KPK Resmi Tahan Yaqut Cholil Qoumas dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Baca Juga:
Sebelumnya, Yaqut mengajukan gugatan praperadilan untuk menguji sah atau tidaknya penetapan dirinya sebagai tersangka oleh KPK. Namun gugatan tersebut ditolak oleh majelis hakim.
Asep Guntur Rahayu menyebut putusan praperadilan tersebut menegaskan bahwa penetapan tersangka oleh penyidik KPK telah sesuai dengan prosedur hukum.
Baca Juga:"Dalam sidang praperadilan yang diputus pada Rabu, 11 Maret 2026, pengajuan praperadilan dari saudara YCQ ditolak. Artinya, penetapan tersangka oleh penyidik KPK sudah benar secara formal," ujarnya.
Kasus Korupsi Kuota Haji Berawal dari Penyidikan 2025
Kasus dugaan korupsi kuota haji yang menjerat Yaqut Cholil Qoumas bermula pada 9 Agustus 2025 ketika KPK secara resmi mengumumkan dimulainya penyidikan.
Pada tahap awal penyidikan, KPK juga langsung mengambil langkah pencegahan ke luar negeri terhadap tiga orang yang dianggap memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.
Penyidikan terus berkembang hingga akhirnya KPK menetapkan Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dan memutuskan untuk melakukan penahanan setelah alat bukti dinilai mencukupi.
Baca Juga:Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut pengelolaan kuota haji Indonesia yang setiap tahunnya melibatkan ratusan ribu calon jemaah serta anggaran besar dari negara.
KPK Akhiri Program JNBA 2026 di Sumba Barat Daya
Di Sumba Barat Daya-NTT, KPK Perluas Jaringan Anti Korupsi Hingga ke Sekolah
KPK Ajarkan Nilai Integritas Bagi Ratusan Siswa SDK Delo Sumba Barat Daya
Perkuat Pencegahan Korupsi Sejak Dini, KPK Gelar "KPK Mengajar" di Pelosok Sumba Timur
Hadir di Sumba Timur Lewat JNBA 2026, KPK Perkuat Budaya Antikorupsi hingga Pelosok Negeri