181 Calon Kepala Desa di Manggarai Barat Pada 64 Desa Siap Bertarung, Polisi Sebar Anggota Pada 138 TPS
digtara.com -64 desa yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat siap menjalani pemilihan kepala desa (Pilkades) secara langsung.
Baca Juga:
Polres Manggarai Barat pun siap mengamankan pesta demokrasi tingkat desa ini.
Proses pengamanan diawali dengan apel Pergeseran Pasukan (Serpas) untuk mengawal tahap pemungutan dan penghitungan suara Pilkades serentak tahun 2026.
Apel kesiapan tersebut dilaksanakan di lapangan apel Mako Polres Manggarai Barat, Labuan Bajo, Minggu (27/9/2026) sore.
Pengecekan akhir kesiapan personel, sarana, dan prasarana operasional dipimpin Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, sebelum seluruh pasukan digeser secara resmi menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Baca Juga:Kapolres menyebutkan langkah pengamanan terpadu ini disiagakan untuk mengawal pesta demokrasi tingkat desa yang mencakup 181 calon kepala desa di 64 desa, dengan persebaran titik pemungutan suara mencapai 138 TPS di seluruh wilayah Kabupaten Manggarai Barat.
Guna mengantisipasi dinamika lapangan dan menjaga kelancaran pesta demokrasi desa, Polres Manggarai Barat mengerahkan total 524 personel gabungan dari unsur kepolisian, TNI, dan Pemerintah Daerah.
AKBP Christian merinci komposisi kekuatan pasukan yang diterjunkan dalam operasi pengamanan kali ini.
Rincian personel pengamanan tersebut terdiri atas 87 personel pengaman TPS, 29 personel deteksi dini dan patroli, serta 12 personel Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) dari internal Polres Manggarai Barat.
Kekuatan internal Polres juga diperkuat oleh dukungan personel BKO dan unsur pertahanan daerah.
Kapolres menekankan pentingnya menjaga independensi dan profesionalisme seluruh jajaran di lapangan.
Kapolres Manggarai Barat melarang keras keterlibatan atau bentuk dukungan terselubung kepada kandidat manapun.
"netralitas Polri adalah harga mati. Seluruh anggota dilarang keras menunjukkan keberpihakan atau mendukung salah satu calon kepala desa. Tugas utama kita adalah menjamin seluruh tahapan Pilkades berjalan aman, tertib, lancar, dan demokratis," tegas AKBP Christian.
Selain netralitas, Kapolres Mabar meminta jajarannya untuk segera memetakan karakteristik medan dan tidak meremehkan potensi dinamika di tingkat tapak.
Baca Juga:"Jangan pernah menganggap remeh situasi di lapangan (underestimate). Kenali karakteristik wilayah TPS, petakan potensi kerawanan, dan tingkatkan kewaspadaan. Lakukan komunikasi dan sinergi yang harmonis dengan Panitia Pemilihan Desa, KPPS, Linmas, TNI, serta para tokoh masyarakat, agama, dan adat setempat," kata Kapolres.
Terkait pola pengamanan dan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kepolisian mengedepankan tindakan persuasif.
Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Pulau Tatawa Labuan Bajo, 29 Orang Selamat dan Satu Penumpang Dalam Pencarian
Berkas P21, Tersangka Persetubuhan Pada Anak di Rote Ndao Diserahkan ke Kejaksaan
Kakak Beradik di Belu Salah Paham Didamaikan di Kantor Polisi
Tiga Pria Pencuri Kerbau Saat Gempa di Ngada Diserahkan ke Kejaksaan
Seorang Perempuan di Kupang Diamankan Polisi Karena Curanmor