Sabtu, 12 September 2026

Ini Empat Buronan Penyelundup WNA China dan Uzbekistan di Rote Ndao

Imanuel Lodja - Kamis, 11 Juni 2026 20:30 WIB
Ini Empat Buronan Penyelundup WNA China dan Uzbekistan di Rote Ndao
ist
Ini Empat Buronan Penyelundup WNA China dan Uzbekistan di Rote Ndao

digtara.com -Polda NTT dan Polres Rote Ndao meminta masyarakat melapor mengenai keberadaan empat pelaku people smuggling yang masih buron.

Baca Juga:

Keempat pelaku ini sebelumnya diketahui membawa masuk tujuh warga negara asing (WNA) asal Uzbekistan dan Tiongkok melalui perairan Kabupaten Rote Ndao.

Namun perjalanan tersebut tak berhasil sehingga mereka diamankan Polres Rote Ndao.

Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, dalam rilis di Mapolda NTT, Kamis (11/6/2026), menampilkan wajah keempat pelaku yang juga warga Sulawesi Tenggara ini.

Wajah keempatnya juga telah disebarluaskan untuk mendapatkan informasi dari masyarakat.

Kasus People smuggling yang melibatkan keempatnya ini terjadi 26 Februari 2026.

Baca Juga:
Warga negara asing yang terlibat ialah empat warga asal China dan tiga warga Uzbekistan.

Kapal yang mereka tumpangi ini melalui Pantai Masidae Inaoe, Kecamatan Rote Selatan.

Kapal tersebut mereka biarkan di pinggir pantai termasuk barang maupun penumpang.

Keempatnya pun masuk daftar pencarian orang (DPO) dan masih diburu hingga dengan saat ini.

"Kejadian ini melibatkan empat orang yang masih DPO dan berasal dari Sulawesi Tenggara. Kasus masih dalam tahap penyelidikan dan kami koordinasikan dengan Dires PPA-PPO hingga Bareskrim Polri," jelas Mardiono saat itu.

Kapolres meminta agar masyarakat melapor apabila mendapat informasi mengenai keberadaan pelaku yang masih buron ini. Masyarakat dapat melaporkan langsung ke 110.

Pihaknya menyebut informasi ini diperlukan penyidik untuk membongkar jaringan kasus people smuggling ini.

"Kami juga mencari pelaku yang belum tertangkap dan jaringan yang menjadi akar kasus ini," tandasnya.

Dalam pemeriksaan terhadap para WNA tersebut pun ia menyebut ada kendala terhadap bahasa sehingga membutuhkan penerjemah.

Penyidik Unit Tipidter Polres Rote Ndao tengah menangani satu kasus penyelundupan warga negara Uganda.

Kasus pada Februari 2026 ini juga terungkap karena WNA ini menyewa kapal ke Australia melalui perairan Rote Barat Daya.

"Untuk pelaku adalah RAL yang adalah warga Rote dengan tujuan memperoleh sejumlah uang. Barang bukti saat ini Rp 14 juta. Kasus ini sudah dilimpahkan ke kejaksaan atau tahap II," jelas Kapolres.

RAL disangkakan Undang-undang Keimigrasian sesuai KUHP dengan ancaman hukumannya hingga empat tahun penjara atas keterlibatannya tersebut.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kurang Dari Dua Jam, Pelaku Kasus Cabul di Rote Ndao Dibekuk Polisi

Kurang Dari Dua Jam, Pelaku Kasus Cabul di Rote Ndao Dibekuk Polisi

Warga Rote Ndao Nyaris Tewas Ditebas Parang Oleh Rekannya

Warga Rote Ndao Nyaris Tewas Ditebas Parang Oleh Rekannya

Tabrakan Antar Sepeda Motor di Rote Ndao, ASN Dishub Rote Ndao Meninggal Dunia

Tabrakan Antar Sepeda Motor di Rote Ndao, ASN Dishub Rote Ndao Meninggal Dunia

Lagi, Dua Tersangka Kasus BBM di Rote Ndao Dilimpahkan ke Kejaksaan

Lagi, Dua Tersangka Kasus BBM di Rote Ndao Dilimpahkan ke Kejaksaan

Donasi Posko Peduli Kemanusiaan Berakhir, Polres Rote Ndao Kirim Bantuan ke Flores

Donasi Posko Peduli Kemanusiaan Berakhir, Polres Rote Ndao Kirim Bantuan ke Flores

Terungkap Lansia Perempuan Yang Ditemukan Meninggal di Rote Ndao Ternyata Ditanduk Rusa

Terungkap Lansia Perempuan Yang Ditemukan Meninggal di Rote Ndao Ternyata Ditanduk Rusa

Komentar
Berita Terbaru