Senin, 21 September 2026

Pesta Sambut Baru di Manggarai 'Makan Korban', Seorang Pria Tewas Pasca Dianiaya

Imanuel Lodja - Senin, 21 September 2026 13:00 WIB
Pesta Sambut Baru di Manggarai 'Makan Korban', Seorang Pria Tewas Pasca Dianiaya
istimewa
Pesta Sambut Baru di Manggarai 'Makan Korban', Seorang Pria Tewas Pasca Dianiaya

digtara.com -Sukacita perayaan penerimaan komuni suci pertama atau sambut baru di wilayah Kecamatan Wae Ri'i, Kabupaten Manggarai, NTT berubah menjadi duka.

Baca Juga:

Perkelahian antar kelompok warga terjadi setelah pesta ucapan syukur pada Jumat (18/9/2026) malam menyebabkan seorang warga meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Benediktus Paang (19), warga Kampung Timung, Desa Golo Cador, Kecamatan Wae Ri'i, Kabupaten Manggarai.

Korban meninggal dunia setelah sebelumnya mengeluhkan sakit pada bagian kepala dan perut usai terlibat dalam perkelahian.

Peristiwa tersebut berawal dari rangkaian kegiatan penerimaan komuni suci pertama di Gereja Paroki Timung, Kabupaten Manggarai Jumat sekitar pukul 09.00 Wita.

Sebanyak 20 siswa-siswi kelas V Sekolah Dasar setempat mengikuti misa tersebut.

Baca Juga:
Usai misa, masyarakat kemudian menggelar pesta ucapan syukur di rumah masing-masing yang dihadiri keluarga, kerabat dan warga lainnya.

Sekitar pukul 20.00 Wita, terjadi perkelahian di jalan raya tepat di depan tenda pesta milik salah seorang warga, AJ.

Perkelahian tersebut melibatkan sekelompok warga dari Kampung Timung, Desa Golo Cador dengan sekelompok warga dari Kampung Wohe, Desa Bangka Jong, Kabupaten Manggarai.

Sebagian warga yang terlibat dalam perkelahian tersebut diduga dalam kondisi dipengaruhi minuman keras setelah mengonsumsi miras saat mengikuti pesta.

Setelah perkelahian, kelompok warga dari Kampung Timung kembali ke kampung mereka.

Setibanya di kampung, Benediktus Paang mengeluhkan sakit pada bagian kepala dan perut.

Pada Sabtu (19/9/2026) pagi sekitar pukul 07.00 Wita, keluarga membawa korban Benediktus ke Puskesmas Timung untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, berdasarkan pemeriksaan petugas medis, korban Benediktus dinyatakan telah meninggal dunia sebelum tiba di fasilitas kesehatan tersebut.

Kabar meninggalnya Benediktus Paang ini kemudian memicu reaksi spontan dari warga Kampung Timung.

Sekitar 100 orang warga mendatangi rumah IR (45) seorang warga Kampung Wohe, Desa Bangka Jong. IR diduga berkaitan dengan peristiwa penganiayaan terhadap korban Benediktus Paang.

Baca Juga:
Saat penyerangan berlangsung, IR berhasil menyelamatkan diri. Namun, rumahnya mengalami kerusakan berat diserang massa.

Selain itu, empat unit sepeda motor yang berada di depan rumah tersebut juga dibakar massa.

Personel Polres Manggarai dipimpin Kasat Reskrim, Kasat Intelkam dan Kasat Samapta segera bergerak menuju lokasi untuk mengendalikan situasi.

Setibanya di lokasi, personel kepolisian melakukan pengamanan serta penggalangan terhadap masyarakat di kedua kampung guna mencegah terjadinya aksi susulan.

Polisi juga melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh adat dari kedua kampung untuk bersama-sama meredam emosi warga dan menjaga situasi tetap aman.

Dalam penanganan perkara tersebut, kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan informasi dan keterangan yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Kepolisian juga mengimbau keluarga korban agar jenazah dibawa ke RSUD Ruteng untuk pemeriksaan medis sebagai bagian dari proses penyelidikan guna mengetahui kondisi dan penyebab kematian korban secara lebih jelas.

Hasil pemeriksaan medis terhadap jenazah ditemukan sejumlah tanda pada tubuh korban, diantaranya benjolan dan lecet pada bagian pelipis kiri, lecet pada bagian perut sebelah kiri, bercak darah pada gusi, pembengkakan pada bagian dada, luka lecet di bawah payudara sebelah kanan serta bekas luka pada siku tangan kanan.

Baca Juga:
Selanjutnya, jenazah korban dibawa kembali ke rumah duka di Kampung Timung, Desa Golo Cador, dengan pengawalan personel Satuan Lalu Lintas dan Satuan Samapta Polres Manggarai.

Polres Manggarai memastikan penanganan peristiwa tersebut terus dilakukan secara profesional sesuai prosedur hukum.

Polisi juga masih melakukan pengamanan di wilayah kedua kampung sekaligus membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, keluarga korban dan warga setempat.

Kapolres Manggarai, AKBP Levi Defriansyah menyampaikan rasa duka cita atas meninggalnya Benediktus Paang serta mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri maupun aksi balasan yang dapat memperluas konflik.

Masyarakat diminta mempercayakan penanganan perkara kepada kepolisian dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Kapolres mengajak seluruh pihak untuk menahan diri, menjaga keamanan bersama dan menyerahkan proses hukum kepada kepolisian.

"Setiap persoalan hendaknya diselesaikan melalui jalur hukum dan komunikasi yang baik, bukan dengan tindakan kekerasan atau aksi balasan," himbau Kapolres.

Hingga Minggu (20/9/2026) situasi di Kampung Timung, Desa Golo Cador, dan Kampung Wohe, Desa Bangka Jong, sudah kondusif.

Personel Polres Manggarai masih disiagakan di kedua wilayah tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan sekaligus melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

Polres Manggarai juga terus mendalami rangkaian peristiwa tersebut untuk mengungkap secara terang fakta-fakta yang terjadi, termasuk pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkelahian maupun peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Warga Hingga Tewas Lalu Kabur, DPO Kasus Tabrak Lari di Wajo-Sulawesi Selatan Diamankan Polisi di TTS-NTT

Tabrak Warga Hingga Tewas Lalu Kabur, DPO Kasus Tabrak Lari di Wajo-Sulawesi Selatan Diamankan Polisi di TTS-NTT

Warga TTS Sukarela Serahkan Senpi Peninggalan Orang Tua ke Polisi

Warga TTS Sukarela Serahkan Senpi Peninggalan Orang Tua ke Polisi

Dua Nelayan Sikka-NTT Hilang Kontak Saat Berlayar Ke Pulau Karumpa Selayar-Sulawesi Selatan

Dua Nelayan Sikka-NTT Hilang Kontak Saat Berlayar Ke Pulau Karumpa Selayar-Sulawesi Selatan

Dalami Enam Laporan Polisi Soal Curanmor, Polsek  Kupang Tengah Amankan Dua Terduga Pelaku Curanmor

Dalami Enam Laporan Polisi Soal Curanmor, Polsek Kupang Tengah Amankan Dua Terduga Pelaku Curanmor

KTP Atas Nama  Yohanis Sioh Ditemukan Pada Lokasi Penemuan Kerangka Manusia di Kota Kupang

KTP Atas Nama Yohanis Sioh Ditemukan Pada Lokasi Penemuan Kerangka Manusia di Kota Kupang

Satlantas Polres Alor Distribusikan Bantuan Air Bersih Pada Warga di Alor Barat Laut

Satlantas Polres Alor Distribusikan Bantuan Air Bersih Pada Warga di Alor Barat Laut

Komentar
Berita Terbaru