Masalah Asmara Mahasiswa di Kupang Berujung ke Laporan Polisi
digtara.com -Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Jatanras Satreskrim Polresta Kupang Kota mengungkap kasus penganiayaan pada Kamis (17/9/2026) malam.
Baca Juga:
Kasus menyangkut asmara tersebut, dilaporkan oleh korban ARD (24), seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kota Kupang.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas melalui Kasat Reskrim, AKP Jumpatua Simanjorang mengatakan penganiayaan tersebut terjadi pada Rabu, 18 Februari 2026 malam.
Berawal saat korban mendapati pacarnya sedang berboncengan dengan seorang pria di Jalan Frans Lebu Raya, Kota Kupang.
Korban ARD kemudian mengejar dengan sepeda motor dan memberhentikan keduanya untuk menanyakan hubungan mereka.
Baca Juga:Saat terjadi perdebatan antara korban dan seorang pria berinisial WD, lalu WD menghubungi terduga pelaku untuk melaporkan adanya keributan antara WD dan korban ARD.
"Tidak lama kemudian, terduga pelaku datang dan diduga menganiaya korban," jelas Kasat AKP Jumpatua pada Jumat (18/9/2026).
Akibat kejadian tersebut, korban ARD mengalami luka lebam pada bagian mata kiri dan luka pada bibir.
Korban selanjutnya mendatangi SPKT Polresta KUpang Kota dan membuat laporan untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
Kamis, 17 September 2026 malam sekitar pukul 22.00 Wita, Tim URC Jatanras Polresta Kupang Kota dipimpin Kanit Jatanras, Ipda Alfred Bire melakukan serangkaian penyelidikan guna mengungkap identitas dan keberadaan terduga pelaku.
"Diamankan terduga pelaku untuk selanjutnya dibawa ke Mapolresta Kupang Kota," tandas AKP Jumpatua Simanjorang.
Pengungkapan kasus tersebut diakui Kasat merupakan komitmen Polri dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.
Curi di Lasiana-Kota Kupang, Diamankan di Kupang Tengah-Kabupaten Kupang
Wamenaker Afriansyah Noor Minta Mahasiswa Tak Hanya Kejar IPK, tetapi Bangun Kompetensi
Unggahan di Media Sosial Picu Konflik Warga di Kolhua-Kupang
Siswa Dua Sekolah Menengah di Alak-Kupang Tawuran, Polisi Fasilitasi Penyelesaian Secara Damai
Rampas Perhiasan Warga Saat Pulang Gereja, Dua Pemuda di Kota Kupang Segera Disidangkan