Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Selasa 22 September 2026 Diprediksi Fluktuatif
digtara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada perdagangan awal pekan. Pergerakan rupiah dipengaruhi perhatian pasar terhadap arah kebijakan Bank Indonesia (BI) serta perkembangan konflik Iran-AS.
Baca Juga:
Pelemahan tersebut membuat rupiah menjadi salah satu mata uang dengan tekanan terbesar di kawasan Asia pada perdagangan awal pekan.
Pergerakan Rupiah dan Mata Uang Asia
Selain rupiah, sejumlah mata uang Asia juga melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang turun 0,23 persen, sedangkan peso Filipina melemah 0,06 persen.Di sisi lain, sejumlah mata uang Asia berhasil menguat. Won Korea Selatan memimpin penguatan dengan naik 0,98 persen terhadap dolar AS.
Dolar Taiwan menguat 0,23 persen, ringgit Malaysia naik 0,13 persen, baht Thailand menguat 0,06 persen, rupee India naik 0,05 persen, dan dolar Singapura menguat 0,03 persen.
Baca Juga:Sementara itu, yuan China dan dolar Hong Kong tercatat stagnan terhadap dolar AS.
Pasar Mencermati Kebijakan BI dan Konflik Iran-AS
Direktur Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menilai rupiah masih memiliki peluang untuk bergerak menguat. Pasar saat ini mencermati arah kebijakan Bank Indonesia serta perkembangan konflik Iran-AS.Pertemuan Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menjadi salah satu perhatian pasar karena dinilai membuka peluang diplomasi. Namun, ketegangan di kawasan Timur Tengah masih menjadi faktor yang dapat memengaruhi sentimen pasar.
Selain faktor geopolitik, kondisi fundamental fiskal Indonesia juga menjadi perhatian investor.
Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 mencatat defisit sebesar 2,40 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Angka tersebut masih berada di bawah batas defisit 3 persen.
Proyeksi Nilai Tukar Rupiah Hari Ini
Untuk perdagangan Selasa (22/9/2026), rupiah diperkirakan masih bergerak fluktuatif.Rupiah diproyeksikan berada dalam kisaran Rp17.840 hingga Rp17.900 per dolar AS.
Pergerakan rupiah akan dipengaruhi oleh sentimen global, perkembangan konflik Iran-AS, arah kebijakan Bank Indonesia, serta kondisi fiskal dan ekonomi domestik.
Jika ingin, artikel ini juga bisa dibuat dalam versi lebih agresif untuk Google Discover dengan judul yang lebih menarik tetapi tetap bergaya berita.
Baca Juga:
Rupiah Melemah ke Rp17.938 per Dolar AS, Pasar Menanti Arah Suku Bunga The Fed
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.950 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah ke Rp17.950 per Dolar AS, Ini Faktor Pemicunya
Rupiah Hari Ini Diprediksi Melemah, Cek Proyeksi Kurs Dolar AS Selasa 13 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini 12 Oktober 2026 Diprediksi Melemah, Dolar AS Berpotensi Tembus Rp17.950