Rabu, 07 Oktober 2026

Pria Penganiaya Ibu Kandung Hingga Tewas di Sumba Barat Daya Ditangkap Polisi

Imanuel Lodja - Senin, 28 September 2026 10:20 WIB
Pria Penganiaya Ibu Kandung Hingga Tewas di Sumba Barat Daya Ditangkap Polisi
ist
Pelaku pembunuhan ibu kandung diamankan polisi di Polres Sumba Barat Daya

digtara.com -Aparat keamanan Polres Sumba Barat Daya menangkap dan mengamankan PPKL alias Petrus (26), pelaku yang menganiaya ibu kandungnya, Regina Rombo Kodi (48) hingga tewas.

Baca Juga:

Petrus ditangkap pada Minggu, 27 September 2026 sekitar pukul 00.30 Wita di Desa Waiholo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Kapolres Sumba Barat Daya, AKBP Harianto Rantesalu melalui Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, Iptu Yakobus Sanam mengakui kalau tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polres Sumba Barat Daya bersama tim Polsek Kodi Utara langsung bergerak cepat pasca laporan kasus ini.

"Tim dari Polres Sumba Barat Daya dan Polsek Kodi Utara langsung melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku sejak Sabtu (26/9/2026) pagi hingga tengah malam," ujar Kasat pada Minggu (27/9/2026).

Tim mengejar dan mencari pelaku yang juga anak kandung korban mulai dari lokasi kejadian sampai di kampung Rada Meter, Desa Waiholo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Upaya pencarian membuahkan hasil. Pada Minggu, 27 September 2026 sekitar pukul 00.30 Wita, tim berhasil melakukan penangkapan terhadap terlapor/terduga pelaku tanpa adanya perlawanan.

Baca Juga:
Informasi yang diperoleh dari masyarakat sekitarnya bahwa terlapor sebelumnya diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ).

Setelah ditangkap, terlapor/terduga pelaku selanjutnya langsung dibawa ke Polres Sumba Barat Daya dan diserahkan kepada penyidik unit Pidum Sat Reskrim SBD guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Kasat menyebutkan kalau pihaknya masih mencari barang bukti kayu yang dipakai pelaku menganiaya korban hingga tewas.

"Pada saat menangkap terduga pelaku, tim tidak berhasil menemukan barang bukti berupa kayu yang dipakai oleh terduga pelaku ketika melakukan penganiayaan tersebut," ujar mantan Kasat Resnarkoba Polres Sikka, Polda NTT ini.

Sesuai pengakuan terduga pelaku, terduga pelaku telah membuang kayu tersebut saat melarikan diri sesaat setelah terjadinya penganiayaan tersebut.

"Tim akan terus berupaya mencari barang bukti berupa kayu tersebut sesuai pengakuan terduga pelaku," tandas Kasat.

Penyidik Reskrim selanjutnya memeriksa terlapor dan para saksi terkait serta masih mencari barang bukti kayu.

Terduga pelaku masih diamankan di Mapolres Sumba Barat Daya sambil polisi berkoordinasi dengan tim medis untuk melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap terlapor oleh dokter psikiater.

"Terduga diserahkan ke penyidik unit PPA Sat Reskrim Polres Sumba Barat Daya karena korbannya adalah perempuan," tandas Kasat.

Regina Rombo Kodi (48), tewas meregang nyawa usai dianiaya anak kandungnya pada Jumat (25/9/2026) malam sekitar pukul 21.30 Wita.

Baca Juga:
Pelaku PPKL menganiaya korban hingga meninggal dunia di rumah mereka di Kampung Rada Meter, Desa Waiholo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Lagi Dua Pelaku Diamankan, Total Empat Pelaku Kasus Penyerangan di Sumba Barat Daya Ditangkap Polisi

Lagi Dua Pelaku Diamankan, Total Empat Pelaku Kasus Penyerangan di Sumba Barat Daya Ditangkap Polisi

Dua Pelaku Penyerangan di Sumba Barat Daya Dibekuk Polisi, Empat Pelaku Lain Termasuk Anak Kandung Korban Masih Buron

Dua Pelaku Penyerangan di Sumba Barat Daya Dibekuk Polisi, Empat Pelaku Lain Termasuk Anak Kandung Korban Masih Buron

Kaget Ada Gempa, Lansia Perempuan di Sumba Barat Daya Meninggal Dunia

Kaget Ada Gempa, Lansia Perempuan di Sumba Barat Daya Meninggal Dunia

Walau Ada 62 Gempa Susulan di Sumba Barat Daya Namun Tidak Berpotensi Tsunami

Walau Ada 62 Gempa Susulan di Sumba Barat Daya Namun Tidak Berpotensi Tsunami

Polres Sumba Barat Daya Bekuk Satu Pelaku Penyerangan Hingga Korban Meninggal Dunia

Polres Sumba Barat Daya Bekuk Satu Pelaku Penyerangan Hingga Korban Meninggal Dunia

Diduga Pembagian Hasil Ritual Adat Masuk Rumah Tidak Merata, Warga Sumba Barat Daya Meregang Nyawa di Tangan Kerabatnya

Diduga Pembagian Hasil Ritual Adat Masuk Rumah Tidak Merata, Warga Sumba Barat Daya Meregang Nyawa di Tangan Kerabatnya

Komentar
Berita Terbaru