Selasa, 22 September 2026

IHSG Hari Ini 22 September 2026 Melemah 0,88 Persen, MBMA hingga EXCL Tertekan

Arie - Selasa, 22 September 2026 10:10 WIB
IHSG Hari Ini 22 September 2026 Melemah 0,88 Persen, MBMA hingga EXCL Tertekan

digtara.com -IHSG hari ini, Selasa 22 September 2026, menjadi perhatian investor setelah indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (21/9/2026) ditutup melemah 0,88% ke level 6.384,73.

Baca Juga:

Tekanan juga terlihat pada sejumlah saham yang masuk jajaran LQ45. Saham MBMA, ADMR, EXCL, HRTA, AADI, hingga ANTM tercatat mengalami penurunan pada perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 294 saham menguat, 372 saham melemah, dan 297 saham bergerak stagnan.

Saham LQ45 yang Melemah

PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) menjadi salah satu saham LQ45 dengan penurunan terbesar pada perdagangan Senin.

MBMA turun 3,67% ke level Rp525 per saham.

Berikutnya, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) melemah 3,46% menjadi Rp1.535, sedangkan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) turun 3,20% ke Rp2.420.

Baca Juga:
Sejumlah saham lainnya juga mengalami tekanan, yakni:

  • PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) turun 3,18% ke Rp2.130.

  • PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) turun 3,13% ke Rp11.600.

  • PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) turun 2,99% ke Rp3.240.

Pergerakan tersebut terjadi ketika IHSG secara keseluruhan mengalami koreksi pada perdagangan Senin.

Saham yang Menguat

Di tengah pelemahan IHSG, sejumlah saham LQ45 masih mampu mencatatkan kenaikan.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) memimpin penguatan dengan kenaikan 1,15% ke Rp1.315.

Kemudian PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) naik 1,09% ke Rp930 dan PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) menguat 1,03% ke Rp1.475.

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) juga naik 0,54% menjadi Rp930.

Sementara itu, sejumlah saham lainnya seperti PT Astra International Tbk. (ASII), PT Indika Energy Tbk. (INDY), dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Baca Juga:

Analisis Teknikal IHSG

Equity Analyst Indo Premier Sekuritas Brigita Kinari mengatakan secara teknikal IHSG pada perdagangan pekan sebelumnya ditutup di level 6.441.

Posisi tersebut berada di bawah MA5 dan MA20. Ia juga menyebut MA5 secara teknikal membentuk dead cross terhadap MA20, yang menjadi indikasi adanya tekanan dalam jangka pendek.

Meski demikian, IHSG masih berada di atas MA60. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tren jangka menengah belum berbalik menurut analisis teknikal yang disampaikan.

Koreksi IHSG saat ini masih dapat dibaca sebagai pullback selama indeks mampu bertahan pada level tertentu.

Support dan Resistance IHSG Hari Ini

Menurut Brigita, selama IHSG mampu bertahan di atas level 6.370, peluang technical rebound masih terbuka menuju area 6.541 hingga 6.581.

Sebaliknya, apabila level 6.370 ditembus ke bawah, IHSG berisiko menguji area 6.200 hingga 6.279.

"Kami memperkirakan IHSG cenderung konsolidasi dengan tekanan jual yang masih dominan pada awal pekan. Support di 6.200—6.279, resistance di 6.585—6.633," kata Brigita dalam keterangan resminya, Senin (21/9/2026).

Dengan demikian, level 6.370 menjadi salah satu area yang diperhatikan dalam analisis teknikal IHSG hari ini. Sementara itu, area 6.200–6.279 disebut sebagai support dan 6.585–6.633 sebagai resistance.

Daftar Saham yang Perlu Dicermati

Berdasarkan pergerakan perdagangan Senin, beberapa saham mencatat perubahan cukup signifikan.

Saham yang melemah:

Baca Juga:
  • MBMA: -3,67%

  • ADMR: -3,46%

  • EXCL: -3,20%

  • HRTA: -3,18%

  • AADI: -3,13%

  • ANTM: -2,99%

Saham yang menguat:

Investor tetap perlu memperhatikan bahwa analisis teknikal dan pergerakan harga saham dapat berubah mengikuti kondisi pasar. Data perdagangan sebelumnya juga tidak menjamin pergerakan harga pada sesi berikutnya.

Disclaimer: Artikel ini hanya menyajikan informasi mengenai pergerakan IHSG dan saham serta analisis yang dikutip dari sumber terkait. Informasi ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Setiap keputusan investasi merupakan tanggung jawab masing-masing investor.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Sepekan Turun 1,53 Persen, Tertekan Sinyal Suku Bunga The Fed

IHSG Sepekan Turun 1,53 Persen, Tertekan Sinyal Suku Bunga The Fed

IHSG Hari Ini Berpeluang Menguat ke 6.581, Saham ADMR hingga BMRI Jadi Radar Analis

IHSG Hari Ini Berpeluang Menguat ke 6.581, Saham ADMR hingga BMRI Jadi Radar Analis

IHSG Hari Ini Berpeluang Menguat ke 6.581, Simak Rekomendasi AMMN hingga PGEO

IHSG Hari Ini Berpeluang Menguat ke 6.581, Simak Rekomendasi AMMN hingga PGEO

IHSG Hari Ini Berpeluang Rebound ke 6.370, Simak Saham BRMS hingga AUTO

IHSG Hari Ini Berpeluang Rebound ke 6.370, Simak Saham BRMS hingga AUTO

IHSG Hari Ini Diprediksi Uji 6.290-6.370, Simak Rekomendasi MEDC hingga AVIA

IHSG Hari Ini Diprediksi Uji 6.290-6.370, Simak Rekomendasi MEDC hingga AVIA

IHSG Hari Ini Diprediksi Volatil di Level 6.450-6.700, Simak Rekomendasi Saham

IHSG Hari Ini Diprediksi Volatil di Level 6.450-6.700, Simak Rekomendasi Saham

Komentar
Berita Terbaru