Senin, 27 Juli 2026

Pengrusakan Puluhan Rumah Dan Kendaraan di Amanuban Selatan-TTS Dipicu Balas Dendam

Imanuel Lodja - Senin, 27 Juli 2026 19:30 WIB
Pengrusakan Puluhan Rumah Dan Kendaraan di Amanuban Selatan-TTS Dipicu Balas Dendam
net
Pengrusakan Puluhan Rumah Dan Kendaraan di Amanuban Selatan-TTS Dipicu Balas Dendam

digtara.com - Wakapolres Timor Tengah Selatan (TTS), Kompol Ibrahim menghimbau warga Desa Bena dan Desa Oebelo, Kecamatan Amanuban Selatan tidak terprovokasi dengan aksi pengrusakan yang menimpa puluhan rumah warga pada Minggu (26/7/2026) petangAksi pengrusakan terjadi sekitar pukul 16.00 Wita. Sekelompok massa beranggotakan puluhan orang tiba menggunakan sepeda motor, mobil pick-up, serta dump truck.

Baca Juga:

Massa kemudian berhenti dan melempari pemukiman warga menggunakan batu serta alat lainnya.

Data awal kepolisian mencatat dampak dari aksi anarkis tersebut meliputi 32 unit rumah warga mengalami kerusakan pada pintu, kaca jendela, dinding, perabot rumah tangga, serta satu unit fasilitas air bersih (fiber 5.000 liter).

Enam unit kendaraan roda 4 mengalami pecah kaca depan, samping, dan belakang (terdiri dari unit pick-up, mobil pribadi, dan dump truck).

Aksi yang berlangsung mendadak ini mengejutkan masyarakat sekitar yang tidak tahu-menahu mengenai akar permasalahan.

Satu orang warga, Horiana Asbanu pingsan dan dilarikan ke Rumah Sakit Pratama Kualin untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga:
Aksi penyerangan ini diduga dipicu oleh rasa tidak puas dan upaya balas dendam dari pihak keluarga almarhum Gustaf Nabuasa atas kasus penganiayaan berat sebelumnya yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Kapolres TTS. AKBP Hendra Dorizen menerjunkan tim gabungan dari Intelkam, Unit Identifikasi Sat Reskrim, Unit Buser, Sat Binmas, personil Polsek Batu Putih serta Personil Polsek Kualin dan Sat Samapta Polres TTS ke lokasi kejadian.

Tim gabungan langsung melakukan olah TKP serta memperkuat pengamanan Polsek Amanuban Selatan untuk mengendalikan situasi.

Guna mencegah munculnya konflik susulan maupun aksi balasan dari warga yang dirugikan, Polres TTS bersama Polsek Amanuban Selatan telah mengambil sejumlah langkah preventif:

Kapolsek Amanuban Selatan melakukan pendekatan intensif kepada pihak keluarga almarhum Gustaf Nabuasa maupun masyarakat terdampak untuk menahan diri demi menjaga situasi kondusif.

Hingga Senin (27/7/2026), puluhan personel kepolisian masih disiagakan di lokasi kejadian.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dibangun Sejak Januari 2026, Polres Kupang Kini Punya Ruangan Pelayanan PPA dan PPO

Dibangun Sejak Januari 2026, Polres Kupang Kini Punya Ruangan Pelayanan PPA dan PPO

Puluhan Rumah di Amanuban Selatan-TTS Dirusaki, Kapolres Imbau Warga Tahan Diri

Puluhan Rumah di Amanuban Selatan-TTS Dirusaki, Kapolres Imbau Warga Tahan Diri

Kapolres TTU Berdayakan Ekonomi Masyarakat Sambil Berbagi Bansos

Kapolres TTU Berdayakan Ekonomi Masyarakat Sambil Berbagi Bansos

Cuaca Ekstrim, Warga Di Rote Barat Dihimbau Tidak Melaut

Cuaca Ekstrim, Warga Di Rote Barat Dihimbau Tidak Melaut

Salah Paham Berujung Kekerasan Fisik, Warga di Kupang Pilih Berdamai

Salah Paham Berujung Kekerasan Fisik, Warga di Kupang Pilih Berdamai

Perangkat Desa di Kabupaten TTS Aniaya Guru Honorer Hingga Jalani Perawatan Medis

Perangkat Desa di Kabupaten TTS Aniaya Guru Honorer Hingga Jalani Perawatan Medis

Komentar
Berita Terbaru