Pesta Sambut Baru di Manggarai 'Makan Korban', Seorang Pria Tewas Pasca Dianiaya
digtara.com -Sukacita perayaan penerimaan komuni suci pertama atau sambut baru di wilayah Kecamatan Wae Ri'i, Kabupaten Manggarai, NTT berubah menjadi duka.
Baca Juga:
Korban diketahui bernama Benediktus Paang (19), warga Kampung Timung, Desa Golo Cador, Kecamatan Wae Ri'i, Kabupaten Manggarai.
Korban meninggal dunia setelah sebelumnya mengeluhkan sakit pada bagian kepala dan perut usai terlibat dalam perkelahian.
Peristiwa tersebut berawal dari rangkaian kegiatan penerimaan komuni suci pertama di Gereja Paroki Timung, Kabupaten Manggarai Jumat sekitar pukul 09.00 Wita.
Sebanyak 20 siswa-siswi kelas V Sekolah Dasar setempat mengikuti misa tersebut.
Baca Juga:Usai misa, masyarakat kemudian menggelar pesta ucapan syukur di rumah masing-masing yang dihadiri keluarga, kerabat dan warga lainnya.
Sekitar pukul 20.00 Wita, terjadi perkelahian di jalan raya tepat di depan tenda pesta milik salah seorang warga, AJ.
Perkelahian tersebut melibatkan sekelompok warga dari Kampung Timung, Desa Golo Cador dengan sekelompok warga dari Kampung Wohe, Desa Bangka Jong, Kabupaten Manggarai.
Sebagian warga yang terlibat dalam perkelahian tersebut diduga dalam kondisi dipengaruhi minuman keras setelah mengonsumsi miras saat mengikuti pesta.
Setelah perkelahian, kelompok warga dari Kampung Timung kembali ke kampung mereka.
Pada Sabtu (19/9/2026) pagi sekitar pukul 07.00 Wita, keluarga membawa korban Benediktus ke Puskesmas Timung untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, berdasarkan pemeriksaan petugas medis, korban Benediktus dinyatakan telah meninggal dunia sebelum tiba di fasilitas kesehatan tersebut.
Kabar meninggalnya Benediktus Paang ini kemudian memicu reaksi spontan dari warga Kampung Timung.
Sekitar 100 orang warga mendatangi rumah IR (45) seorang warga Kampung Wohe, Desa Bangka Jong. IR diduga berkaitan dengan peristiwa penganiayaan terhadap korban Benediktus Paang.
Baca Juga:Saat penyerangan berlangsung, IR berhasil menyelamatkan diri. Namun, rumahnya mengalami kerusakan berat diserang massa.
Selain itu, empat unit sepeda motor yang berada di depan rumah tersebut juga dibakar massa.
Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Pulau Tatawa Labuan Bajo, 29 Orang Selamat dan Satu Penumpang Dalam Pencarian
Berkas P21, Tersangka Persetubuhan Pada Anak di Rote Ndao Diserahkan ke Kejaksaan
Kakak Beradik di Belu Salah Paham Didamaikan di Kantor Polisi
Tiga Pria Pencuri Kerbau Saat Gempa di Ngada Diserahkan ke Kejaksaan
Seorang Perempuan di Kupang Diamankan Polisi Karena Curanmor