen, dolar Hong Kong naik 0,02 persen, sedangkan dolar Singapura melemah 0,02 persen. Dolar Taiwan juga turun 0,27 persen dan won Korea melemah 0,17 persen.

Sementara itu, yuan China tercatat stagnan. Ringgit Malaysia menguat 0,15 persen dan baht Thailand naik 0,08 persen terhadap dolar AS.

Sentimen Global Bayangi Pergerakan Rupiah

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan sentimen dari global masih menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan rupiah.

Baca Juga:
Dari Amerika Serikat, perhatian pasar tertuju pada pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai konflik dengan Iran. Trump mengatakan perang dengan Iran akan berakhir setelah pemilihan umum sela yang dijadwalkan berlangsung pada November.

Namun, laporan Wall Street Journal mengungkapkan para penasihat utama Trump memperingatkan bahwa konflik tersebut berpotensi terus berlangsung hingga sisa masa jabatan Trump.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pasar karena masih minim tanda-tanda penurunan eskalasi konflik.

Selain geopolitik, pelaku pasar juga mencermati sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang dapat memberikan gambaran mengenai arah kebijakan bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed).

Pasar Tunggu Data Inflasi AS

Pelaku pasar bersiap mencermati data Indeks Harga Produsen (PPI) AS serta data inflasi Indeks Harga Konsumen (CPI) yang menjadi salah satu indikator penting bagi kebijakan moneter The Fed.

Data tersebut dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga The Fed pada pertemuan bank sentral AS pekan depan.

Menurut CME FedWatch Tool, pasar memperkirakan peluang sekitar 60 persen untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakan The Fed pekan depan.

Perubahan ekspektasi terhadap suku bunga AS berpotensi memengaruhi pergerakan dolar AS sekaligus memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah, Cek Proyeksi Kurs Dolar AS Selasa 13 Oktober 2026

Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah, Cek Proyeksi Kurs Dolar AS Selasa 13 Oktober 2026

Rupiah Hari Ini 12 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Dolar AS Berpotensi Tembus Rp17.950

Rupiah Hari Ini 12 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Dolar AS Berpotensi Tembus Rp17.950

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 9 Oktober 2026, Dolar AS Bertahan di Level Tinggi

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 9 Oktober 2026, Dolar AS Bertahan di Level Tinggi

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 8 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Cek Proyeksinya

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 8 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Cek Proyeksinya

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 7 Oktober 2026 Diprediksi Konsolidasi, Cek Proyeksinya

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 7 Oktober 2026 Diprediksi Konsolidasi, Cek Proyeksinya

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 6 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Cek Proyeksinya

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 6 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Cek Proyeksinya

Komentar
Berita Terbaru