Senin, 27 Juli 2026

Ini Empat Buronan Penyelundup WNA China dan Uzbekistan di Rote Ndao

Imanuel Lodja - Kamis, 11 Juni 2026 20:30 WIB
Ini Empat Buronan Penyelundup WNA China dan Uzbekistan di Rote Ndao
ist
Ini Empat Buronan Penyelundup WNA China dan Uzbekistan di Rote Ndao

digtara.com -Polda NTT dan Polres Rote Ndao meminta masyarakat melapor mengenai keberadaan empat pelaku people smuggling yang masih buron.

Baca Juga:

Keempat pelaku ini sebelumnya diketahui membawa masuk tujuh warga negara asing (WNA) asal Uzbekistan dan Tiongkok melalui perairan Kabupaten Rote Ndao.

Namun perjalanan tersebut tak berhasil sehingga mereka diamankan Polres Rote Ndao.

Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, dalam rilis di Mapolda NTT, Kamis (11/6/2026), menampilkan wajah keempat pelaku yang juga warga Sulawesi Tenggara ini.

Wajah keempatnya juga telah disebarluaskan untuk mendapatkan informasi dari masyarakat.

Kasus People smuggling yang melibatkan keempatnya ini terjadi 26 Februari 2026.

Baca Juga:
Warga negara asing yang terlibat ialah empat warga asal China dan tiga warga Uzbekistan.

Kapal yang mereka tumpangi ini melalui Pantai Masidae Inaoe, Kecamatan Rote Selatan.

Kapal tersebut mereka biarkan di pinggir pantai termasuk barang maupun penumpang.

Keempatnya pun masuk daftar pencarian orang (DPO) dan masih diburu hingga dengan saat ini.

"Kejadian ini melibatkan empat orang yang masih DPO dan berasal dari Sulawesi Tenggara. Kasus masih dalam tahap penyelidikan dan kami koordinasikan dengan Dires PPA-PPO hingga Bareskrim Polri," jelas Mardiono saat itu.

Kapolres meminta agar masyarakat melapor apabila mendapat informasi mengenai keberadaan pelaku yang masih buron ini. Masyarakat dapat melaporkan langsung ke 110.

Pihaknya menyebut informasi ini diperlukan penyidik untuk membongkar jaringan kasus people smuggling ini.

"Kami juga mencari pelaku yang belum tertangkap dan jaringan yang menjadi akar kasus ini," tandasnya.

Dalam pemeriksaan terhadap para WNA tersebut pun ia menyebut ada kendala terhadap bahasa sehingga membutuhkan penerjemah.

Penyidik Unit Tipidter Polres Rote Ndao tengah menangani satu kasus penyelundupan warga negara Uganda.

Kasus pada Februari 2026 ini juga terungkap karena WNA ini menyewa kapal ke Australia melalui perairan Rote Barat Daya.

"Untuk pelaku adalah RAL yang adalah warga Rote dengan tujuan memperoleh sejumlah uang. Barang bukti saat ini Rp 14 juta. Kasus ini sudah dilimpahkan ke kejaksaan atau tahap II," jelas Kapolres.

RAL disangkakan Undang-undang Keimigrasian sesuai KUHP dengan ancaman hukumannya hingga empat tahun penjara atas keterlibatannya tersebut.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Hindari Kucing, Dua Ibu Rumah Tangga Jatuh Dari Sepeda Motor Hingga Masuk Selokan

Hindari Kucing, Dua Ibu Rumah Tangga Jatuh Dari Sepeda Motor Hingga Masuk Selokan

Cuaca Ekstrim, Warga Di Rote Barat Dihimbau Tidak Melaut

Cuaca Ekstrim, Warga Di Rote Barat Dihimbau Tidak Melaut

Penghujung Masa Tugas di Rote Ndao, Kapolres Bagi Sepatu Bagi Siswa Pulau Terluar

Penghujung Masa Tugas di Rote Ndao, Kapolres Bagi Sepatu Bagi Siswa Pulau Terluar

Belasan Siswa di Rote Ndao Selamat Dalam Kecelakaan Laut Saat Menumpang Kapal Body Batang ke Sekolah

Belasan Siswa di Rote Ndao Selamat Dalam Kecelakaan Laut Saat Menumpang Kapal Body Batang ke Sekolah

14 WNA Uzbekistan Over Stay, Kantor Imigrasi Dalami Dugaan TPPM

14 WNA Uzbekistan Over Stay, Kantor Imigrasi Dalami Dugaan TPPM

Polisi Selidiki Tiga WNI diduga Fasilitasi Keberangkatan Belasan WNA Uzbekistan

Polisi Selidiki Tiga WNI diduga Fasilitasi Keberangkatan Belasan WNA Uzbekistan

Komentar
Berita Terbaru