Ini Empat Buronan Penyelundup WNA China dan Uzbekistan di Rote Ndao
digtara.com -Polda NTT dan Polres Rote Ndao meminta masyarakat melapor mengenai keberadaan empat pelaku people smuggling yang masih buron.
Baca Juga:
Namun perjalanan tersebut tak berhasil sehingga mereka diamankan Polres Rote Ndao.
Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, dalam rilis di Mapolda NTT, Kamis (11/6/2026), menampilkan wajah keempat pelaku yang juga warga Sulawesi Tenggara ini.
Wajah keempatnya juga telah disebarluaskan untuk mendapatkan informasi dari masyarakat.
Kasus People smuggling yang melibatkan keempatnya ini terjadi 26 Februari 2026.
Baca Juga:Warga negara asing yang terlibat ialah empat warga asal China dan tiga warga Uzbekistan.
Kapal yang mereka tumpangi ini melalui Pantai Masidae Inaoe, Kecamatan Rote Selatan.
Kapal tersebut mereka biarkan di pinggir pantai termasuk barang maupun penumpang.
Keempatnya pun masuk daftar pencarian orang (DPO) dan masih diburu hingga dengan saat ini.
"Kejadian ini melibatkan empat orang yang masih DPO dan berasal dari Sulawesi Tenggara. Kasus masih dalam tahap penyelidikan dan kami koordinasikan dengan Dires PPA-PPO hingga Bareskrim Polri," jelas Mardiono saat itu.
Pihaknya menyebut informasi ini diperlukan penyidik untuk membongkar jaringan kasus people smuggling ini.
"Kami juga mencari pelaku yang belum tertangkap dan jaringan yang menjadi akar kasus ini," tandasnya.
14 WNA Uzbekistan Over Stay, Kantor Imigrasi Dalami Dugaan TPPM
Polisi Selidiki Tiga WNI diduga Fasilitasi Keberangkatan Belasan WNA Uzbekistan
Kasus KDRT P21, Mantan Kades di Rote Ndao Diserahkan ke Kejaksaan
Belasan WNA Uzbekistan Terdampar di Kampung Air Panas-Pantar Kabupaten Alor
Kapolres Rote Ndao Tegaskan Tidak Ada Intimidasi Anggota Polsek Rote Barat di Seed Resort