Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Guru Perempuan di Kabupaten Sumba Barat Daya Naik ke Tahap Penyidikan
digtara.com -Penanganan kasus dugaan kekerasan, pelecehan seksual, ancaman hingga penyebaran konten asusila yang menimpa MM, seorang guru perempuan di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), memasuki babak baru.
Baca Juga:
Penyidik juga telah melakukan gelar perkara sebagai bagian dari proses penetapan tersangka.
Kepastian tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, Iptu Yakobus K. Sanam saat dikonfirmasi pada Senin (10/8/2026).
"Kasus tersebut sudah naik sidik. Kami juga telah melakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka," ujar Kasat.
Penyidik sebelumnya masih melengkapi alat bukti, khususnya keterangan dari sejumlah saksi yang dinilai memiliki peran penting dalam mengungkap rangkaian peristiwa yang dilaporkan korban.
Baca Juga:Menurut Kasat, setelah keterangan dari saksi-saksi kunci diperoleh, penyidik kemudian melakukan gelar perkara.
Dari proses tersebut, penyidik telah menetapkan tersangka dalam perkara tersebut.
"Dalam menangani kasus ini, kita masih berupaya untuk mencari alat bukti keterangan saksi. Kita sudah memperoleh semua alat bukti keterangan saksi. Hanya karena kemarin ada beberapa saksi kunci yang harus kita minta keterangannya, sehingga kita baru dapatkan, dan kita sudah tetapkan tersangka," jelas Kasat
Mantan Kasat Resnarkoba Polres Sikka ini menegaskan, Polres Sumba Barat Daya memberikan perhatian serius terhadap perkara tersebut.
Terlebih, kasus yang berkaitan dengan dugaan kekerasan terhadap perempuan menjadi salah satu perhatian khusus kepolisian.
Setelah penetapan tersangka, penyidik segera memanggil pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka untuk menjalani pemeriksaan. Pemanggilan tersebut direncanakan dilakukan pada pekan depan.
Satlantas Polres Sumba Barat Daya Anjangsana ke Kediaman Mantan Kasat Lantas Pertama
Pelaku Pencurian di Sumba Barat Daya Diamankan Polisi
Kasus Penembakan Oleh Mahasiswa di Sumba Barat Daya Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dua Petani di Sumba Barat Daya Tewas Dibacok Parang Saat Acara Adat
Dua Tahun Buron, Tiga DPO Kasus Penyerangan dan Pembunuhan di Sumba Barat Daya Ditangkap Polisi