Rabu, 17 Juni 2026

Bangunan Sekolah di Ngada-NTT Terbakar Merambat Hingga Rumah Warga dan Kantor Parpol

Imanuel Lodja - Jumat, 05 Juni 2026 15:10 WIB
Bangunan Sekolah di Ngada-NTT Terbakar Merambat Hingga Rumah Warga dan Kantor Parpol
net
Ilustrasi.

digtara.com -Kebakaran melanda bangunan sekolah Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Ghuraba-Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (4/6/2026) subuh sekitar pukul 03.00 Wita.

Baca Juga:

Kebakaran merambat hingga ke dua rumah warga dan kantor sekretariat Partai Golkar Kabupaten Ngada.

Api awal mula diduga berasal dari ruangan kelas IIB di MIS. Kemudian api merambat ke ruangan yang merupakan perpustakaan, ruangan mushola dan gudang.

Api lalu merambat ke perumahan warga sekitar milik Ramsi Abbas (45) yang merupakan anggota Polri dan terletak di Jalan R.E Martadinata, Kelurahan Kisanata, kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada.

Kemudian api merambat ke rumah Fatimah Pua Geno/Hasan Basri yang juga merupakan ASN dan rumahnya berdekatan dengan rumah Ramsi.

Kebakaran juga kemudian melanda kantor sekretariat Partai Golkar Kabupaten Ngada yang berlokasi di jalan R.E. Martadinata, Kelurahan Kisanata, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada.

Baca Juga:
Korban Ramsi sendiri dibangunkan oleh keponakannya Siti Sarimaja Idris (27) karena mendengar bunyi yang tidak biasa dari arah belakang rumah korban.

Ramsi lalu bangun dan segera memeriksa ke arah belakang rumahnya. Pada saat korban memeriksa ke arah belakang rumah, ia melihat kobaran api yang sudah membesar tepat di ruang kelas 2B sekolah MIS.

Bangunan sekolah MIS tersebut langsung berbatasan dengan bagian belakang rumah korban Ramsi Abbas.

Ketika melihat kobaran api yang begitu besar, korban segera mengevakuasi seluruh penghuni rumah keluar dari rumah agar menyelamatkan diri.

Kemudian korban Ramsi Abbas ke Mako Polres Ngada meminta bantuan untuk menghubungi pihak pemadam kebakaran (Damkar) guna membantu mengatasi kebakaran tersebut.

Hasan Basri (31) yang merupakan guru sekaligus penjaga malam pada sekolah MIS Al Ghuroba-Bajawa mengaku mendengar ada bunyi di sekitar tempat tinggalnya di Jalan R.E Martadinata, Kelurahan Kisanata, kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada.

Ia mengaku mendengar seperti bunyi orang sedang menggoreng jagung, namun Hasan masih sempat berpikir kemungkinan bunyi tersebut berasal dari rumah korban Ramsi Abbas yang berdekatan dengan gedung sekolah MIS.

Hasan Basri malah berpikir kalau penghuni di rumah Ramsi Abbas kemungkinan sedang memasak untuk persiapan berjualan.

Pada saat yang bersamaan juga Hasan Basri mencoba keluar dari tempat tinggalnya untuk memeriksa keadaan sekitar.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Mabuk Miras, Residivis di Kupang Aniaya Perempuan dan Tikam Warga

Mabuk Miras, Residivis di Kupang Aniaya Perempuan dan Tikam Warga

Dilahirkan Prematur, Orok Bayi Laki-laki di Kabupaten TTS Ditemukan Dimakan Anjing

Dilahirkan Prematur, Orok Bayi Laki-laki di Kabupaten TTS Ditemukan Dimakan Anjing

Polda NTT Punya Wakapolda Baru

Polda NTT Punya Wakapolda Baru

IRT di Flores Timur Ditikam Usai Mandikan Anak

IRT di Flores Timur Ditikam Usai Mandikan Anak

Polres Nagekeo Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Danga

Polres Nagekeo Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Danga

Selundupkan Minyak Tanah Subsidi Ke Rote Ndao, Ditpolairud Polda NTT Amankan Truk dan Ratusan Liter Minyak Tanah

Selundupkan Minyak Tanah Subsidi Ke Rote Ndao, Ditpolairud Polda NTT Amankan Truk dan Ratusan Liter Minyak Tanah

Komentar
Berita Terbaru