Dukung Pengelolaan Haji Profesional, UIN Sunan Kudus Siap Gelar Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah ke-5 di Semarang
digtara.com - UIN Sunan Kudus terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan profesionalisme penyelenggaraan ibadah haji dan umrah melalui program sertifikasi pembimbibg haji dan umrah. Hingga saat ini, program tersebut telah diselenggarakan sebanyak empat kali sejak pertama kali dilaksanakan pada 2023.
Baca Juga:
- UIN Sunan Kudus Gandeng Puluhan Jurnalis Lintas Media, Perkuat Branding Kampus
- Wisuda ke-41 Program Sarjana dan Wisuda ke-23 Program Magister, Rektor UIN Sunan Kudus: Jadilah Alumni yang Memberi Manfaat bagi Umat
- KBIHU Babussalam NU Temanggung Sukses Dampingi 580 Jemaah Haji 2026, Siap Sambut Pembinaan Haji 2027 Lebih Optimal
Rektor UIN Sunan Kudus, Prof. Abdurrohman Kasdi, menyampaikan bahwa pelaksanaan sertifikasi ini didukung oleh landasan hukum dan kelembagaan yang kuat. UIN Sunan Kudus telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan instansi pemerintah yang membidangi penyelenggaraan haji dan umrah, mulai dari Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) hingga Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).
"Secara legal-formal kami memiliki dasar hukum yang kuat dalam menyelenggarakan sertifikasi pembimbjng haji dan umrah," ujar Prof. Abdurrohman Kasdi disela agenda Media Gathering di Magelang, Rabu (22/07/2026).
Menurutnya, program ini mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat. Setiap angkatan diikuti oleh peserta dalam jumlah besar dengan antusiasme yang tinggi. Hal tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan akan peningkatan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia di bidang penyelenggaraan haji dan umrah.
Untuk menjaga kualitas pelaksanaan, UIN Sunan Kudus menghadirkan narasumber yang kompeten, terdiri atas para guru besar yang memiliki keahlian dan pengalaman di bidang haji, akademisi, praktisi, serta pejabat dari Kementerian Haji dan Umrah.
"Kami berharap program ini dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan profesionalisme para pembimbing dan penyelenggara haji sehingga pelayanan kepada jemaah semakin berkualitas," tambahnya.
Baca Juga:
Prof. Abdurrohman Kasdi juga memastikan bahwa program sertifikasi akan terus berlanjut. Setelah empat angkatan berhasil diselenggarakan sejak 2023.
"Sertifikasi pembimbing haji dan umrah angkatan kelima dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam mencetak pembimbing haji yang profesional, kompeten, dan berintegritas," tegasnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) UIN Sunan Kudus, Prof. M. Nur Ghufron menambahkan, kegiatan sertifikasi pembimbing haji dan umrah profesional untuk kelima akan dijadwalkan besok 28 Agustus hingga 2 September di Semarang.
"Penyelenggaraan sertifikasi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang penyelenggaraan ibadah haji dan umrah," ungkap Prof Ghufron.
Prof Ghufron menjelaskan, sebelumnya kegiatan serupa telah diselenggarakan di sejumlah daerah, yakni di Pati, Demak sebanyak dua kali, serta Grobogan. Tahun ini, Semarang dipilih sebagai lokasi pelaksanaan dengan harapan dapat menjangkau peserta yang lebih luas.
"Selama ini kegiatan lebih banyak dilaksanakan di daerah. Kali ini kami berupaya menyelenggarakannya di ibu kota provinsi sehingga harapannya dapat memenuhi target peserta. Kami (FDKI UIN Sunan Kudus, red) menargetkan 100 peserta mengikuti sertifikasi tersebut," pungkasnya. (San).
UIN Sunan Kudus Gandeng Puluhan Jurnalis Lintas Media, Perkuat Branding Kampus
Wisuda ke-41 Program Sarjana dan Wisuda ke-23 Program Magister, Rektor UIN Sunan Kudus: Jadilah Alumni yang Memberi Manfaat bagi Umat
KBIHU Babussalam NU Temanggung Sukses Dampingi 580 Jemaah Haji 2026, Siap Sambut Pembinaan Haji 2027 Lebih Optimal
Juleha Demak Kompak Bayar Dam Tamattu di Tanah Air, Beri Manfaat yang Lebih Luas Bagi Masyarakat
Haji Wafiq Guru Asal Demak Ajak Tenaga Pendidik Menabung Sejak Dini untuk Naik Haji