Selasa, 22 September 2026

Perkuat Pencegahan Korupsi Sejak Dini, KPK Gelar "KPK Mengajar" di Pelosok Sumba Timur

Imanuel Lodja - Sabtu, 08 Agustus 2026 09:25 WIB
Perkuat Pencegahan Korupsi Sejak Dini, KPK Gelar "KPK Mengajar" di Pelosok Sumba Timur
ist
Ratusan pelajar SDM Anduwatu Sumba Timur mengikuti kegiatan "KPK Mengajar" dalam program JNBA 2026

digtara.com -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui pendidikan antikorupsi sejak usia dini.

Baca Juga:

Melalui program Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA) 2026, KPK menggelar kegiatan 'KPK Mengajar' di Sekolah Dasar Masehi (SDM) Anduwatu, Desa Praibokul, Kecamatan Matawai La Pawu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa tenggara Timur (NTT), Rabu (5/8/2026) lalu.

Sebanyak 150 siswa mengikuti kegiatan pembelajaran yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan.

Melalui pemutaran film edukatif, permainan kelompok, serta sesi tanya jawab, para siswa diajak mengenal nilai-nilai integritas yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) 1 pada Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi (Soskam) KPK, Medio Venanda Sukarta, menekankan bahwa pendidikan antikorupsi perlu ditanamkan sejak dini sebagai fondasi pembentukan karakter generasi penerus bangsa.

"KPK meyakini bahwa membangun generasi berintegritas merupakan investasi jangka panjang dalam pencegahan korupsi. Ketika nilai-nilai anti korupsi telah menjadi kebiasaan sejak kecil, anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang mampu mengambil keputusan secara jujur dan bertanggung jawab ketika kelak menjadi pemimpin maupun warga negara," lanjut Medio.

Baca Juga:
Dalam kegiatan tersebut, KPK mengenalkan tiga nilai utama anti korupsi kepada para siswa, yakni kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

Kejujuran ditanamkan melalui kebiasaan berkata dan bertindak apa adanya, kedisiplinan diwujudkan dengan menghargai waktu serta menaati aturan, sementara tanggung jawab dibangun melalui keberanian menyelesaikan tugas dan menerima konsekuensi atas setiap tindakan.

Kepala SDM Anduwatu, Martha May Kobul, mengapresiasi kehadiran KPK di Kecamatan Matawai La Pawu.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik untuk membangun karakter yang jujur dan berintegritas sejak usia sekolah dasar.

"Kehadiran KPK di sekolah kami menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi para siswa. Materi disampaikan dengan cara yang menyenangkan sehingga anak-anak mudah memahami bahwa sikap jujur dan bertanggung jawab merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjangkau sekolah-sekolah di daerah," kata Martha.

Kegiatan KPK Mengajar di SDM Anduwatu merupakan bagian dari rangkaian program JNBA 2026 yang menjangkau berbagai daerah di Indonesia, termasuk wilayah-wilayah terpencil.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Razia Mendadak Lapas Waingapu-Sumba Timur, Petugas dan Polisi Tidak Temukan Narkoba dan Barang Terlarang

Razia Mendadak Lapas Waingapu-Sumba Timur, Petugas dan Polisi Tidak Temukan Narkoba dan Barang Terlarang

Anggota Polres Sumba Timur Tersangka Pencurian Ternak Ditarik ke Ditsamapta Polda NTT

Anggota Polres Sumba Timur Tersangka Pencurian Ternak Ditarik ke Ditsamapta Polda NTT

Kadin Sumut dan KPK Gelar Rakor Pencegahan Korupsi dalam Pelayanan AMDAL

Kadin Sumut dan KPK Gelar Rakor Pencegahan Korupsi dalam Pelayanan AMDAL

Polisi-Jasa Raharja dan Dishub Sumba Timur Tertibkan Kendaraan Hibah Yang Dipakai Jadi Angkutan Umum

Polisi-Jasa Raharja dan Dishub Sumba Timur Tertibkan Kendaraan Hibah Yang Dipakai Jadi Angkutan Umum

BREAKING NEWS!Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

BREAKING NEWS!Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Jadi Penadah, Anggota Polres Sumba Timur Jadi Tersangka Kasus Curnak

Jadi Penadah, Anggota Polres Sumba Timur Jadi Tersangka Kasus Curnak

Komentar
Berita Terbaru