Bangunan Sekolah di Ngada-NTT Terbakar Merambat Hingga Rumah Warga dan Kantor Parpol
digtara.com -Kebakaran melanda bangunan sekolah Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Ghuraba-Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (4/6/2026) subuh sekitar pukul 03.00 Wita.
Baca Juga:
Api awal mula diduga berasal dari ruangan kelas IIB di MIS. Kemudian api merambat ke ruangan yang merupakan perpustakaan, ruangan mushola dan gudang.
Api lalu merambat ke perumahan warga sekitar milik Ramsi Abbas (45) yang merupakan anggota Polri dan terletak di Jalan R.E Martadinata, Kelurahan Kisanata, kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada.
Kemudian api merambat ke rumah Fatimah Pua Geno/Hasan Basri yang juga merupakan ASN dan rumahnya berdekatan dengan rumah Ramsi.
Kebakaran juga kemudian melanda kantor sekretariat Partai Golkar Kabupaten Ngada yang berlokasi di jalan R.E. Martadinata, Kelurahan Kisanata, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada.
Baca Juga:Korban Ramsi sendiri dibangunkan oleh keponakannya Siti Sarimaja Idris (27) karena mendengar bunyi yang tidak biasa dari arah belakang rumah korban.
Ramsi lalu bangun dan segera memeriksa ke arah belakang rumahnya. Pada saat korban memeriksa ke arah belakang rumah, ia melihat kobaran api yang sudah membesar tepat di ruang kelas 2B sekolah MIS.
Bangunan sekolah MIS tersebut langsung berbatasan dengan bagian belakang rumah korban Ramsi Abbas.
Ketika melihat kobaran api yang begitu besar, korban segera mengevakuasi seluruh penghuni rumah keluar dari rumah agar menyelamatkan diri.
Kemudian korban Ramsi Abbas ke Mako Polres Ngada meminta bantuan untuk menghubungi pihak pemadam kebakaran (Damkar) guna membantu mengatasi kebakaran tersebut.
Ia mengaku mendengar seperti bunyi orang sedang menggoreng jagung, namun Hasan masih sempat berpikir kemungkinan bunyi tersebut berasal dari rumah korban Ramsi Abbas yang berdekatan dengan gedung sekolah MIS.
Hasan Basri malah berpikir kalau penghuni di rumah Ramsi Abbas kemungkinan sedang memasak untuk persiapan berjualan.
Pada saat yang bersamaan juga Hasan Basri mencoba keluar dari tempat tinggalnya untuk memeriksa keadaan sekitar.
Baca Juga:
Masih Dengan Pakaian Seragam Sekolah, Sejumlah Pelajar di Kota Kupang Diamankan Polisi daat Pesta Miras
Tangani Puluhan Masalah Kejahatan, Polda NTT Dan Polres Jajaran Amankan 87 Tersangka
Kepala BGN Ditahan, Pemuda Muhammadiyah NTT Minta Kejaksaan Audit Pengelola MBG di NTT
Kapolres Sumba Timur ke Lokasi Kebakaran Cek Penyebab Kebakaran
Empat Warga di Sumba Timur Meninggal Dunia Saat Rumah Pondok Terbakar, Salah Satunya Balita