Dengar Kabar Istri Petugas MCH PPIH Meninggal, Wamenhaj Dahnil Terbang ke Malang Beri Dukungan Moral
digtara.com - Berita duka tengah menyelimuti keluarga besar Muhaimin, seorang petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 dari tusi Media Center Haji (MCH). Di tengah dedikasinya melayani para "Tamu Allah" di Tanah Suci, ia harus menerima kenyataan pahit atas kepergian sang istri tercinta, Diana Maf'ulla, yang meninggal dunia setelah sempat berjuang melawan sakit.Lantaran tengah mengemban amanah negara yang belum usai, pria yang akrab disapa Cak Imin itu harus menahan rindu dan kepedihan karena belum dapat pulang untuk mendampingi langsung proses pemakaman sang istri di Malang, Jawa Timur.
Baca Juga:
Kehadiran Wamenhaj Dahnil sebagai bentuk penghormatan dan empati yang mendalam atas musibah yang diterima oleh Cak Imin beserta keluarga besarnya serta dukungan moral dan pelipur lara bagi anak-anak dan keluarga yang ditinggalkan.
Wamenhaj Sapa Cak Imin via Panggilan Video Call
Di sela-sela momen takziah tersebut, Wamenhaj Dahnil menyempatkan diri untuk terhubung langsung dengan Cak Imin melalui sambungan panggilan video (video call). Saat itu, Cak Imin tengah beristirahat di akomodasi petugas haji di Hotel Diwan Al Aseel, Jeddah.
Senyum ketegaran terpancar dari wajah Cak Imin saat melihat pimpinan tertingginya hadir memberikan doa secara langsung di ruang tamu rumahnya.
Baca Juga:"Kehadiran Pak Wamen beserta para pimpinan Kemenhaj (ke rumah) ini menjadi penghibur bagi kami. Ini menjadi kekuatan tersendiri bagi kami, anak kami, keluarga kami. Mudah-mudahan ini menjadi penguat bagi kami," ungkap Cak Imin.
Bagi Cak Imin, keikhlasan mendiang istrinya melepas sang suami bertugas ke Tanah Suci adalah wujud nyata dari pengorbanan keluarganya. Perhatian dari kementerian ini dianggapnya sebagai sebuah kehormatan yang semakin membulatkan tekadnya untuk menuntaskan amanah hingga akhir masa operasional.
Kisah Badal Umrah: "Sa'i Selesai, Pemakaman Selesai"
Dalam perbincangan hangat tersebut, Wamenhaj sempat menanyakan apakah Cak Imin sudah mem-badal-kan (menggantikan ibadah) umrah untuk almarhumah istrinya. Dengan suara yang sedikit bergetar namun tegar, Cak Imin membagikan momen spiritual yang dialaminya.
Pada Rabu (10/06/2026) pagi waktu Arab Saudi, Cak Imin sempat meminta izin kepada pimpinannya di MCH untuk berangkat ke Masjidil Haram. Niat awalnya adalah murni untuk memanjatkan doa kesembuhan di depan Ka'bah, lantaran sang istri baru saja dikabarkan masuk ruang Intensive Care Unit (ICU).
Ditengah suasana yang menyedihkan dan mendebarkan, apakah lanjut atau kembali ke hotel? Cak Imin memantapkan langkahnya untuk lanjut ke Masjidil Haram. Ia segera singgah daerah Tan'im, tepatnya di Masjid Sayyidah Aisyah (salah satu batas miqat) untuk meluruskan niat melakukan badal umrah yang dihajatkan khusus bagi almarhumah.
Ada sinkronisasi waktu yang begitu menggetarkan hati saat ia menunaikan rukun-rukun umrah tersebut dari Makkah, bersamaan dengan prosesi pemakaman istrinya di Malang.
"Ketika saya melaksanakan badal umrah, juga pas istri lagi diproses sampai dengan penguburan. Alhamdulillah, sa'i selesai, penguburan (di Malang) selesai. Insyaallah tugas saya sebagai suami sudah paripurna," tutur Cak Imin menahan haru.
Ia pun membagikan satu impian yang belum sempat terwujud. Rencana awalnya, setelah tugas negara ini purna, ia ingin sekali mengajak sang istri kembali ke Tanah Suci untuk umrah dan berziarah ke Makkah dan Madinah bersama-sama. "Tapi ya, takdir berkata lain, Pak Wamen. Allah lebih sayang," ucapnya ikhlas.
Baca Juga:Kini, berbekal doa dan ketegaran dari keluarganya di Tanah Air, Cak Imin berkomitmen untuk tidak mundur satu langkah pun. Ia dijadwalkan akan tetap ikut bergeser ke Madinah pada 16 Juni mendatang untuk mengawal kepulangan jemaah gelombang kedua, dan baru akan kembali ke Indonesia pada penerbangan kloter terakhir petugas Daker Bandara, yakni pada 2 Juli 2026 mendatang.
"Sehat-sehat ya, Mas," ucap Wamenhaj Dahnil mengakhiri panggilan, menutup interaksi yang membuktikan besarnya pengorbanan seorang petugas haji di lapangan. (San).
Puncak Haji di Arafah, Aip Saipul Titikkan Air Mata Ingat Kesalahan kepada Mahasiswanya
Tugas Belum Selesai, Inspektorat Kemenhaj Minta Petugas Terus Layani Jemaah Sampai Tuntas
135.367 Jemaah Bayar Dam Lewat Adahi, Kemenhaj Dapat Penghargaan dari Yayasan Waqaf Al-Musha
Kerugian Capai Milyaran, Kemenhaj Tindak Tegas Oknum KBIHU Nakal
Oknum KBIHU Tipu Badal Haji dan Dam Hingga Milyaran, Wamenhaj Dahnil Siap Tertibkan