Sabtu, 26 September 2026

KPK Ajarkan Nilai Integritas Bagi Ratusan Siswa SDK Delo Sumba Barat Daya

Imanuel Lodja - Selasa, 11 Agustus 2026 16:28 WIB
KPK Ajarkan Nilai Integritas Bagi Ratusan Siswa SDK Delo Sumba Barat Daya
ist
Ratusan siswa SD di Sumba Barat Daya mengikuti kegiatan dengan KPK

digtara.com -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas jangkauan pendidikan antikorupsi hingga satuan pendidikan di daerah melalui program KPK Mengajar.

Baca Juga:

Kali ini, KPK mengajak 149 siswa Sekolah Dasar Katolik (SDK) Delo, Desa Delo, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengenal nilai integritas melalui kebiasaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, Senin (10/8/2026).

Kegiatan tersebut menempatkan kejujuran dan keberanian sebagai dua nilai penting dalam pembentukan karakter anak.

Pesan antikorupsi disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan keseharian peserta didik, sehingga integritas tidak hanya dikenalkan sebagai pengetahuan, tetapi juga sebagai sikap yang dapat dipraktikkan sejak dini.

"Kami ingin mengajarkan dan mengingatkan kembali tentang kejujuran. Karena ini adalah inti utama yang harus kita tanamkan dari diri kita. Selain itu juga keberanian dan nilai-nilai antikorupsi lainnya," ujar Medio, Kasatgas 1 Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK

KPK menjelaskan, membangun integritas tidak selalu harus dimulai dari hal-hal yang kompleks.

Baca Juga:
Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, seperti berkata dan bertindak jujur, berani mengakui kesalahan, bertanggung jawab terhadap tugas, serta menghormati hak orang lain.

Kejujuran menjadi salah satu fondasi penting karena membentuk pribadi yang dapat dipercaya.

Adapun keberanian dibutuhkan agar seseorang mampu mempertahankan kebenaran, termasuk berani mengatakan tidak terhadap tindakan yang bertentangan dengan nilai integritas.

Melalui KPK Mengajar, nilai-nilai tersebut diperkenalkan dalam konteks kehidupan peserta didik.

Pendekatan ini diharapkan membantu siswa memahami bahwa perilaku antikorupsi dapat dimulai dari pilihan-pilihan sederhana yang mereka lakukan setiap hari.

Sekolah memiliki peran strategis dalam proses tersebut. Bersama keluarga dan lingkungan masyarakat, sekolah menjadi ruang untuk membangun kebiasaan positif sekaligus memperkuat karakter siswa melalui nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, keberanian, dan kepedulian.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kadin Sumut dan KPK Gelar Rakor Pencegahan Korupsi dalam Pelayanan AMDAL

Kadin Sumut dan KPK Gelar Rakor Pencegahan Korupsi dalam Pelayanan AMDAL

Satlantas Polres Sumba Barat Daya Anjangsana ke Kediaman Mantan Kasat Lantas Pertama

Satlantas Polres Sumba Barat Daya Anjangsana ke Kediaman Mantan Kasat Lantas Pertama

Pelaku Pencurian di Sumba Barat Daya Diamankan Polisi

Pelaku Pencurian di Sumba Barat Daya Diamankan Polisi

BREAKING NEWS!Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

BREAKING NEWS!Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Kasus Penembakan Oleh Mahasiswa di Sumba Barat Daya Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kasus Penembakan Oleh Mahasiswa di Sumba Barat Daya Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dua Petani di Sumba Barat Daya Tewas Dibacok Parang Saat Acara Adat

Dua Petani di Sumba Barat Daya Tewas Dibacok Parang Saat Acara Adat

Komentar
Berita Terbaru