UMP 2027 Diusulkan Naik 7,5%-9,5%, Ini Daftar Besaran 38 Provinsi, DKI Jakarta Tertinggi
digtara.com -Kalangan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengusulkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027 sebesar 7,5 persen hingga 9,5 persen.
Baca Juga:
"Kenaikan upah minimum secara rata-rata nasional itu adalah 7,7%," ujar Said dalam konferensi pers secara daring, dikutip Sabtu (26/9/2026).
Alasan Buruh Mengusulkan UMP 2027 Naik 7,5%-9,5%
Said menjelaskan angka 7,5 persen menjadi batas minimal kenaikan yang diusulkan untuk daerah dengan pertumbuhan ekonomi di bawah rata-rata nasional.Sementara itu, kenaikan hingga 9,5 persen diproyeksikan untuk wilayah yang memiliki pertumbuhan ekonomi dan aktivitas industri relatif tinggi.
Dengan demikian, besaran penyesuaian UMP 2027 nantinya dapat berbeda antara satu daerah dan daerah lainnya, sesuai kondisi ekonomi masing-masing wilayah.
Baca Juga:Selain UMP dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), KSPI juga mendorong pemerintah daerah kembali menetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK).
KSPI meminta besaran UMSP dan UMSK ditetapkan lebih tinggi dibandingkan upah minimum reguler. Menurut kelompok buruh, kebijakan tersebut diperlukan untuk menjaga daya beli pekerja, khususnya pada sektor-sektor unggulan.
Formula UMP 2027 Masih Menunggu RUU Pelindungan Ketenagakerjaan
Di sisi pemerintah, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyampaikan bahwa formula penetapan UMP dan UMK 2027 masih menunggu penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Ketenagakerjaan.Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan formula upah minimum akan mengikuti ketentuan yang nantinya tertuang dalam RUU tersebut.
"Formulasi nanti tergantung dari hasil yang tertulis pada RUU Pelindungan Ketenagakerjaan," kata Yassierli saat ditemui di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS), Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2026).
Daftar UMP 2027 38 Provinsi Jika Naik 7,5 Persen
Berikut perkiraan UMP 2027 di 38 provinsi apabila kenaikan sebesar 7,5 persen diterapkan:| Provinsi | UMP 2026 | Perkiraan UMP 2027 Naik 7,5% |
|---|---|---|
| Aceh | Rp3.932.552 | Rp4.227.493 |
| Sumatra Utara | Rp3.228.949 | Rp3.471.120 |
| Sumatra Barat | Rp3.182.955 | Rp3.421.677 |
| Riau | Rp3.780.495 | Rp4.064.032 |
| Jambi | Rp3.471.497 | Rp3.731.859 |
| Sumatra Selatan | Rp3.942.963 | Rp4.238.685 |
| Bengkulu | Rp2.827.250 | Rp3.039.294 |
| Lampung | Rp3.047.734 | Rp3.276.314 |
| Kepulauan Bangka Belitung | Rp4.035.000 | Rp4.337.625 |
| Kepulauan Riau | Rp3.879.520 | Rp4.170.484 |
| DKI Jakarta | Rp5.729.876 | Rp6.159.617 |
| Jawa Barat | Rp2.317.601 | Rp2.491.421 |
| Jawa Tengah | Rp2.327.386 | Rp2.501.940 |
| DI Yogyakarta | Rp2.417.495 | Rp2.598.807 |
| Jawa Timur | Rp2.446.880 | Rp2.630.396 |
| Banten | Rp3.100.881 | Rp3.333.447 |
| Bali | Rp3.207.459 | Rp3.448.018 |
| Nusa Tenggara Barat | Rp2.673.861 | Rp2.874.401 |
| Nusa Tenggara Timur | Rp2.455.898 | Rp2.640.090 |
| Kalimantan Barat | Rp3.054.552 | Rp3.283.643 |
| Kalimantan Tengah | Rp3.686.138 | Rp3.962.598 |
| Kalimantan Selatan | Rp3.725.000 | Rp4.004.375 |
| Kalimantan Timur | Rp3.762.431 | Rp4.044.613 |
| Kalimantan Utara | Rp3.775.243 | Rp4.058.386 |
| Sulawesi Utara | Rp4.002.630 | Rp4.302.827 |
| Sulawesi Tengah | Rp3.179.565 | Rp3.418.032 |
| Sulawesi Selatan | Rp3.921.088 | Rp4.215.170 |
| Sulawesi Tenggara | Rp3.306.496 | Rp3.554.483 |
| Gorontalo | Rp3.405.144 | Rp3.660.530 |
| Sulawesi Barat | Rp3.315.934 | Rp3.564.629 |
| Maluku | Rp3.334.490 | Rp3.584.577 |
| Maluku Utara | Rp3.510.240 | Rp3.773.508 |
| Papua Barat | Rp3.841.000 | Rp4.129.075 |
| Papua | Rp4.436.283 | Rp4.769.004 |
| Papua Tengah | Rp4.285.848 | Rp4.607.287 |
| Papua Pegunungan | Rp4.508.714 | Rp4.846.868 |
| Papua Selatan | Rp4.508.100 | Rp4.846.208 |
| Papua Barat Daya | Rp3.766.000 | Rp4.048.450 |
DKI Jakarta Jadi UMP Tertinggi dalam Simulasi
Berdasarkan simulasi kenaikan 7,5 persen tersebut, DKI Jakarta memiliki perkiraan UMP 2027 tertinggi, yakni sekitar Rp6,16 juta, dari sebelumnya Rp5,73 juta.Sementara itu, Jawa Barat menjadi provinsi dengan perkiraan UMP terendah dalam simulasi, yakni sekitar Rp2,49 juta, naik dari Rp2,32 juta.
Namun, angka tersebut belum dapat dianggap sebagai daftar UMP 2027 resmi. Besaran final masih bergantung pada formula dan regulasi yang ditetapkan pemerintah.
Dengan adanya usulan kenaikan 7,5 persen hingga 9,5 persen dari KSPI, pembahasan mengenai UMP 2027 masih akan bergantung pada perkembangan regulasi pengupahan serta kondisi ekonomi masing-masing daerah.
Baca Juga:
Kakanwil Ditjenpas Sumut Sidak Lapas Tebing Tinggi Usai Video Viral WBP Diduga Konsumsi Narkoba
5 Kepsek SD di Tebingtinggi Dicopot, Polemik Dana Revitalisasi dan Vendor Mencuat
Tim URC Jatantas Polresta Kupang Kota Tangkap Pelaku Pengeroyokan Dua Pemuda
Imigrasi Sumut Perkuat Reformasi Birokrasi, Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik
Dituding Pungli Ijazah, Kepsek SDN 054886 Simpang Yon Linud 100 Langkat Beri Klarifikasi: Pemberitaan Tidak Benar