Polantas di NTT Diberi Pelatihan Manajemen Emosi Metode USEFT
digtara.com -Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda NTT melatih polisi lalu lintas (Polantas) manajemen emosi dengan metode Ultimate Spiritual Emotional Freedom Technique (USEFT) pada Senin (15/6/2026).
Baca Juga:
Kegiatan diselenggarakan di aula Timor Hotel Harper Kupang sebagai langkah menjaga kesehatan mental dan psikologis personel sekaligus memperkuat keharmonisan keluarga besar Polri.
Kegiatan juga dihadiri Ketua Bhayangkari Ranting Ditlantas Polda NTT, tim instruktur dan narasumber metode USEFT, serta perwira dan bintara di lingkungan Ditlantas Polda NTT.
Direktur Lalu Lintas Polda NTT, Kombes Pol. Dedy Eka Jaya Helmi menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada Kapolda NTT atas dukungan terhadap pelaksanaan pelatihan tersebut.
Dukungan pimpinan merupakan bukti nyata kepedulian institusi terhadap aspek yang paling mendasar dari setiap personel, yakni kesehatan mental dan psikologis sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Baca Juga:"Pelatihan ini merupakan bentuk perhatian dari pimpinan terhadap kesejahteraan psikologis anggota. Kesehatan mental yang baik akan menjadi modal utama bagi setiap personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga kualitas kehidupan keluarga di rumah,"* ujar Kombes Pol. Dedy Eka Jaya Helmi.
Apresiasi juga disampaikan kepada Ketua Bhayangkari Daerah NTT yang memiliki pandangan visioner dengan melibatkan Bhayangkari dalam kegiatan tersebut.
Keberhasilan anggota Polri dalam menjalankan tugas tidak dapat dipisahkan dari dukungan dan keharmonisan keluarga.
"Kesuksesan seorang anggota Polri di lapangan sangat erat kaitannya dengan kondisi keluarganya. Ketika rumah tangga harmonis, maka anggota akan lebih fokus, lebih tenang, dan lebih optimal dalam menjalankan tugas pengabdiannya kepada masyarakat," ujarnya.
Dirlantas Polda NTT menjelaskan bahwa tugas anggota Polantas kompleks karena menjadi etalase atau wajah terdepan Polda NTT yang berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari.
Kondisi tersebut, kata Dirlantas, menjadi sumber tekanan psikologis atau stresor yang apabila tidak dikelola dengan baik dapat menumpuk dan berdampak negatif terhadap perilaku maupun kualitas hidup anggota.
Songsong HUT Polantas Ke-71, Direktur Lalu Lintas Polda NTT dan Jajaran Anjangsana Ke Purnawirawan dan Anggota Sakit
Pangdam IX/Udayana Silaturahmi Dengan Kapolda NTT dan Jajaran
Polda Sultra Bantu Rp 600 Juta Bagi Korban Gempa Bumi Flores
Kapolda NTT Salurkan Bantuan untuk 9 Keluarga TNI AD Terdampak Kebakaran Asrama Kuanino
Kasus Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Oleh Mahasiswa di Kupang Diselesaikan Secara Damai