Jumat, 09 Oktober 2026

Tindakan Tegas dan Terukur Aparat Pada Residivis Berbuntut Pada Aksi Warga Datangi Polres Sumba Barat

Imanuel Lodja - Selasa, 15 September 2026 19:50 WIB
Tindakan Tegas dan Terukur Aparat Pada Residivis Berbuntut Pada Aksi Warga Datangi Polres Sumba Barat
ist
Tindakan Tegas dan Terukur Aparat Pada Residivis Berbuntut Pada Aksi Warga Datangi Polres Sumba Barat

digtara.com -Situasi di Markas Polres Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) sempat mencekam pada Selasa (15/9/2026) petang menyusul kedatangan keluarga dan sejumlah warga terkait tindakan tegas dan terukur aparat keamanan terhadap seorang warga asal Desa Baliledo, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat.

Baca Juga:

Situasi di sekitar Mapolres Sumba Barat sempat memanas dan ada aksi warga mengusung peti jenazah ke Mapolres.

Aparat keamanan sampai menembakkan gas air mata berusaha menghalau massa yang mulai bertindak anarkis di Mapolres Sumba Barat pada Selasa petang.

Keluarga korban yang terbawa emosi sempat melakukan aksi pelemparan batu dan kayu ke arah bangunan Mapolres Sumba Barat.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah kaca pada bangunan Polres Sumba Barat rusak dan pecah.

Warga dan keluarga korban mendatangi Polres Sumba Barat menyusul informasi mengenai dugaan penembakan seorang warga Baliledo yang diduga melibatkan oknum anggota Polres Sumba Barat.

Baca Juga:
Sejumlah video aksi massa di Mako Polres Sumba Barat berseliweran di media sosial menggambarkan situasi yang kurang kondusif di Mako Polres dan sekitarnya.

"Tembakan gas air mata sampai bikin hidung dan mata pedis pada jarak 800 meter dari Polres. Kami sudah tutup pintu rumah dan pakai masker tapi gas air mata tetap terasa," ujar Maria Ngongo, salah satu warga di Kota Waikabubak

David Leba juga menyampaikan hal yang sama. "Kami tidak berani masuk kota karena banyak warga yang ke Polres dan ada pelemparan," ujar David dalam pesan whatsappnya pada Selasa malam.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra tidak membantah informasi ini.

Kasus ini bermula dari penangkapan pelaku tindak pidana pencurian ternak serta tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku yang menyebabkan pelaku meninggal dunia.

Pada Selasa, 15 September 2026, tim gabungan Polres Sumba Barat menangkap pelaku pencurian ternak dengan kekerasan yang terjadi di wilayah Polres Sumba Barat.

Para pelaku yakni YKM alias Yeremias, warga Kampung Waikara, Desa Katikuloku, Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat.

ASBL alias Agus (46), warga Kampung Praidita, Desa Waimanu, Kecamatan Katikutana Selatan, Kabupaten Sumba Tengah.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kemnaker Salurkan 78 Paket Pelatihan Vokasi untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Kemnaker Salurkan 78 Paket Pelatihan Vokasi untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Ratusan Lembar Kawat Bronjong Digelapkan, Polres Malaka Tangkap Dua Pelaku di Takari-Kupang

Ratusan Lembar Kawat Bronjong Digelapkan, Polres Malaka Tangkap Dua Pelaku di Takari-Kupang

Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor

Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor

BNNP Sumut Buru Bandar Vape Narkoba Asal Kamboja, 64,69 Gram Etomidate Disita

BNNP Sumut Buru Bandar Vape Narkoba Asal Kamboja, 64,69 Gram Etomidate Disita

Tersangka Kasus Pemerkosaan di Malaka Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Belu

Tersangka Kasus Pemerkosaan di Malaka Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Belu

Ketua FKPT NTT Hadiri Monev BNPT-FKPT 2026 Rumuskan Strategi Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Daerah

Ketua FKPT NTT Hadiri Monev BNPT-FKPT 2026 Rumuskan Strategi Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Daerah

Komentar
Berita Terbaru