Kamis, 10 September 2026

Masalah Ternak Domba, Warga Rote Ndao Tewas Ditebas dengan Parang

Imanuel Lodja - Sabtu, 18 April 2026 18:00 WIB
Masalah Ternak Domba, Warga Rote Ndao Tewas Ditebas dengan Parang
ist
Aparat kepolisian melakukan olah TKP di lokasi pembunuhan

digtara.com -Penganiayaan berat menggunakan parang terjadi lagi di Kabupaten Rote Ndao pada Jumat (17/4/2026).

Baca Juga:

AM (54) meninggal dunia setelah dianiaya dengan kayu dan dibacok beberapa kali dengan parang.

Warga RT 010/RW 005, Dusun Ombalain, Desa Dalekesa, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao ini ditemukan meninggal dunia di lokasi persawahan Kukafu, Kabupaten Rote Ndao.

Ia dibunuh oleh JA (63) yang juga warga Dusun Sunsha, Desa Dalekesa, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao.

Baca Juga:
Keterlibatan JA dalam kasus ini disampaikan JA sendiri usai menyerahkan diri ke kepala desa Dalek Esa, Arianto Pandie.

Ia mendatangi kepala desa pada Jumat malam dan mengaku sudah membunuh korban karena masalah ternak domba.

Kepala desa pun meminta bantuan Polsek Rote Barat Daya untuk mengamankan JA.

"Personel Polsek Rote Barat Daya sudah mengamankan terduga pelaku JA," ungkap Kapolsek Rote Barat Daya, Ipda Subur Gunawan pada Sabtu (18/4/2026).

Peristiwa ini kemudian dilaporkan di SPKT Polres Rote Ndao dengan laporan polisi nomor LP/B/71/IV/2026/SPKT/Polres Rote Ndao, tanggal 18 April 2026.

Dalam pengakuannya, JA mengaku kalau pada Jumat petang sekitar pukul 17.00 WITA, iaa ke kompleks persawahan Kukafu untuk melihat hewan ternak (domba) yang berada di sekitar lokasi persawahan kukafu.

Baca Juga:
JA bertemu dengan korban AM yang kebetulan sedang membawa satu ekor domba.

JA mengenali domba tersebut adalah miliknya sehingga ia menanyakan alasan korban membawa dombanya.

Korban AM langsung mengambil parang dan mengayunkan ke arah terduga pelaku JA.

JA dapat menghindar dan berhasil meraih sebatang kayu yang ada di sekitarnya, kemudian memukul korban AM.

AM kemudian melarikan diri meninggalkan domba tersebut dan berlari ke arah kompleks persawahan Kukafu.

Terduga pelaku JA mengejar korban AM dari arah belakang,

Baca Juga:
Sesampainya di pagar komplek persawahan Kukafu, korban berhenti dan kembali mengayunkan parangnya ke arah JA.

Saat yang bersamaan, pelaku juga memukul korban menggunakan kayu dan mengenai tangan korban.

Parang tersebut terlepas dari tangan AM dan jatuh ke tanah.

JA mengambil parang milik korban dan menebas atau membacok korban sebanyak tiga kali mengenai bagian kepala, leher dan kaki.

Saat polisi datang di lokasi kejadian untuk olah TKP, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang langsung diamankan.

Olah TKP dilakukan anggota Polsek bersama tim identifikasi Sat Reskrim Polres Rote Ndao.

Baca Juga:
Korban AM langsung dievakuasi ke RSUD Ba'a untuk dilakukan Visum Et Repertum (VE).

Barang bukti dan terduga pelaku langsung dibawa ke Mapolres Rote Ndao untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,

Kapolsek berharap masyarakat tidak terprovokasi untuk melakukan hal yang dapat memperkeruh suasana.

"Biarkan Polri bekerja sesuai SOP dan berikan informasi jika berkaitan dengan peristiwa ini," himbau Kapolsek.

Penyelidikan terus dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Rote Ndao maupun Polsek Rote Barat Daya.

"Kami sangat membutuhkan dukungan masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan. Jika terdapat potensi tindak pidana di lingkungannya segera berkoordinasi dengan Polsek Rote Barat Daya untuk dapat dilakukan tindakan kepolisian," tandas Ipda Subur Gunawan.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pasukan Brimob Dilepas Ratusan Pelajar di Labuan Bajo Usai Misi Kemanusiaan di Flores

Pasukan Brimob Dilepas Ratusan Pelajar di Labuan Bajo Usai Misi Kemanusiaan di Flores

Polres Sumba Barat Beri Trauma Healing Bagi 14 Anak Korban Pencabulan Guru

Polres Sumba Barat Beri Trauma Healing Bagi 14 Anak Korban Pencabulan Guru

Dua Petani di Sumba Barat Daya Tewas Dibacok Parang Saat Acara Adat

Dua Petani di Sumba Barat Daya Tewas Dibacok Parang Saat Acara Adat

Siswi Sekolah Dasar di Kupang Jadi Korban Pencurian Perhiasan Emas, Polisi Telusuri Jejak Pelaku

Siswi Sekolah Dasar di Kupang Jadi Korban Pencurian Perhiasan Emas, Polisi Telusuri Jejak Pelaku

Dua Tahun Buron, Tiga DPO Kasus Penyerangan dan Pembunuhan di Sumba Barat Daya Ditangkap Polisi

Dua Tahun Buron, Tiga DPO Kasus Penyerangan dan Pembunuhan di Sumba Barat Daya Ditangkap Polisi

Cari Pakan Ternak, Petani di Amarasi-Kupang Temukan Tulang dan Tengkorak Manusia

Cari Pakan Ternak, Petani di Amarasi-Kupang Temukan Tulang dan Tengkorak Manusia

Komentar
Berita Terbaru