Selasa, 22 September 2026

Belasan Calon Tenaga Kerja Non Prosedural Asal NTT Diamankan Polisi di Pelabuhan Tenau-Kupang

Imanuel Lodja - Rabu, 17 Juni 2026 12:26 WIB
Belasan Calon Tenaga Kerja Non Prosedural Asal NTT Diamankan Polisi di Pelabuhan Tenau-Kupang
ist
Aparat keamanan saat mengamankan 13 calon tenaga kerja non prosedural di pelabuhan Tenau Kupang dan dibawa ke Polda NTT

digtara.com -Sebanyak 13 calon tenaga kerja asal Provinsi NTT diamankan polisi di pelabuhan Tenau-Kota Kupang akhir pekan lalu.

Baca Juga:

Para calon tenaga kerja ini hendak menumpang kapal Dharma Kartika V yang hendak berlayar dari Kupang ke Surabaya, Jawa Timur.

Ke-13 calon tenaga kerja ini diduga direktur secara non prosedural dan hendak bekerja di Kalimantan Tengah dan negara Malaysia.

Upaya pencegahan keberangkatan 13 calon tenaga non prosedural ini dilakukan aparat keamanan dari Dit Res PPA dan PPO Polda NTT setelah mendapatkan informasi dari masyarakat soal keberangkatan 13 calon tenaga kerja ini sekira pukul 23.00 Wita

Rencananya ke 13 orang ini akan diberangkatkan ke Kalimantan Tengah menggunakan kapal Dharma Kartika V dengan tujuan awal Surabaya.

Ke 13 orang tersebut rencana akan dipekerjakan di PT BAP yang merupakan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah.

Baca Juga:
Diperoleh informasi kalau keberangkatan mereka difasilitasi oleh DDS alias Dedi yang merupakan salah satu karyawan pada PT BAP.

Dedi merupakan pihak yang mendanai seluruh transportasi dan juga biaya makan dan minum ke 13 orang tersebut.

Salah satu perektur, OF alias Oris menginformasikan bahwa ke 13 calon tenaga kerja ini akan mendapatkan gaji/upah yang layak.

Mereka dijanjikan gaji Rp 4 juta hingga Rp 5 juta per bulan. Oris sendiri selama ini bekerja di PT BAP di wilayah Kalimantan Tengah.

Oris juga mengaku kalau Dedi meminta bantuan YS alias Yared untuk mencarikan dan memesan tiket kapal Dharma Kartika V tujuan Kupang-Surabaya untuk ke 13 orang yang akan diberangkatkan.

Setelah tiket kapal Dharma Kartika V dibelikan kemudian boarding passnya dibagikan kepada 13 orang.

Proses cek in bagi 13 calon tenaga kerja ini dilakukan oleh Yared. Saat proses di ruang tunggu, Yared dan 13 calon tenaga kerja ini langsung diamankan oleh petugas kepolisian.

Pihak penyidik Ditres PPA dan PPO polda NTT langsung melakukan gelar perkara serta berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi NTT guna mendapat informasi terkait legalitas perusahan yang telah melakukan proses perekrutan di wilayah Provinsi NTT.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Bupati Sumba Barat Dukung Polisi Tindak Tegas Pelaku Kejahatan

Bupati Sumba Barat Dukung Polisi Tindak Tegas Pelaku Kejahatan

Kontingen Taekwondo Polda NTT Raih Juara Umum II Kejurnas Piala Panglima TNI 2026

Kontingen Taekwondo Polda NTT Raih Juara Umum II Kejurnas Piala Panglima TNI 2026

Polwan Brimob Polda NTT Raih Medali Emas Open Turnamen Kejuaraan Tinju Piala Panglima TNI 2026

Polwan Brimob Polda NTT Raih Medali Emas Open Turnamen Kejuaraan Tinju Piala Panglima TNI 2026

Anggota Polres Sumba Timur Tersangka Pencurian Ternak Ditarik ke Ditsamapta Polda NTT

Anggota Polres Sumba Timur Tersangka Pencurian Ternak Ditarik ke Ditsamapta Polda NTT

Ditemani Kapolres Sumba Tengah, Kapolres Sumba Barat Melayat ke Rumah Duka Bawa Bantuan

Ditemani Kapolres Sumba Tengah, Kapolres Sumba Barat Melayat ke Rumah Duka Bawa Bantuan

Dukung Percepatan Penetapan Hutan Adat di NTT, Polda NTT Dorong Sinergi Pengelolaan Kamtibmas

Dukung Percepatan Penetapan Hutan Adat di NTT, Polda NTT Dorong Sinergi Pengelolaan Kamtibmas

Komentar
Berita Terbaru