IHSG Hari Ini 22 September 2026 Melemah 0,88 Persen, MBMA hingga EXCL Tertekan
digtara.com -IHSG hari ini, Selasa 22 September 2026, menjadi perhatian investor setelah indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (21/9/2026) ditutup melemah 0,88% ke level 6.384,73.
Baca Juga:
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 294 saham menguat, 372 saham melemah, dan 297 saham bergerak stagnan.
Saham LQ45 yang Melemah
PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) menjadi salah satu saham LQ45 dengan penurunan terbesar pada perdagangan Senin.MBMA turun 3,67% ke level Rp525 per saham.
Berikutnya, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) melemah 3,46% menjadi Rp1.535, sedangkan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) turun 3,20% ke Rp2.420.
Baca Juga:Sejumlah saham lainnya juga mengalami tekanan, yakni:
- PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) turun 3,18% ke Rp2.130.
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) turun 3,13% ke Rp11.600.
- PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) turun 2,99% ke Rp3.240.
Saham yang Menguat
Di tengah pelemahan IHSG, sejumlah saham LQ45 masih mampu mencatatkan kenaikan.PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) memimpin penguatan dengan kenaikan 1,15% ke Rp1.315.
Kemudian PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) naik 1,09% ke Rp930 dan PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) menguat 1,03% ke Rp1.475.
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) juga naik 0,54% menjadi Rp930.
Sementara itu, sejumlah saham lainnya seperti PT Astra International Tbk. (ASII), PT Indika Energy Tbk. (INDY), dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.
Baca Juga:
Analisis Teknikal IHSG
Equity Analyst Indo Premier Sekuritas Brigita Kinari mengatakan secara teknikal IHSG pada perdagangan pekan sebelumnya ditutup di level 6.441.Posisi tersebut berada di bawah MA5 dan MA20. Ia juga menyebut MA5 secara teknikal membentuk dead cross terhadap MA20, yang menjadi indikasi adanya tekanan dalam jangka pendek.
Meski demikian, IHSG masih berada di atas MA60. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tren jangka menengah belum berbalik menurut analisis teknikal yang disampaikan.
Koreksi IHSG saat ini masih dapat dibaca sebagai pullback selama indeks mampu bertahan pada level tertentu.
Support dan Resistance IHSG Hari Ini
Menurut Brigita, selama IHSG mampu bertahan di atas level 6.370, peluang technical rebound masih terbuka menuju area 6.541 hingga 6.581."Kami memperkirakan IHSG cenderung konsolidasi dengan tekanan jual yang masih dominan pada awal pekan. Support di 6.200—6.279, resistance di 6.585—6.633," kata Brigita dalam keterangan resminya, Senin (21/9/2026).
Dengan demikian, level 6.370 menjadi salah satu area yang diperhatikan dalam analisis teknikal IHSG hari ini. Sementara itu, area 6.200–6.279 disebut sebagai support dan 6.585–6.633 sebagai resistance.
Daftar Saham yang Perlu Dicermati
Berdasarkan pergerakan perdagangan Senin, beberapa saham mencatat perubahan cukup signifikan.Saham yang melemah:
Baca Juga:
- MBMA: -3,67%
- ADMR: -3,46%
- EXCL: -3,20%
- HRTA: -3,18%
- AADI: -3,13%
- ANTM: -2,99%
- AMRT: +1,15%
- NCKL: +1,09%
- MEDC: +1,03%
Baca Juga:
- CUAN: +0,54%
Disclaimer: Artikel ini hanya menyajikan informasi mengenai pergerakan IHSG dan saham serta analisis yang dikutip dari sumber terkait. Informasi ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Setiap keputusan investasi merupakan tanggung jawab masing-masing investor.
IHSG Sepekan Turun 1,53 Persen, Tertekan Sinyal Suku Bunga The Fed
IHSG Hari Ini Berpeluang Menguat ke 6.581, Saham ADMR hingga BMRI Jadi Radar Analis
IHSG Hari Ini Berpeluang Menguat ke 6.581, Simak Rekomendasi AMMN hingga PGEO
IHSG Hari Ini Berpeluang Rebound ke 6.370, Simak Saham BRMS hingga AUTO
IHSG Hari Ini Diprediksi Uji 6.290-6.370, Simak Rekomendasi MEDC hingga AVIA