Selasa, 22 September 2026

Potong Pohon Lontar, Petani di Lembata-NTT Malah Tewas Tertimpa Pohon Kelapa

Imanuel Lodja - Selasa, 22 September 2026 15:25 WIB
Potong Pohon Lontar, Petani di Lembata-NTT Malah Tewas Tertimpa Pohon Kelapa
net
Ilustrasi.

digtara.com -Karolus Kalu (69), seorang petani di Kabupaten Lembata, NTT meninggal dunia setelah tertimpa pohon kelapa pada Senin (21/9/2026) petang.

Baca Juga:

Warga Desa Waimatan, Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata ini tertimpa pohon kelapa saat berada di kebun Waikagang, Desa Waimatan, kecamatan. Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata.

Pada Senin petang sekitar pukul 16.30 Wita, korban datang menemui Paskalis Raya dan Rofus Sira untukotong membantu menebang pohon lontar yang berada di lokasi kebun Waikagang, Desa Waimatan, Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata.

Saat tiba di kebun, korban bersama-sama dengan Paskalis dan Rofus mulai menebang pohon lontar menggunakan mesin sensor.

Pada Saat itu Paskalis Raya bertugas menyensor pohon lontar tersebut. Sementara korban bersama Rofus, Yohanes Vianey Purek dan Gaspar Buang menarik tali yang diikatkan pada pohon lontar dengan tujuan membantu menarik pohon agar tumbang.

Ketika pohon lontar tersebut tumbang langsung menghantam pohon kelapa yang juga berada di depan pohon lontar tersebut.

Baca Juga:
Saat pohon kelapa tersebut jatuh, Rofus langsung berteriak agar korban melepaskan tali yang dipegang dan mengingatkan agar menghindari dari pohon kelapa yang ikut tumbang bersama pohon lontar.

Namun korban tidak sempat menghindar sehingga pohon kelapa tersebut jatuh lalu menindih tubuh korban bagian punggung belakang korban.

Kemudian warga lain berusaha mengangkat pohon kelapa dan berusaha mengeluarkan korban namun korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Saat petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian, korban sudah dievakuasi oleh keluarga karena mengingat korban sudah meninggal dunia serta jauh dari rumah karena kebun juga berada di tengah hutan

Pada punggung kaki sebelah kiri korban terdapat luka akibat terkena pelepah kelapa

Pihak keluarga yang diwakili anak kandung korban, Frederikus Boro Hada Tukan (39) menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak untuk diproses secara hukum.

Pihak keluarga yang diwakili anak kandung korban kemudian membuat surat pernyataan penolakan proses hukum, penolakan Visum Et Repertum dan penolakan otopsi.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
ODGJ di Alak-Kupang Ancam Warga dan Pukul Ayah Kandung

ODGJ di Alak-Kupang Ancam Warga dan Pukul Ayah Kandung

Kabupaten Manggarai Kembali Diguncang Gempa, Masyarakat Diminta Tetap Siaga

Kabupaten Manggarai Kembali Diguncang Gempa, Masyarakat Diminta Tetap Siaga

Fasilitasi Keberangkatan Dua WNA ke Rote Ndao, Satu WNI Jadi Tersangka dan Ditahan

Fasilitasi Keberangkatan Dua WNA ke Rote Ndao, Satu WNI Jadi Tersangka dan Ditahan

Lapas dan Rutan di NTT Digeledah, Penghuni Jalani Tes Urine

Lapas dan Rutan di NTT Digeledah, Penghuni Jalani Tes Urine

Pesta Sambut Baru di Manggarai 'Makan Korban', Seorang Pria Tewas Pasca Dianiaya

Pesta Sambut Baru di Manggarai 'Makan Korban', Seorang Pria Tewas Pasca Dianiaya

Tabrak Warga Hingga Tewas Lalu Kabur, DPO Kasus Tabrak Lari di Wajo-Sulawesi Selatan Diamankan Polisi di TTS-NTT

Tabrak Warga Hingga Tewas Lalu Kabur, DPO Kasus Tabrak Lari di Wajo-Sulawesi Selatan Diamankan Polisi di TTS-NTT

Komentar
Berita Terbaru