Bupati Sumba Barat Dukung Polisi Tindak Tegas Pelaku Kejahatan
digtara.com -Personel Polres Sumba Barat, BKO Polres Sumba Timur, Sumba Barat Daya, serta Satuan Brimob Batalion C Pelopor menggelar apel pagi gabungan pasca-insiden pengrusakan mako yang terjadi beberapa waktu lalu.
Baca Juga:
- Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor
- Kembalikan Berkas Perkara Dokter Icha ke JPU, Penyidik Polda NTT Tunggu Petunjuk Jaksa
- Keroyok Orang Hingga Tewas di Tasikmalaya-Jawa Barat, Pelaku Ditangkap Resmob Polda NTT dan Polres TTS di Kota SoE
Turut hadir Wakapolres Sumba Barat, Kompol Ongko Tri Atmodjo, Danyon C Pelopor, Kompol Dennis Y.N. Leihitu, para Pejabat Utama (PJU) Polres Sumba Barat, Perwira Polres Sumba Timur, serta para Danki Batalion C Pelopor.
Bupati Sumba Barat Yohanis Dade menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolres Sumba Barat beserta seluruh jajaran yang telah melaksanakan tugas secara maksimal sesuai prosedur tetap (Protap) dan mekanisme kepolisian yang berlaku.
Bupati menegaskan bahwa berdasarkan hasil pengamatan dan informasi yang diterima, tindakan penangkapan dan penyergapan terhadap pelaku kejahatan yang dilakukan oleh anggota di lapangan sudah berada di jalur yang benar.
"Pada saat kejadian tersebut, saya juga telah berkomunikasi langsung dengan Bapak Kapolda NTT. Saya menyampaikan bahwa prosedur yang dilakukan oleh Polres Sumba Barat sudah benar dan kami mendukung agar wilayah ini aman sehingga anggota Polri di lapangan tidak ragu-ragu dalam bertindak sesuai aturan," ujar Bupati Sumba Barat.
Baca Juga:Ia juga mengingatkan agar publik melihat persoalan ini secara utuh.
Tindak pidana pencurian dan perampokan yang dilakukan oleh para pelaku dinilai telah menimbulkan keresahan serta dilakukan dengan cara-cara yang sangat sadis terhadap korban.
Oleh karena itu, ketika aparat kepolisian mengambil tindakan tegas dan terukur demi penegakan hukum, masyarakat diminta untuk menyerahkan sepenuhnya proses hukum tersebut kepada pihak yang berwenang.
Sebagai Kepala Daerah, Bupati Sumba Barat dengan tegas menyatakan dirinya bertanggung jawab penuh atas situasi keamanan dan ketertiban di wilayahnya, serta akan terus berkoordinasi dengan unsur Forkopimda demi menjaga kondusivitas daerah.
Ia juga mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sumba Barat agar tidak menyebarkan informasi simpang siur atau cerita tambahan yang belum pasti kebenarannya terkait insiden tersebut.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh personel BKO dari Polres Sumba Timur, Sumba Barat Daya dan Brimob Batalion C Pelopor yang sigap hadir membantu pengamanan pasca-kejadian.
Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor
Kembalikan Berkas Perkara Dokter Icha ke JPU, Penyidik Polda NTT Tunggu Petunjuk Jaksa
Keroyok Orang Hingga Tewas di Tasikmalaya-Jawa Barat, Pelaku Ditangkap Resmob Polda NTT dan Polres TTS di Kota SoE
Direktorat Binmas Polda NTT-Unwira Kupang Teken PKS Perkuat Kolaborasi Kepolisian dan Perguruan Tinggi
Polres Kupang Limpahkan Kasus Pembuangan Bayi di Amarasi ke Polda NTT